40% Penduduk Indonesia Tak Punya Sanitasi Memadai

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 18 November 2014 | 18:48 WIB
40% Penduduk Indonesia Tak Punya Sanitasi Memadai
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Di Indonesia ketersediaan sanitasi masih dianggap enteng.

Banyak kita temui toilet-toilet umum yang jorok dan dengan kondisi air bersih yang mengecewakan. Itu terjadi di ibukota.

Lantas, bagaimana dengan fasilitas sanitasi di daerah? Data dari Direktorat Permukiman dan Perumahan BAPPENAS menunjukkan bahwa pada 2012 baru sekitar 60 persen penduduk Indonesia yang bisa mengakses sanitasi yang memadai.

Itu artinya masih ada 40 persen penduduk Indonesia yang tersebar di pelosok nusantara yang belum menikmati fasilitas toilet yang bersih dan nyaman.

Hal ini disampaikan oleh Naning Adiwoso, Ketua Umum Asosiasi Toilet Indonesia pada acara "Gerakan Toilet Higienis" di Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Menurutnya, indikator sanitasi yang baik salah satunya adalah toilet yang higienis. Ia sangat menekankan pentingnya toilet yang bersih bagi anak-anak di sekolah sebagai generasi penerus bangsa.

Lebih lanjut, Naning menilai bahwa kondisi toilet sekolah sangat memengaruhi kesehatan dan kemampuan anak untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan baik.

Dari 100 sekolah yang ia survei lebih dari 90 persen yang memiliki toilet yang tidak layak. Ia menilai hal ini terjadi, karena rendahnya pengetahuan pihak sekolah mengenai pentingnya mendesain, membangun, hingga memelihara toilet.

Beberapa kondisi memprihatinkan yang sering dijumpai pada toilet sekolah antara lain jumlah toilet yang tidak mencukupi sesuai dengan jumlah murid di sekolah, tidak tersedianya air bersih dalam jumlah yang cukup, serta kloset yang tidak bersih, berbau dan dapat dijamah oleh serangga.
Begitu juga dengan banyaknya toilet yang tidak menyediakan tempat cuci tangan yang memadai, serta ventilasi dan pencahayaan toilet masih kurang.

"Ini yang menyebabkan banyak anak sekolah yang memilih menahan pipis atau BAB karena tidak tahan dengan kondisi toilet sehingga menimbulkan penyakit terkait saluran ekskresi misal.ginjal, usus buntu," lanjut Naning.

Pakar kesehatan anak, dr. Rouli Nababan, Sp.A., menilai hal ini harus diwaspadai bersama, karena toilet sekolah yang tidak higienis merupakan tempat bersarangnya berbagai jenis kuman penyakit. Ini berpotensi menjadi sumber penyakit membahayakan yang dapat mengganggu prestasi murid di sekolah.

“Sering kali saya menemui orangtua yang mengeluhkan penyakit pada anaknya yang diakibatkan oleh toilet sekolah yang tidak higienis," ungkapnya.

Beberapa penyakit yang dikeluhkan anak akibat toilet sekolah yang tak higienis seperti diare, ISPA, tifus, disentri, bahkan infeksi saluran kencing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sanitasi Buruk Hambat Anak Capai Cita-cita

Sanitasi Buruk Hambat Anak Capai Cita-cita

Health | Kamis, 13 November 2014 | 08:43 WIB

Bank Dunia: Perbaikan Sanitasi Membantu Pengentasan Kemiskinan

Bank Dunia: Perbaikan Sanitasi Membantu Pengentasan Kemiskinan

Bisnis | Sabtu, 12 April 2014 | 13:09 WIB

Terkini

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB