Jus Ganja Diprediksi Jadi Tren di Dunia Kesehatan

Yazir Farouk, Firsta Nodia

Sabtu, 05 Mei 2018 | 09:47 WIB
Jus Ganja Diprediksi Jadi Tren di Dunia Kesehatan
Ilustrasi ganja. (Shutterstock)

Suara.com - Ganja atau juga disebut dengan marijuana digolongkan sebagai narkotika. Di Indonesia, penyalahgunaan ganja dapat membuat seseorang dijebloskan ke dalam bui.

Tapi di beberapa negara lain, ganja justru diolah menjadi jus dan dianggap sebagai minuman yang sehat.
Kath Guidance, Juru bicara dari Nimbin Hemp Embassy-sebuah organisasi yang mempromosikan reformasi hukum ganja-mengatakan, bahwa seperti kebanyakan sayuran hijau, ganja kaya akan kalsium, zat besi, vitamin K, serat, dan antioksidan.

"Kanabinoid berinteraksi dengan sistem endocannabinoid yang mengatur suasana hati, nafsu makan dan rasa sakit. Kombinasi ini memberikan manfaat anti peradangan, anti-mual, anti-kejang, dan meningkatkan suasana hati," kata Guidance seperti dilansir dari laman Nypost.com.

Dia juga menjelaskan bahwa para ahli baru-baru ini meyakini ganja bisa digunakan untuk mencegah beragam masalah kesehatan.

"Daun ganja adalah sumber protein, magnesium, Omega-3, dan asam lemak Omega-6 yang sangat baik. Jika dikonsumsi, itu bisa mencegah penyakit serius dengan cara yang sama seperti menjalani gaya hidup sehat," ujarnya.

Selain itu, Guidance menyatakan bahwa penelitian juga telah menemukan efek positif ganja dalam mengatasi Alzheimer, demensia, dan epilepsi. Menurut dia, banyak masyarakat yang telah mengolah ganja sebagai jus untuk manfaat kesehatan.

Ray-Jay, 28 tahun, seorang penderita penyakit autoimun kronis Crohn's dari Australia telah mengonsumsi jus ganja selama bertahun-tahun untuk membantu menghilangkan rasa sakit.

"Mengonsumsi ganja mentah secara keseluruhan telah populer selama beberapa dekade secara internasional. Dokter Australia tidak dilatih di pabrik tetapi jika Anda secara mandiri melakukan penelitian online, Anda akan menemukan ribuan orang telah membuat jus untuk manfaat kesehatan," kata Ray-Jay.

The Therapeutic Goods Administration merekomendasikan siapa saja yang ingin menggunakan ganja sebagai pengobatan untuk berbicara dengan dokter mereka. Sementara itu, Ray-Jay dan rekannya menggunakan tanaman itu sendiri untuk tujuan kesehatan.

baca juga

"Saya beralih ke ganja ketika Crohn saya tidak terkendali. Saya kehilangan lebih dari 25 kg dalam beberapa bulan dan obat kimia tidak membantu. Setelah beberapa minggu mengonsumsi ganja gejala mual, diare, kram, dan kembung bisa ditangani," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi dan BNN Telusuri Temuan 7 Hektare Ladang Ganja di Aceh

Polisi dan BNN Telusuri Temuan 7 Hektare Ladang Ganja di Aceh

News | Kamis, 26 April 2018 | 13:15 WIB

Polda Metro Jaya Cegah Penyelundupan 142,8 Kg Ganja Asal Aceh

Polda Metro Jaya Cegah Penyelundupan 142,8 Kg Ganja Asal Aceh

News | Rabu, 25 April 2018 | 01:11 WIB

Disuruh Paman Jaga Rumah, 4 Pemuda Malah Tanam Ganja

Disuruh Paman Jaga Rumah, 4 Pemuda Malah Tanam Ganja

News | Selasa, 24 April 2018 | 20:46 WIB

Peneliti: Ganja Bisa Jadi Obat, Asalkan...

Peneliti: Ganja Bisa Jadi Obat, Asalkan...

Tekno | Selasa, 24 April 2018 | 06:30 WIB

Ratusan Linting Ganja Diselundupkan ke Penjara Lewat Botol Shampo

Ratusan Linting Ganja Diselundupkan ke Penjara Lewat Botol Shampo

News | Rabu, 18 April 2018 | 09:58 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×