Murah Meriah, Tempe Disebut Bisa Cegah Penyakit Osteoporosis

Vika Widiastuti | Suara.com

Jum'at, 05 April 2019 | 20:05 WIB
Murah Meriah, Tempe Disebut Bisa Cegah Penyakit Osteoporosis
Tempe (Shutterstock)

Suara.com - Osteoporosis terjadi akibat kepadatan tulang yang menurun hingga memengaruhi struktur dan kekuatan tulang. Penyakit osteoporosis umumnya menyerang wanita menopause, tetapi siapa pun tetap memiliki risiko ini jika memiliki pola makan buruk.

Adapun makanan khas Indonesia yang dipercaya mampu mencegah penyakit osteoporosis, yakni tempe. Tempe salah satu makanan yang sudah menjadi ikon bangsa Indonesia ini mudah sekali ditemukan di pasaran dengan harga murah meriah. Selain murah, tempe juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dengan kandungan vitamin dan protein di dalamnya.

Tempe adalah produk fermentasi kacang kedelai yang mengandung serat, kalsium, vitamin B dan zat besi yang bermanfaat bagi tubuh. Khususnya menjaga kesehatan usus, mencegah penyakit kardiovaskular dan jenis kanker tertentu.

Makanan khas Indonesia ini dipercaya mempu mencegah dari penyakit osteoporosis karena kandungan kalsium dan mineral di dalamnya yang berfungsi menjaga kepadatan dan kekuatan tulang.

HiMedik melansir dari healthline.com, asupan kalsium yang cukup dapat membantu seseorang terhindar dari osteoporosis di usia lanjut. Fakta ini sudah dibuktikan melalui penelitian dengan 40 wanita lanjut usia yang rutin mengonsumsi makanan tinggi kalsium selama 2 tahun penuh.

Olahan tempe. (pixabay)
Olahan tempe. (pixabay/Mittmac)

Hasilnya, asupan kalsium yang cukup membuat terhindar dari pengeroposan tulang yang menyebabkan osteoporosis dibandingkan wanita lansia lainnya yang kurang asupan kalsium.

Studi lain juga menunjukkan asupan kalsium yang cukup membantu meningkatkan pertumbuhan dan kepadatan tulang anak-anak hingga remaja. Salah satu cara mereka menjaga kesehatan tulang dengan rutin mengonsumsi tempe.

Meskipun banyak orang menilai susu cukup memenuhi kebutuhan kalsium harian mereka. Tetapi, penelitian justru menyatakan, tempe sangat baik untuk meningkatkan asupan kalsium pada tubuh manusia.

Dr. Thozhukat Sathyapalan dari Departemen Kardiologi Akademik Hull dilansir dari medicalnewstoday.com, juga membuktikan bahwa wanita yang mengonsumsi protein kedelai dan suplemen isoflavon cukup banyak memiliki tingkat kesehatan tulang yang lebih baik.

Tahu dan tempe. (Shutterstock)
Tahu dan tempe. (Shutterstock)

"Kami menemukan bahwa protein kedelai dan isoflavon adalah pilihan yang paling efektif untuk meningkatkan kesehatan tulang wanita ketika menopause. Kandungan itu juga membantu mereka terhindar dari masalah osteoporosis," ujar Dr. Thozhukat Sathyapalan.

Protein kedelai dan isoflavon itu pun bisa diperoleh manusia dari mengonsumsi tempe secara rutin. Karena asupan protein yang banyak membantu tubuh menyerap kalsium lebih banyak untuk mencegah osteoporosis. Sementara itu, kandungan isoflavon pada kedelai sebagai senyawa yang memiliki struktur kimia mirip dengan esterogen.

Hal itulah yang membuat para ilmuwan meyakini kandungan isoflavon memberikan manfaat yang sama kuatnya dengan protein kedelai untuk menjaga kesehatan tulang. (HiMedik.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lengan dan Pundaknya Nyeri, Tulang Wanita Ini Ternyata Hilang Misterius

Lengan dan Pundaknya Nyeri, Tulang Wanita Ini Ternyata Hilang Misterius

Health | Kamis, 07 Maret 2019 | 12:42 WIB

Skrining Dini Osteoporosis dengan USG, Apakah Akurat?

Skrining Dini Osteoporosis dengan USG, Apakah Akurat?

Health | Rabu, 06 Maret 2019 | 07:15 WIB

Minum 10 Cangkir Kopi Sehari, Gadis 30 Tahun Tulangnya Sudah 60 Tahun

Minum 10 Cangkir Kopi Sehari, Gadis 30 Tahun Tulangnya Sudah 60 Tahun

Lifestyle | Senin, 04 Maret 2019 | 17:35 WIB

Cegah Risiko Osteoporosis dengan Lompat-Lompat Selama 6 Menit

Cegah Risiko Osteoporosis dengan Lompat-Lompat Selama 6 Menit

Health | Selasa, 12 Februari 2019 | 16:59 WIB

Idap Osteoporosis Waspadai Risiko Patah Tulang Belakang

Idap Osteoporosis Waspadai Risiko Patah Tulang Belakang

Health | Jum'at, 02 November 2018 | 18:30 WIB

Enak di Lidah, Berapa Kandungan Protein Tempe dan Tahu Goreng?

Enak di Lidah, Berapa Kandungan Protein Tempe dan Tahu Goreng?

Health | Rabu, 24 Oktober 2018 | 14:24 WIB

Terkini

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya

Health | Rabu, 22 April 2026 | 06:40 WIB

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB