4 Cara Ampuh Menyembuhkan Tangan Kapalan Kembali Mulus

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Jum'at, 05 April 2019 | 13:30 WIB
4 Cara Ampuh Menyembuhkan Tangan Kapalan Kembali Mulus
Masalah tangan kapalan bisa hilang dengan beberapa cara. (Shutterstock)

Suara.com - 4 Cara Ampuh Menyembuhkan Tangan Kapalan Kembali Mulus.

Masalah tangan kapalan karena gesekan dan tekanan yang berulang pada permukaan kulit tentu dimiliki banyak orang.

Khususnya yang suka melakukan pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, membersihkan rumah atau sering berkendara dengan sepeda motor tanpa sarung tangan juga dapat menyebabkan kapalan. 

Kulit telapak tangan Anda pun tidak luput dari kondisi ini. Meski tidak menyakitkan ataupun mengganggu kegiatan sehari-hari, penebalan kulit pada tangan kapalan biasanya lama hilang dan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman. Inilah mengapa Anda perlu mengetahui cara menghilangkan kapalan di tangan yang ampuh.

Ada beragam cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kapalan, terutama di bagian tangan dilansir Hello Sehat.

1. Merendam tangan dengan air hangat

American Academy of Dermatology menyarankan cara menghilangkan kapalan di tangan dengan air hangat sebelum Anda mencoba metode lain. Caranya, siapkan air hangat di dalam baskom dan rendam tangan Anda selama kira-kira 5-10 menit.

Setelah itu, keringkan tangan Anda menggunakan handuk. Lapisan kulit yang menebal akan melunak sehingga bisa disingkirkan dengan cara digosok. Lakukan cara ini secara rutin hingga kapalan pada tangan hilang seluruhnya.

2. Menggunakan tea tree oil

Tea tree oil merupakan minyak esensial yang mengandung komponen antijamur, antibakteri, dan antiseptik alami. Campurkan beberapa tetes tea tree oil ke dalam satu baskom air hangat. Lalu, rendam tangan Anda hingga kulit yang tadinya kasar menjadi lunak.

Jangan merendam tangan Anda lebih dari 15 menit. Pasalnya, kandungan dalam minyak esensial ini sangat kuat dan justru dapat merusak lapisan kulit jika tangan Anda direndam terlalu lama.

3. Menggunakan produk mengandung asam salisilat

Cara ain yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kapalan di tangan adalah dengan menggunakan produk mengandung asam salisilat. Bahan ini dapat menguraikan protein dan keratin yang terdapat pada lapisan kulit mati. Karena fungsi inilah, asam salisilat dapat digunakan untuk mengatasi kapalan pada tangan.

Produk-produk mengandung asam salisilat biasanya berbentuk krim, plester, atau pad yang bisa langsung digunakan pada kulit. Saat digunakan, lapisan kulit yang mengalami kapalan akan berubah warna menjadi putih dan bisa disingkirkan dengan mudah.

4. Merendam tangan dalam larutan garam epsom

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratu Elizabeth II Tampil di Public, Tangan Terlihat Berwarna Ungu

Ratu Elizabeth II Tampil di Public, Tangan Terlihat Berwarna Ungu

Lifestyle | Minggu, 03 Maret 2019 | 17:25 WIB

Tidak Jaga Kebersihan Tangan Bisa Picu Kanker Serviks, Ini Penjelasannya

Tidak Jaga Kebersihan Tangan Bisa Picu Kanker Serviks, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 13 Februari 2019 | 19:30 WIB

Studi: Tulisan Tangan Jelek Jadi Masalah di Dunia Kerja, Kok Bisa?

Studi: Tulisan Tangan Jelek Jadi Masalah di Dunia Kerja, Kok Bisa?

Lifestyle | Kamis, 31 Januari 2019 | 12:00 WIB

Terkini

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB