Yuk, Mulai Bijak Gunakan Antibiotik

Yazir Farouk, Risna Halidi

Minggu, 18 November 2018 | 11:02 WIB
Yuk, Mulai Bijak Gunakan Antibiotik
Ilustrasi obat. (Shutterstock)

Suara.com - Ditemukannya obat antibiotik cukup membawa manfaat besar bagi kehidupan manusia di seluruh dunia.

Tapi jika salah menggunakan, malah musibah yang muncul. Tak bijak mengonsumsi antibiotik bisa menyebabkan resistensi antimikroba pada tubuh.

Dalam acara Pekan Kesadaran Antibiotik Sedunia di Universitas Brawijaya, Malang, Sabtu (17/11/2018) lalu, seorang Dokter Spesialis Anak sekaligus perwakilan Yayasan Orang Tua Peduli (YOP), dr. Yulianto Santoso mengatakan bahwa dirinya sering menghadapi pasien yang tidak bisa disembuhkan, bahkan hingga meninggal lantaran obat yang diberikan tak lagi mempan membunuh bakteri.

Menurut dia, hal itu terjadi karena resistensi antimikroba. Prilaku petugas kesehatan, termasuk kemudahan masyarakat untuk membeli antibiotik jadi pemicunya.

"Kita pernah melakukan survei yang hasilnya menyatakan dari tahun ke tahun penggunaan antibiotik untuk batuk pilek dan diare tetap tinggi yaitu sekitar 60 persen. Ke puskesmas orang sakit karena batuk pilek, juga dikasih antibiotik. Kalau tidak dikendalikan, 10 juta jiwa akan meninggal setiap tahun pada 2050. Itu berarti setiap satu menit, ada 19 kematian akibat infeksi bakteri yang tidak bisa disembuhkan" kata Yulianto.

Selain Yulianto dari YOP, acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Indonesian One Health University Network (INDOHUN).

Kementerian dan organisasi lintas sektor tersebut berkumpul untuk sama-sama meningkatkan kesadaran mengenai bahaya resistensi antimikroba serta ancaman penyakit infeksi baru (PIB).

Dalam sambutannya, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Kementerian Pertanian, Syamsul Ma'arif, mengatakan bahwa resistensi antimikroba diprediksi akan menjadi pembunuh nomor 1 di dunia pada 2050.

Di tahun yang sama, ujar dia, diperkirakan kematian mencapai 10 juta orang per tahun dan angka tertinggi terjadi di Asia.

baca juga

"Karena itu, kita semua berkumpul di sini. Mengajak untuk sama-sama memerangi laju resistensi antimikroba dan mengendalikan penyakit infeksi baru. Terutama bagi adik-adik kita yang akan lulus dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Kesehatan Masyarakat serta fakultas teknis lainnya agar bisa menjadi agen perubahan untuk mencapai kesehatan masyarakat, kesehatan hewan dan kesehatan lingkungan yang optimal," kata Syamsul Ma'arif.

Sementara itu Kemenko PMK dalam paparanya menyebutkan bahwa para pakar kesehatan hewan dunia telah mengelompokan pathogen (kuman berbahaya penyebab penyakit) dari 3 area, yaitu 1.415 pathogen pada manusia, 372 pathogen pada karnivora domestik (anjing,kuncing) dan 616 pathogen penyakit pada ternak.

"Dalam dekade terakhir wabah akibat virus menjadi sorotan dunia seperti virus flu H1N1, Ebola, Mers-CoV dan Zika. Namun ternyata perubahan karakter pathogen juga sedang terjadi pada bakteri, yang secara terus menerus bertambah kebal dari berbagai golongan antibiotik," ujar Rama Fauzi perwakilan Kemenko PMK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebih dari 100 Titik Api Kepung Gunung Arjuno, Jalur Pendakian Ditutup

Lebih dari 100 Titik Api Kepung Gunung Arjuno, Jalur Pendakian Ditutup

Foto | Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:50 WIB

BBPOM Bongkar Efek Ngeri Tramadol dan Trihexyphenidyl, Dorong Niat Memperkosa hingga Bunuh Diri

BBPOM Bongkar Efek Ngeri Tramadol dan Trihexyphenidyl, Dorong Niat Memperkosa hingga Bunuh Diri

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar 2 Pabrik Obat Keras Ilegal di Sukoharjo, Sita 7,8 Juta Butir

Polda Metro Jaya Bongkar 2 Pabrik Obat Keras Ilegal di Sukoharjo, Sita 7,8 Juta Butir

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Meracik Ulang Cinta dan Menyembuhkan Luka dalam Toko Obat Cinta Keluarga Botero

Meracik Ulang Cinta dan Menyembuhkan Luka dalam Toko Obat Cinta Keluarga Botero

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Pakai Obat Totol Jerawat Sebelum atau Sesudah Moisturizer? Ini Urutan yang Tepat

Pakai Obat Totol Jerawat Sebelum atau Sesudah Moisturizer? Ini Urutan yang Tepat

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Batuk Kering Bikin Susah Tidur? Ini 6 Pilihan Obat Ampuh di Apotek Mulai Rp14 Ribuan!

Batuk Kering Bikin Susah Tidur? Ini 6 Pilihan Obat Ampuh di Apotek Mulai Rp14 Ribuan!

Health | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Efisiensi Anggaran Kesehatan Jangan Membuat Pasien BPJS Kehilangan Obat

Efisiensi Anggaran Kesehatan Jangan Membuat Pasien BPJS Kehilangan Obat

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Selama Ini Dikenal untuk Transfusi, Ternyata Plasma Darah Bisa Diolah Menjadi Obat

Selama Ini Dikenal untuk Transfusi, Ternyata Plasma Darah Bisa Diolah Menjadi Obat

Health | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:26 WIB

Mabes Polri Abaikan Duka Kanjuruhan? JPW Desak Evaluasi Jabatan Kombes Ferli Hidayat

Mabes Polri Abaikan Duka Kanjuruhan? JPW Desak Evaluasi Jabatan Kombes Ferli Hidayat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

Eks Kapolores Malang Diangkat Jadi Koorspripim Polri, Pengamat: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Terkini

4 Zodiak Beruntung Hari Ini 26 Oktober 2026: Karier Melesat dan Keuangan Makin Cuan

4 Zodiak Beruntung Hari Ini 26 Oktober 2026: Karier Melesat dan Keuangan Makin Cuan

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:19 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Simak Saham Pilihan yang Bisa Jadi Pilihan

IHSG Rawan Koreksi, Simak Saham Pilihan yang Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Kim Geonwoo ALPHA DRIVE ONE Gugat WAKEONE, Status Kontrak Jadi Sorotan

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

KPK Usul Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

KPK Usul Harta Pejabat yang Tak Dilaporkan di LHKPN Bisa Dirampas Negara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung

PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

×