Jamaah Umroh Diimbau Tidak Menyentuh Unta

Ruben Setiawan | Suara.com

Selasa, 13 Mei 2014 | 00:23 WIB
Jamaah Umroh Diimbau Tidak Menyentuh Unta
Coronavirus, penyebab penyakit MERS (Reuters/National Institute for Allergy and Infectious Diseases).

Suara.com - Jamaah umroh maupun warga negara Indonesia yang bepergian ke Arab Saudi dan negara-negara Arab lain diimbau untuk tidak melakukan kontak langsung dengan unta.

Imbauan itu disampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama dalam keterangannya di Jakarta, Senin (12/5/2014). Hewan khas padang pasir itu itu diduga menularkan virus korona yang menyebabkan penyakit Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus.

"Untuk sementara ini memang ada baiknya warga kita yang bepergian ke jazirah Arab untuk tidak kontak langsung dengan unta. Pada masa sekarang saya menganjurkan jangan ada paket kunjungan ke peternakan unta dalam paket perjalanan umroh jamaah kita," katanya.

Selain itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menyarankan untuk tidak mengonsumsi susu mentah terutama susu unta dan selalu memasak makanan dengan baik dan matang.

Meski harus dilakukan penelitian lebih mendalam untuk memastikan jalur penularan MERS-CoV, data-data penelitian yang ada menunjukkan indikasi bahwa unta merupakan binatang penular penyakit tersebut.

Pada 11 November 2013, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan bahwa MERS-CoV telah dideteksi pada seekor unta yang terkait dengan kasus seorang penderita MERS-CoV di Arab Saudi dimana temuan itu sejalan dengan laporan sebelumnya tentang adanya antibodi reaktif MERS-CoV pada unta.

Kemudian, data yang dikeluarkan WHO pada 27 Maret 2014 menunjukan penelitian pada hewan di Mesir dengan pemeriksaan RT-PCR yang mendeteksi adanya MERS-CoV pada 3,6 persen (4 dari 110) unta berpunuk sehat yang ada di rumah pemotongan hewan (RPH).

Penelitian itu juga menguji serum yang dikumpulkan dari 52 unta dan 179 petugas RPH, antibodi reaktif MERS-CoV ditemukan pada 92 persen sampel unta tetapi tidak ditemukan pada semua sampel manusia.

Sementara seluruh unta yang diuji serum nya positif adalah unta impor dari Sudan dan Etiopia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bandara di Kota Ini Belum Pasang Alat Deteksi MERS

Bandara di Kota Ini Belum Pasang Alat Deteksi MERS

Health | Senin, 12 Mei 2014 | 21:53 WIB

RSUP Sanglah Kembali Terima Pasien Terduga MERS-CoV

RSUP Sanglah Kembali Terima Pasien Terduga MERS-CoV

Health | Senin, 12 Mei 2014 | 14:30 WIB

Cegah MERS-CoV, Jamaah Haji Diminta Jaga Kebugaran Tubuh

Cegah MERS-CoV, Jamaah Haji Diminta Jaga Kebugaran Tubuh

Health | Senin, 12 Mei 2014 | 07:09 WIB

WNI yang Meninggal dalam Pesawat AirAsia Tidak Mengidap MERS

WNI yang Meninggal dalam Pesawat AirAsia Tidak Mengidap MERS

News | Minggu, 11 Mei 2014 | 17:35 WIB

Jemaah Umrah asal Makassar Positif Mengidap MERS

Jemaah Umrah asal Makassar Positif Mengidap MERS

Health | Minggu, 11 Mei 2014 | 14:41 WIB

Terkini

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB