Studi : Metode Cold Turkey Bukan Cara Terbaik Berhenti Merokok

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Kamis, 20 September 2018 | 17:05 WIB
Studi : Metode Cold Turkey Bukan Cara Terbaik Berhenti Merokok
Cold turkey bukan metode terbaik berhenti merokok. (Shutterstock)

Suara.com - Public Health England (PHE) menyebut metode cold turkey bukanlah cara terbaik untuk berhenti merokok. Daripada melakukan metode cold turkey yang tingkat keberhasilannya rendah, pemerintah meminta warga Inggris yang ingin berhenti merokok untuk mencari bantuan resmi lewat National Health Service (NHS).

Cold turkey sendiri merupakan metode berhenti merokok dengan memutus seluruh asupan nikotin masuk ke dalam tubuh dalam bentuk apapun secara langsung. Dengan kata lain, perokok yang ingin berhenti harus menyetop kebiasaan merokoknya saat itu juga.

Namun efektivitas metode cold turkey dinilai rendah. Hal ini dibuktikan lewat penelitian yang mereka buat, di mana hanya 4 persen orang yang menggunakan metode cold turkey dan benar-benar berhasil lepas dari jeratan merokok dalam waktu setahun.

Sementara seseorang yang melakukan terapi penggantian nikotin seperti patch atau tablet hisap, peluang keberhasilan berhenti merokok naik hingga 1,5 kali lipat.

Mereka yang mendapat bantuan dari klinik berhenti merokok milik NHS, memiliki peluang lebih besar lagi, yakni sekitar 4 kali lipat.

"Ada banyak jenis dukungan berhenti merokok yang tersedia, sehingga sulit bagi seorang perokok untuk mengetahui apa yang bisa berhasil untuk mereka. Yang penting jangan menunda mencoba berhenti bahkan jika Anda belum berhasil di masa lalu," kata Wakil Direktur Medis PHE, Dr Jenny Harries, dikutip dari BBC.

Sekitar enam juta warga Inggris adalah perokok aktif. Di sana, rokok elektik masih menjadi favorit warga Inggris yang ingin mencoba berhenti merokok konvensional.

Diperkirakan ada sekitar 3,2 juta pengguna rokok elektrik yang sebagian besar adalah mantan perokok. Salah satunya adalah presenter TV Jeremy Kyle. Sudah lebih dari 35 tahun Kyle merokok dan kini beralih menggunakan rokok elektrik.

"Saya adalah seorang perokok selama sebagian besar hidup saya dan saya bangga untuk mengatakan saya berhenti merokok pada awal tahun ini. Hal yang benar-benar membantu saya tetap bebas rokok adalah melakukan vaping," kata Kyle.

baca juga

Ia melanjutkan, dirinya kini hanya menikmati paparan nikotin dengan kandungan yang sangat rendah. Ia juga berharap bisa benar-benar lepas ketergantungan dengan rokok elektrik.

"Sejak berhenti, saya telah belajar betapa pentingnya dukungan dari sekitar, dan agar orang-orang tidak menggunakan metode cold turkey," tandas Kyle lagi.

Itulah sekilas soal cara berhenti merokok dengan metode cold turkey yang dinilai kurang efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jumlah Perokok Anak Meningkat, Ini Kata Menteri Yohana

Jumlah Perokok Anak Meningkat, Ini Kata Menteri Yohana

Health | Kamis, 13 September 2018 | 18:20 WIB

Ibu Hamil Terpapar Asap Rokok, Risiko Janin Meninggal Naik

Ibu Hamil Terpapar Asap Rokok, Risiko Janin Meninggal Naik

Health | Kamis, 13 September 2018 | 19:05 WIB

Hati-Hati Bun, Asap Rokok Bisa Sebabkan Paru-Paru Basah pada Bayi

Hati-Hati Bun, Asap Rokok Bisa Sebabkan Paru-Paru Basah pada Bayi

Health | Senin, 10 September 2018 | 18:23 WIB

Awas! Rokok Elektrik Rasa Vanila Jauh Lebih Berbahaya

Awas! Rokok Elektrik Rasa Vanila Jauh Lebih Berbahaya

Health | Kamis, 30 Agustus 2018 | 20:15 WIB

Hati-hati, Rokok Memperparah Disfungsi Ereksi !

Hati-hati, Rokok Memperparah Disfungsi Ereksi !

Health | Kamis, 30 Agustus 2018 | 00:00 WIB

Jika Harga Rokok Naik, Akankah Angka Kesehatan Meningkat?

Jika Harga Rokok Naik, Akankah Angka Kesehatan Meningkat?

Health | Jum'at, 10 Agustus 2018 | 20:00 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×