Biaya Pengobatan Hepatitis C Tinggi, Ini Cara Pencegahannya

Dythia Novianty, Firsta Nodia

Sabtu, 05 Agustus 2017 | 19:16 WIB
Biaya Pengobatan Hepatitis C Tinggi, Ini Cara Pencegahannya
Ilustrasi hepatitis. (Shutterstocks)

Suara.com - Pasien yang mengidap virus hepatitis C harus mengeluarkan biaya besar untuk pengobatannya. Aditya Wardhana selaku Direktur LSM Indonesia AIDS Coalition (IAC) mengatakan bahwa untuk obat hepatitis C generasi lama, yakni suntik Peggylated Interferon membutuhkan biaya Rp2,5 juta sekali suntik setiap minggunya atau sekitar 10 juta setiap bulannya.

Pengobatan dengan obat tipe lama ini pun lebih panjang karena membutuhkan waktu antara 6-12 bulan. Bisa dibayangkan, dalam setahun pasien hepatitis C membutuhkan obat-obatan senilai Rp120 juta untuk mengatasi penyakit yang dideritanya.

Beruntung kini ada obat hepatitis C terbaru yang sudah tersedia versi generik, yakni dari golongan Direct Acting Antiviral (DAA) dengan tingkat kesembuhan lebih tinggi dengan persentase mencapai hampir 100 persen. Efek sampingnya pun lebih sedikit dibandingkan dengan pengobatan berbasis interferon.

Namun, daripada menggelontorkan biaya pengobatan yang tidak murah, sudah seharusnya melakukan pencegahan. Disampaikan Irsan Hasan SpPD-KEGH dari FKUI RSCM, pencegahan virus hepatitis C bisa dilakukan dengan menghindari kontak langsung dengan penderita hepatitis C.

"Hindari suntikan jarum suntik yang tidak steril atau penggunaan tato yang memungkinkan pertukaran cairan tubuh atau darah dari penderita yang terinfeksi. Bila perlu, gunakan jarum yang sekali pakai. Lakukan hubungan seks yang sehat dan aman," ujar dia dalam seminar awam yang dihelat Prodia di Jakarta, Sabtu (5/8/2017).

Sekitar 75-85 persen virus hepatitis C dapat berlanjut menjadi kronik. Hal ini disebabkan karena secara genetik virus hepatitis C amat variatif dengan angka mutasi yang tinggi, sehingga sering muncul virus mutan yang kerap menghindari antibodi tubuh.

Produktivitas replikasi virus ini mencapai 10 triliun kopi virus per hari sehingga mampu memunculkan generasi virus hepatitis C yang memungkinkan virus ini lolos dari sergapan sistem kekebalan tubuh. Itu sebabnya belum ada vaksin yang berhasil dibuat untuk mencegah infeksi virus hepatitis C.

"Untuk deteksi dini, masyarakat bisa melakukan pemeriksaan anti HCV. Jika positif bisa dilakukan pengobatan langsung. Jangan khawatir karena angka kesembuhan hepatitis C mencapai 100 persen dengan obat generasi baru yang lebih minim efek samping," pungkas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh, Pasien Cuci Darah Berisiko Tinggi Tertular Hepatitis C

Duh, Pasien Cuci Darah Berisiko Tinggi Tertular Hepatitis C

Health | Sabtu, 05 Agustus 2017 | 14:36 WIB

Awas, Inilah Bahaya Penyakit Hepatitis C

Awas, Inilah Bahaya Penyakit Hepatitis C

Health | Rabu, 25 Mei 2016 | 05:00 WIB

Obat Hepatitis C Terbaru Makin Efektif dan Terjangkau

Obat Hepatitis C Terbaru Makin Efektif dan Terjangkau

Health | Jum'at, 22 April 2016 | 14:17 WIB

Terkini

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Memutihkan Wajah? Ini Cara Pakai agar Hasilnya Maksimal

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Memutihkan Wajah? Ini Cara Pakai agar Hasilnya Maksimal

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:23 WIB

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:20 WIB

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahasiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahasiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

News | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 13:14 WIB

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 13:05 WIB

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:00 WIB

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:57 WIB

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

×