Bahan Pangan Alternatif : Jangkrik Tak Hanya Sedap Digoreng

RR Ukirsari Manggalani, Firsta Nodia

Kamis, 09 Agustus 2018 | 15:00 WIB
Bahan Pangan Alternatif : Jangkrik Tak Hanya Sedap Digoreng
Camilan jangkrik goreng ala Thai dengan bumbu pedas. Ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Tren menyantap serangga naik daun belakangan ini. Mereka yang mengkonsumsi percaya bahwa insekta spesies tertentu mampu meningkatkan enzim di saluran cerna sehingga membantu metabolisme, dan mempromosikan bakteri baik di dalam perut.

Namun apa kata para pakar? Apakah mengkonsumsi serangga seperti jangkrik benar-benar mendatangkan manfaat kesehatan?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Tiffany Weir dan beberapa pakar dari Colorado State University, Amerika Serikat melakukan penelitian mengenai kandungan gizi dari serangga.

Ia menganalisa efek konsumsi serangga dari 20 partisipan selama dua minggu. Dalam uji coba ini, Weir mengubah serangga menjadi bubuk lalu mencampurkannya ke dalam muffin dan shake. Usai mengonsumsi hidangan itu, sampel tinja dan darah responden diambil untuk melihat hasilnya.

Dari uji laboratorium ditemukan bahwa serangga mendatangkan efek positif bagi kesehatan saluran cerna. Menurut temuannya, Weir mengkonfirmasi bahwa serangga, khususnya jangkrik mengandung banyak serat yang berbeda dengan milik buah dan sayuran.

"Serat yang terkandung dalam jangkrik bekerja dengan cara memberi makan bakteri baik," papar Weir.

Selain mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh, serangga, lanjutnya, juga bisa menjadi sumber bahan pangan berkelanjutan di masa depan. Apalagi PBB memprediksi bahwa jumlah populasi dunia akan mencapai 9,6 miliar pada 2050. Sumber pangan alternatif menjadi penting untuk memenuhi kebutuhan makanan populasi yang terus meningkat

Sejauh ini, sebagian besar serangga diolah sebagai bahan untuk berbagai produk seperti cokelat, roti kering, camilan, dan granola. Setidaknya satu perusahaan makanan Eropa, SENS Foods Ltd yang berbasis di Praha, Republik Ceko, dan London, Inggris mulai menggunakan tepung berbahan serangga untuk pembuatan protein bar dan roti. Sebuah restoran di Helsinki, Finlandia, Ultima bahkan kini menyajikan menu jangkrik goreng.

Menurut Radek Husek, co-founder SENS Foods Ltd, jangkrik yang telah digiling tidak memiliki rasa yang aneh sehingga membuatnya mudah disamarkan dalam makanan seperti sosis, kue, dan muffin. Bubuk serangga juga lebih mengenyangkan karena memiliki kandungan protein tinggi.

"Orang-orang benar-benar takut untuk memakan serangga, tetapi itu adalah cerita yang jauh berbeda ketika mereka tahu bahwa sebenarnya serangga itu digiling menjadi bubuk dan mereka tidak dapat melihatnya," tutup Husek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berjuta Manfaat Markisa untuk Kesehatan Tubuh

Berjuta Manfaat Markisa untuk Kesehatan Tubuh

Lifestyle | Kamis, 09 Agustus 2018 | 11:49 WIB

Manfaat Kacang Merah, Nomor 5 Cegah Kanker Mematikan pada Wanita

Manfaat Kacang Merah, Nomor 5 Cegah Kanker Mematikan pada Wanita

Health | Selasa, 07 Agustus 2018 | 12:38 WIB

Waspada, CT Scan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Otak!

Waspada, CT Scan Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Otak!

Health | Selasa, 07 Agustus 2018 | 10:45 WIB

Almond Garden, Menu Kolaborasi Restoran dan Produk Kecantikan

Almond Garden, Menu Kolaborasi Restoran dan Produk Kecantikan

Lifestyle | Selasa, 07 Agustus 2018 | 05:16 WIB

Terkini

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB