Ini Rahasianya Agar Badan Tak Membengkak Usai Lebaran

Ririn Indriani

Rabu, 28 Juni 2017 | 08:58 WIB
Ini Rahasianya Agar Badan Tak Membengkak Usai Lebaran
Ilustrasi hidangan khas Lebaran. (Shutterstock)

Suara.com - Pada hari tersebut, biasanya setiap keluarga menyajikan menu khas Lebaran, seperti opor ayam, rendang daging, semur daging, sayur labu siam, sambal goreng ati, dan masakan lezat lainnya. Hal ini tentu menggugah selera Anda sehingga sulit untuk menolak berbagai hidangan tersebut.

Tak heran bila banyak orang kalap menyantap berbagai hidangan Lebaran, mulai dari kue-kuenya yang gurih manis dan legit, hingga makanan utamanya. Padahal, menu khas Lebaran kebanyakan adalah makanan tinggi lemak, gula dan karbohidrat.

Bila disantap secara kalap tentu saja akan membuat bobot badan Anda melonjak dalam waktu singkat. Anda tentu tidak menginginkan hal ini terjadi.

Nah, untuk mencegah kenaikan berat badan usai Lebaran, berikut ada beberapa saran dari Hellosehat.com.

Harus diakui, memang sangat sulit dalam menahan diri untuk tidak makan banyak di hari Lebaran. Menu-menu khas Lebaran, dengan kue Lebaran, ditambah lagi dengan minuman segar tentu membuat Anda ingin makan lebih banyak (khusus di hari Lebaran).

Terlebih, makan dengan ditemani banyak sanak saudara membuat suasana makan lebih menyenangkan. Hal ini membuat Anda “kalap” dan tidak memerhatikan apa saja dan sudah berapa banyak makanan yang Anda makan.

Makanan yang Anda makan saat Lebaran cenderung makanan yang tinggi lemak dan gula, yang membuat kalori yang masuk ke tubuh Anda menjadi berlebihan. Tak heran, berat badan naik setelah Lebaran.

Setelah lebaran, hari libur pun masih panjang, membuat Anda masih ingin bermalas-malasan di rumah atau pergi ke tempat-tempat wisata sambil mencicipi berbagai makanan. Hal ini membuat Anda lupa untuk berolahraga. Sehingga, kalori yang masuk ke tubuh Anda lebih besar dibandingkan kalori yang Anda keluarkan.

Tips menjaga berat badan setelah Lebaran
Untuk tetap menjaga berat badan agar tidak naik setelah Lebaran, kuncinya adalah kalori yang masuk ke tubuh sama dengan kalori yang dikeluarkan. Anda mungkin bisa mengikuti beberapa tips untuk mencegah berat badan naik setelah Lebaran.

1. Kenali rasa kenyang Anda, makan secukupnya
Berhenti makan sebelum Anda kenyang. Jangan membuat diri Anda terlalu penuh, ini akan membuat Anda menjadi malas bergerak. Sebaiknya, makan dengan kesadaran penuh dan tanpa gangguan agar Anda bisa merasakan makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan sambil melakukan hal lain cenderung akan makan berlebihan. Karena mereka kurang mampu mengetahui kapan tubuh memberi sinyal kenyang.

Sebaliknya, makan dengan perlahan dan tanpa gangguan dapat membantu Anda mengenali rasa kenyang lebih baik, sehingga Anda mengonsumsi kalori lebih sedikit.

Kenali juga rasa lapar Anda dengan baik. Pastikan Anda benar-benar lapar bukan hanya lapar palsu, sebelum mengambil makanan. Coba minum satu gelas air terlebih dahulu dan tunggu setidaknya 20 menit untuk mengetahui Anda benar-benar lapar atau tidak.

2. Menjaga pola makan, termasuk frekuensi, porsi, dan jenis makanan
Walaupun sedang Lebaran, bukan berarti Anda bisa sangat bebas untuk makan apa saja yang Anda inginkan. Sebaiknya tetap perhatikan frekuensi dan porsi makan Anda, jangan terlalu berlebihan. Anda mungkin bisa memakai piring kecil untuk membatasi porsi makan Anda.

Perhatikan juga jenis makanan yang Anda makan. Saat Lebaran, Anda cenderung lebih banyak mengonsumsi makanan berlemak dibandingkan makanan berserat.

Sebaiknya, seimbangkan jenis makanan yang Anda makan. Jangan lupa untuk banyak makan sayur dan buah di hari Lebaran, karena serat yang terkandung di dalamnya dapat mencegah Anda dari kenaikan berat badan.

Tak hanya makanan berat, perhatikan juga makanan ringan dan minuman yang Anda konsumsi saat Lebaran. Kue-kue khas Lebaran yang manis dan sirup manis saat Lebaran tanpa Anda sadari dapat menyumbang kalori lebih ke tubuh Anda.
Biasanya Anda tidak memerhatikan sudah berapa kue yang Anda makan dan sudah berapa gelas sirup yang Anda minum. Hati-hati!

3. Tidur cukup, kontrol stres, dan tetap olahraga
Kurang tidur dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Hal ini karena orang yang kurang tidur cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori dan kurang aktivitas fisik. Sehingga, penting bagi Anda untuk tetap mendapatkan tidur yang cukup selama hari Lebaran dan libur Lebaran.

Kurang tidur juga dapat menyebabkan Anda stres, yang kemudian juga mengakibatkan berat badan naik. Sebaiknya lakukan hal menyenangkan untuk menghindari stres saat hari libur. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi stres, salah satunya adalah olahraga.

Selain untuk mencegah stres, olahraga di hari libur Lebaran juga dilakukan untuk mengimbangi kalori yang masuk ke tubuh Anda sehingga berat badan lebih bisa terkontrol. Hanya bersantai-santai di rumah, menonton televisi sambil ngemil kue Lebaran, tentu dapat membuat berat badan naik setelah Lebaran.

Dengan mengikuti beberapa tips sehat tersebut, dijamin berat badan Anda dapat terkontrol dengan baik, dan Anda pun terhindar dari berbagai risiko penyakit. Selamat menikmati libur Lebaran bersama keluarga!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sedang Diet? Ini Menu Sahur yang Cocok untuk Anda

Sedang Diet? Ini Menu Sahur yang Cocok untuk Anda

Health | Selasa, 20 Juni 2017 | 19:13 WIB

Diet Vegetarian, Cara Ampuh Pangkas Berat Badan

Diet Vegetarian, Cara Ampuh Pangkas Berat Badan

Health | Selasa, 20 Juni 2017 | 08:00 WIB

Tanda-tanda Darurat Anda Harus Membatalkan Puasa

Tanda-tanda Darurat Anda Harus Membatalkan Puasa

Health | Senin, 19 Juni 2017 | 20:18 WIB

Nyeri Ulu Hati Usai Buka Puasa, Waspadai Jantung Koroner

Nyeri Ulu Hati Usai Buka Puasa, Waspadai Jantung Koroner

Health | Sabtu, 17 Juni 2017 | 17:15 WIB

Manfaat Menakjubkan yang Dialami Kulit Saat Anda Puasa

Manfaat Menakjubkan yang Dialami Kulit Saat Anda Puasa

Lifestyle | Rabu, 14 Juni 2017 | 19:31 WIB

Hati-hati, Radang Tenggorokan Paling Sering Muncul Saat Puasa!

Hati-hati, Radang Tenggorokan Paling Sering Muncul Saat Puasa!

Health | Jum'at, 09 Juni 2017 | 07:12 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×