Tanpa Toilet, Anak-anak Lebih Terancam Akibat Kurang Gizi

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 19 November 2015 | 10:26 WIB
Tanpa Toilet, Anak-anak Lebih Terancam Akibat Kurang Gizi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Bertepatan dengan peringatan Hari Toilet Dunia yang jatuh pada hari ini, 19 November, UNICEF mengeluarkan pernyataan bahwa kekurangan akses ke toilet membahayakan jutaan anak paling miskin di dunia.

Pernyataannya itu dikemukakan merujuk kepada bukti yang muncul mengenai kaitan antara kebersihan yang tak layak dan kurang gizi.

Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dalam siaran persnya mengemukakan bahwa sebanyak 2,4 miliar orang di dunia tak memiliki toilet dan 946 juta orang --rata-rata satu dari delapan warga dunia-- buang air besar di tempat terbuka.

Sementara itu, sebanyak 159 juta anak yang berusia di bawah lima tahun bertubuh kecil --pendek untuk anak seusia mereka-- dan sebanyak 50 juta anak tersia-siakan (memiliki berat di bawah normal untuk anak seusia mereka, katanya.

Satu laporan yang dikeluarkan pada Rabu oleh UNICEF, USAID dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk pertama kali mempersatukan bertahun-tahun penelitian dan studi kasus yang memperlihatkan hukuman antara kebersihan dan kurang gizi.

"Yang lebih penting, itu memberi panduan bagi tindakan," kata UNICEF di Markas Besar PBB, New York, Rabu (18/11/2015), waktu setempat, sebagaimana dikutip Xinhua.

Pernyataan UNICEF itu merujuk kepada laporan yang berjudul "Improving Nutrition Outcomes with Better Water, Sanitation and Hygiene" untuk meningkatkan kesadaran mengenai warga dunia yang tak memiliki akses ke toilet. Meskipun pada kenyataannya hak asasi manusia lah untuk memiliki kebersihan dan air bersih.

Tahun ini, Hari Toilet Dunia dipusatkan pada hubungan antara kebersihan dan gizi, dan menarik perhatian masyarakat dunia pada pentingnya toilet dalam mendukung gizi yang lebih baik dan peningkatan kesehatan.

Laporan itu juga menyebutkan bahwa kurangnya akses ke kebersihan dan air minum yang bersih, serta tak-adanya praktik kesehatan yang baik, termasuk di antara kasus yang mendasari gizi buruk.

"Kita perlu mewujudkan penyelesaian nyata dan inovatif bagi masalah tersebut, yang memungkinkan orang pergi ke toilet sebab jika tidak kita berarti gagal berbuat untuk jutaan anak yang paling miskin dan paling rentan," kata Sanjay Wijesekera, pemimpin Program Kesehatan, Kebersihan, dan air Global di UNICEF.

"Bukti mengenai kaitan dengan kurang gizi adalah salah satu petunjuk lain yang memperkuat pendapat bagaimana reaksi kita yang saling terkait pada kebersihan harus dilancarkan kalau kita mau berhasil," katanya.

Diare menjadi penyebab atas sembilan persen kematian anak yang berusia di bawah lima tahun setiap tahun dan adalah penyakit yang bersumber dari kotoran, tempat kuman tertelan akibat kontak dengan kotoran yang tercemar.Di tempat angka penggunaan toilet rendah, anak diare cenderung tinggi.

Anak-anak yang berusia di bawah lima tahun menderita 1,7 miliar kasus diare per tahun. Anak yang berada di negara dengan penghasilan rendah mengalami pukulan paling keras, rata-rata tiga babak per tahun. Yang paling sering menjadi korban adalah anak yang berusia di bawah dua tahun, yang paling lemah dan paling rentan.

Beberapa kali serangan diare secara permanen mengubah usus mereka, dan mencegah penyerapan gizi dasar, sehingga mereka terancam pertumbuhan mereka terhambat dan bahkan kematian.

Sebanyak 300.000 anak yang berusia di bawah lima tahun meninggal setiap tahun --lebih dari 800 setiap hari-- akibat penyakit diare yang berkaitan dengan kesehatan, kebersihan, dan air yang tak layak. Anak-anak yang paling miskin di Sub-Sahara Afrika dan Asia Selatan paling terancam. (Antara/Xinhua-OANA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

Dinkes Yogyakarta Temukan Belasan Korban Little Aresha Alami Speech Delay dan Gizi Buruk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:31 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:29 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Ada Pelajaran Parenting di Balik Film Na Willa

Bukan Sekadar Hiburan, Ada Pelajaran Parenting di Balik Film Na Willa

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2026 | 08:38 WIB

Merokok, Pola Asuh Ayah, dan Persepsi Kesehatan Anak Lintas Generasi

Merokok, Pola Asuh Ayah, dan Persepsi Kesehatan Anak Lintas Generasi

Your Say | Rabu, 04 Februari 2026 | 10:02 WIB

Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak

Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak

Health | Minggu, 25 Januari 2026 | 15:26 WIB

Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan

Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan

Health | Sabtu, 10 Januari 2026 | 05:49 WIB

Soroti Sanitasi di Aceh Tamiang Pascabencana, Kementerian PU Siapkan TPA Rantau

Soroti Sanitasi di Aceh Tamiang Pascabencana, Kementerian PU Siapkan TPA Rantau

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 12:59 WIB

Kementerian PU Tancap Gas Pulihkan Sanitasi Pascabencana, TPA Rantau Disiapkan Permanen

Kementerian PU Tancap Gas Pulihkan Sanitasi Pascabencana, TPA Rantau Disiapkan Permanen

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 15:26 WIB

Winter Festival JEYC Jadi Ruang Belajar Holistik bagi Tumbuh Kembang Anak

Winter Festival JEYC Jadi Ruang Belajar Holistik bagi Tumbuh Kembang Anak

Your Say | Minggu, 21 Desember 2025 | 09:10 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB