Pasien Kanker Membludak, RSUD Bali Mandara Siap Bangun Pusat Kanker

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Selasa, 23 April 2019 | 16:30 WIB
Pasien Kanker Membludak, RSUD Bali Mandara Siap Bangun Pusat Kanker
RSUD Bali Mandara akan dikembangkan sebagai pusat kanker baru di Provinsi Bali [Suara.com/Firsta]

Suara.com - Pasien Kanker Membludak, RSUD Bali Mandara Siap Bangun Pusat Kanker

Jumlah penderita kanker setiap tahunnya terus meningkat. Distribusi pusat rujukan kanker nasional yang terpusat di ibukota membuat pasien harus menunggu hingga berbulan-bulan lamanya demi mendapat pelayanan kanker terpadu.

Hal ini juga terjadi di Bali dan wilayah sekitarnya. Disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr Ketut Suarjaya, MPPM, selama ini pelayanan kanker bagi masyarakat Bali dan sekitarnya baru terfokus di RSU Sanglah, Denpasar. Antrean untuk mendapatkan pelayanan pun sangat panjang sehingga menurunkan peluang harapan hidup pasien.

"Bisa setahun baru dapat radiasi sehingga stadium sudah bertambah berat baru dapat antrean. Belum lagi alat-alat rusak sehingga kami berpikir untuk langsung melakukan langkah-langkah untuk membantu dan mempercepat layanan kanker," ujar dr Suarjaya ketika ditemui wartawan bersama Kementerian Kesehatan, Selasa (23/4/2019).

Atas dasar inilah kata dr Suarjaya, RSUD Bali Mandara akan dikembangkan sebagai pusat kanker baru di Provinsi Bali. Harapannya, kata dia, layanan kanker di RSUD tipe B ini bisa menjadi layanan unggulan di Provinsi Bali.

"RSU Sanglah misalnya sudah membuat unggulan jantung. RS Gianyar untuk saraf, RS Badung untuk layanan traumanya, dan RSUD Bali Mandara disiapkan untuk layanan kanker terpadu. Kami harap layanan unggulan ini bisa jadi jejaring medical tourism sehingga masyarakat Bali tidak hanya ke luar negeri tapi juga memanfaatkan sarana kesehatan di dalam negeri," imbuhnya.

Pusat layanan kanker di RSUD Bali Mandara ini memang masih dalam tahap pembangunan. Rencananya fasilitas tersebut akan memiliki dua set fasilitas perawatan kanker.

"Lewat fasilitas ini diperkirakan kita bisa melayani 100 pasien per hari. Tapi kita akan bangun satu dulu sehingga untuk tahap awal mungkin baru bisa 50 pasien per hari," imbuhnya.

Bali kata dr Suarjaya juga memiliki peraturan gubernur yang memudahkan pasien kanker untuk bisa dirujuk ke pusat layanan kanker tanpa harus melewati sistem rujukan berjenjang mulai dari fasilitas kesehatan tingkat primer.

baca juga

"Mungkin dalam minggu ini sudah mulai ground breaking pelayanan kanker terpadu. Sehingga diharapkan bisa diterapkan tahun depan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali, 6 Gejala Kanker yang Sering Diabaikan

Kenali, 6 Gejala Kanker yang Sering Diabaikan

Health | Kamis, 11 April 2019 | 15:51 WIB

Benarkah Suka Konsumsi Makanan Pedas Bisa Terhindar dari Kanker Paru?

Benarkah Suka Konsumsi Makanan Pedas Bisa Terhindar dari Kanker Paru?

Health | Minggu, 07 April 2019 | 13:00 WIB

Imunoterapi, Pengobatan yang Sembuhkan Kanker Jimmy Carter

Imunoterapi, Pengobatan yang Sembuhkan Kanker Jimmy Carter

Health | Minggu, 07 April 2019 | 08:00 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×