Suara.com - Operasi pengangkatan payudara (mastektomi) dianggap sebagai operasi yang dapat mencegah perempuan berisiko tinggi kanker payudara, tidak terpengaruh oleh penyakit ini.
Inilah yang menjadi alasan mengapa aktris cantik Hollywood, Angelina Jolie sebagai perempuan berisiko tinggi kanker payudara menjalani mastektomi beberapa waktu lalu.
Namun, pertanyaan sekarang adalah apakah operasi ini benar-benar bekerja secara efektif?
Sebuah studi terbaru yang dilaporkan oleh AFP mengatakan bahwa operasi ini tidak menjamin seratus persen bahwa perempuan dengan risiko kanker payudara yang tinggi terbebas dari penyakit ini.
"Semakin banyak perempuan yang memilih operasi radikal untuk mengangkat semua jaringan payudara mereka yang tidak terkena kanker payudara. Meskipun jenis operasi bukan satu-satunya jenis operasi yang mampu melindungi mereka dari kanker payudara," jelas penulis studi Allison Kurian.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa ada operasi untuk mengangkat kanker payudara secara langsung atau yang disebut lumpektomi (lumpectomy).
Lumpektomi adalah operasi di mana hanya tumor dan beberapa jaringan di sekitarnya yang diangkat, kemudian diikuti dengan terapi radiasi.
"Karena itu kami mendesak perempuan untuk memiliki cara tidak langsung operasi radikal ini. Hal yang lebih penting untuk menyesuaikan jenis pertama operasi dengan keadaan tubuh Anda untuk menghindari komplikasi lebih lanjut lainnya," tutupnya.