Demi Kesehatan, Sebaiknya Hindari 8 Makanan Ini

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 24 Agustus 2015 | 10:37 WIB
Demi Kesehatan, Sebaiknya Hindari 8 Makanan Ini
Ilustrasi cokelat putih. (Shutterstock)

Suara.com - Tak semua makanan baik untuk dikonsumsi. Bukan karena jenisnya sehingga tak aman dikonsumsi, tapi justru karena zat tambahan yang mungkin ditambahkan atau tak sengaja terbawa karena proses tertentu.

Menurut laman Prevention, ada beberapa makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi karena kandungan di dalamnya yang bisa berdampak buruk bagi tubuh. Apa saja makanan tersebut? Berikut ulasannya:

1. Ikan Todak (Swordfish)
Menurut Philip Landrigan MD, seorang profesor pediatri dan ketua di bidang pengobatan dan penyembuhan di Mount Sinai School of Medicine, mengkonsumsi ikan todak sangat berbahaya dan tidak dianjurkan, terutama untuk ibu hamil. Merkuri yang terkandung di dalamnya sangat tidak sehat untuk tubuh. Swordfish mengandung kadar logam yang tinggi, hal itu dapat merusak saraf yang mengganggu perkembangan pada anak-anak. Bahkan, bisa memicu serangan jantung pada orag dewasa.

Solusi: Ikan memang penting bagi pemenuhan omega-3 dalam tubuh. Namun, pilihlah ikan yang paling rendah kontaminasinya dan memiliki populasi stabil. Seperti salmon dan tuna. Jika ingin merasakan ikan dengan citarasa seperti ikan todak, pilihlah ikan snakehead, selain rasanya yang lezat kita juga bisa membantu merawat ekosistem, karena ikan snakehead dikenal sebagai ikan perusak.

2. Soda
Minuman satu ini dikenal mengandung gula yang sangat tinggi. Jika mengkonsumsi soda terlalu banyak maka kesehatan taruhannya. Pemanis yang berasal dari soda menyebabkan masalah kesehatan yang berhubungan dengan metabolisme. Berat badan berlebih, gangguan saraf, nyeri sendi, masalah pencernaan, sakit kepala, depresi, radang usus, kanker adalah beberapa penyakit yang bisa diakibatkan oleh mengkonsumsi soda.

Solusi: Jika keinginan untuk menyeruput soda tidak bisa ditahan lagi, namun tidak ingin berdampak buruk bagi kesehatan, cobalah sebotol Steaz nol kalori, teh hijau yang bersoda atau Bionade, soda fermentasi yang sudah populer di Eropa.

3. Jagung
Bukan jagung yang menjadi ancaman, namun rekayasa genetikalah yang membuat Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsinya. Sekarang jagung ditanam dengan berbagai macam cara, seperti penggunaan peptisida dan bahan kimia lainnya.

"Jika terlalu sering mengonsumsi jagung yang prosesnya seperti itu, maka untuk jangka panjang bisa merusak kesehatan," kata Maryam Henin, direktur dokumenter Vanishing of the Bees.

Solusi: Jagung selalu ada dalam makanan olahan yang sering kita beli, jadi sulit untuk kita mengindarinya. Salah satunya pemanis yang berasal dari jagung. George Langworthy menyarankan untuk sebisa mungkin tidak mengonsumsinya, karena tidak tahu apakah jagung yang digunakan itu melalui tahapan rekayasa genetika atau secara organik. Pilihlah jagung organik untuk kesehatan yang lebih baik.

4. Cokelat Putih
Memang benar cokelat berguna untuk membangkitkan gairah kebahagiaan, namun ternyata ada cokelat yang sama sekali tidak memiliki riwayat baik untuk kesehatan. "Data tentang manfaat kesehatan dari kakao cukup mengagumkan," kata Drew Ramsey, MD, asisten profesor klinis Psikiatri di Columbia University College, ahli bedah dan penulisThe Happiness Diet.

Semua itu, lanjut dia, karena cokelat mengandung fitonutrien yang bisa meningkatkan aliran darah ke otak, melindungi pembuluh darah, dan meningkatkan mood dan fokus. Sedangkan, pada cokelat putih semua kebaikan ini tidak ditemukan.

Solusi: Anda pecinta cokelat dan segala macam treatment yang berasal dari cokelat? carilah jenis cokelat lainnya.

5. Pemanis buatan
Berbagai jenis makanan dan minuman tidak lepas dari pemanis buatan. Mungkin memang rasanya nikmat saat di lidah, namun saat diproses dalam tubuh akan berdampak pada gangguan kesehatan.

Gula yang berasal dari pemanis buatan saat dikonsumsi membuat tekanan darah tinggi, dan kondisi ini membuat Anda makan secara berlebihan. Maria Rodale, CEO dari Ridale Inc mengatakan bahwa pemanis buatan yang berasal dari bahan non-organik, dan kadang rasanya begitu kuat dapat menyebabkan segala macam konsekuensi kesehatan dalam jangka pendek.

Solusi: Ganti pemanis buatan itu dengan gula alami dan memiliki gizi dan vitamin yang baik untuk tubuh, seperti madu dan sirup maple.

6. Kecambah
Menurut Doug Powell, profesor dalam bidang keamanan pangan di Kansas State University, setidaknya ada 40 jenis wabah besar penyakit bawaan selama 20 penyakit yang berasal dari makanan olahan (kecambah). Ditemukan salmonella, E. coli, dan Listeria. Bakteri sangat mudah berkembang biak di biji (kecambah) karena biji memiliki kelembaban yang tinggi.

Solusi: Jangan pernah konsumsi kecambah dalam keadaan mentah, masak sampai matang. Itulah cara membunuh bakteri mematikan yang dapat merusak kesehatan yang berasal dari kecambah.

7. Mentega (penyedap untuk popcorn)
Diacetyl, bahan kimia yang digunakan dalam mentega penyedap, digunakan dalam banyak perasa mentega yang biasa menjadi 'kawan' dalam membuat popcorn. Tidak jarang para pekerja pabrik yang menggunakan mentega jenis ini dalam membuatan popcorn mengalami gangguan kesehatan pada paru-parunya. Tentu Anda tidak ingin menjadi korban popcorn yang mungkin sering sekali dinikmati sebagai pendamping saat menonton film.

Solusi: Buatlah popcorn sendiri menggunakan mentega yang terjamin.

8. Es krim sundae
Ini adalah jenis es krim yang selalu ada dan dipakai oleh semua restoran, terutama tempat makan cepat saji yang terkenal. Bahan yang digunakan dalam pembuatan es krim ini  normal seperti susu, gula, dan vanili, namun yang membuat tidak baik untuk kesehatan adalah penggunaan sirup jagung, karet selulosa, dan minyak sayur. Bahan-bahan itu membuat para konsumen menjadi aditif, dan juga tidak sehat karena bahan yang berasal dari rekayasa genetika.

Solusi: Agar Anda dapat menikmati dinginnya es krim dengan tidak dibuntuti risiko penyakit yang berbahaya, cobalah untuk selektif dalam memilih es krim dengan melihat komposisinya. Atau buat es krim sendiri yang Anda tahu itu sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PASplus, Program Kolaborasi untuk Beri Nilai Tambah bagi Penumpang

PASplus, Program Kolaborasi untuk Beri Nilai Tambah bagi Penumpang

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 12:05 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Tak Sekadar Tekan Emisi: Bagaimana Brand F&B Ini Kurangi Limbah Industri?

Tak Sekadar Tekan Emisi: Bagaimana Brand F&B Ini Kurangi Limbah Industri?

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:44 WIB

Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?

Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:20 WIB

Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan

Tumbang Lagi, Pelatih Korea Selatan Buka Suara soal Rumor Keracunan Makanan

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:16 WIB

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:18 WIB

7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat

7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:40 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×