Polusi Udara Bikin Bayi Cepat Tua?

Chaerunnisa | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 17 Oktober 2017 | 17:11 WIB
Polusi Udara Bikin Bayi Cepat Tua?
Ilustrasi bayi tengah tertidur (Shutterstock)

Suara.com - Sudah ada bukti yang menyebutkan paparan polusi udara dapat memiliki sejumlah konsekuensi tidak sehat, mulai dari kanker hingga penyakit jantung dan penyakit pernapasan. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, para periset menghubungkan paparan polusi udara dengan kasus penuaan dini pada sel orang dewasa.

Dalam studi baru yang diterbitkan dalam JAMA Pediatrics, peneliti melakukan pengamatan rinci pertama mengenai efek polusi pada perkembangan bayi dalam kandungan. Mereka menemukan bahwa semakin banyak ibu hamil yang terpapar polusi udara saat hamil, maka telomeres bayi mereka akan lebih pendek. Telomeres adalah bagian DNA di setiap sel yang bertindak sebagai jam molekuler yang mencatat umur sel dan tubuh.

Menurut penelitian terhadap 641 bayi yang baru lahir, ibu yang terpapar tingkat polusi udara jenis tinggi yang disebut "partikulat" atau emisi yang biasa muncul dari mobil dan pembakaran bahan bakar pemanas perumahan, akan melahirkan bayi dengan telomeres 8,8 persen lebih pendek di sel darah tali pusat mereka dan 13,2 persen lebih pendek pada sel plasenta mereka. Efek akan lebih kuat saat ibu terpapar polusi pada trimester kedua.

Temuan penelitian ini menunjukkan, bayi-bayi akan lahir dengan cadangan telomere yang dangkal sehingga sel mereka membelah dan akan menua lebih cepat. Penelitian lain juga menunjukkan, ada beberapa hal lain yang dapat mempengaruhi pemendekan telomere pada bayi termasuk merokok, obesitas, sejarah kekerasan dan stres.

Frederica Perera, direktur Columbia University Centre for Children's Environmental Health telah menyelidiki dampak polutan pada janin dan mengatakan temuan penelitian tersebut patut dicatat.

"Temuan ini merupakan argumen lain untuk mengatasi masalah polusi udara. Panjang telomere yang pendek tentu bukan pertanda baik," kata Perera yang tidak terlibat dalam penelitian ini

Para penulis mengatakan, hasil penelitian ini harus mendorong penelitian lebih lanjut tentang efek partikulat pada pengembangan sel dalam rahim. Jika polusi dapat memengaruhi penuaan pada sel orang dewasa, dan penelitian menunjukkan hal itu, maka lebih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan oleh para peneliti untuk lebih memahami bagaimana hal itu dapat memengaruhi penuaan pada bayi yang baru lahir. (Time)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Terbesar di Dunia Kembali Lahir di Vietnam

Bayi Terbesar di Dunia Kembali Lahir di Vietnam

Health | Selasa, 17 Oktober 2017 | 12:46 WIB

Studi: Pola Makan Ayah Pengaruhi Kesehatan Calon Bayi

Studi: Pola Makan Ayah Pengaruhi Kesehatan Calon Bayi

Health | Senin, 16 Oktober 2017 | 11:21 WIB

Ini Manfaat Vitamin D bagi Bayi Prematur

Ini Manfaat Vitamin D bagi Bayi Prematur

Health | Minggu, 15 Oktober 2017 | 13:36 WIB

Sungguh Malang, Bayi Ini Miliki Usus di Luar Tubuh

Sungguh Malang, Bayi Ini Miliki Usus di Luar Tubuh

Health | Jum'at, 13 Oktober 2017 | 08:13 WIB

Sederet Manfaat dari Memijat Bayi

Sederet Manfaat dari Memijat Bayi

Health | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 23:52 WIB

Terkini

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB