Digendong Sembarang Orang, Bayi 5 Bulan Derita Infeksi Kulit Parah!

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 10:04 WIB
Digendong Sembarang Orang, Bayi 5 Bulan Derita Infeksi Kulit Parah!
Bayi 5 bulan alami infeksi kulit (Facebook/Munie Suraya)

Suara.com - Munie Suraya, seorang ibu asal Malaysia baru-baru ini membagikan pengalaman anaknya yang masih bayi menderita infeksi kulit parah melalui Facebook.

Infeksi kulit anaknya disebabkan oleh kontak kulit dengan seseorang yang telah menderita infeksi kulit.

Bermula dari 2 Agustus 2019, Munie mulai menyadari wajah dan mata sebelah kanan anaknya yang masih berusia 5 bulan bengkak.

Malam harinya, wajah anaknya justru semakin bengkak hingga menjalar ke area mulut dan mata memerah. Esok paginya, Munie langsung membawa bayinya ke rumah sakit dengan dugaan mengalami alergi.

Setelah periksa, dokter hanya memberinya krim oles untuk bayinya. Tetapi hari berikutnya, bengkak di wajah dan area mulut anaknya semakin parah, merah dan kulitnya mengelupas.

Bahkan, anaknya juga kesulitan membukan mata. Ia pun langsung membawa anaknya ke unit gawat darurat. Saat itulah Munie baru mengetahui anaknya tidak menderita alergi melainkan infeksi kulit.

Gejala awal infeksi kulit pada bayi 5 bulan (Facebook/Munie Suraya)
Gejala awal infeksi kulit pada bayi 5 bulan (Facebook/Munie Suraya)

"Kami menunggu di unit gawat darurat. Kondisi bayi saya memburuk. Matanya bengkak sehingga nyaris tidak bisa terbuka, mulutnya merah dan mengelupas. Dokter yang bertugas hari itu menjelaskan bahwa itu bukan alergi tetapi infeksi kulit," tulisnya di Facebook.

Menurut dokter, bayinya mengalami infeksi kulit yang disebut impetigo dan sindrom kulit melepuh. Kondisi ini disebabkan oleh kontak fisik terhadap orang yang menderita penyakit tersebut dan air kotor.

"Tetapi penyebab utama penyakit ini adalah kuman karena seseorang menderita penyakit ini. Sehingga bisa menularkannya ke orang lain," tulisnya.

Saat itu dokter mengatakan pengobatan anaknya akan memakan waktu 2 minggu. Setelah mendapat tindakan medis, kulit anaknya yang melepuh perlahan kering dan mengelupas sendiri.

Dalam waktu 5 hari, kondisi anaknya sudah terlihat membaik dan dokter mengizinkannya pulang. Akibat kejadian ini, Murnie pun mulai sangat berhati-hati ketika anaknya digendong atau disentuh oleh orang lain.

Bayi 5 bulan menderita infeksi kulit (Facebook/Munie Suraya)
Bayi 5 bulan menderita infeksi kulit (Facebook/Munie Suraya)

Murnie juga menjelaskan penyakit kulit yang diderita anaknya. Impetigo adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri streptococcus atau staphylococcus.

Bakteri tersebut masuk ke area kulit yang rusak karena goresan atau masalah kulit lainnya. Penyakit ini biasa terjadi pada anak-anak dan mudah menyebar ke orang lain.

Sindrom kulit melepuh adalah infeksi kulit serius yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini menghasilkan racun eksfoliatif yang menyebabkan lapisan luar kulit membengkak dan mengelupas, seperti luka bakar.

Sindrom kulit melepuh ini termasuk penyakit kulit langka yang sering menyerang anak-anak di bawah usia 6 tahun, terutama bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Balita Peluk Jenazah Ayah 3 Hari Tanpa Minum, Ini Bahaya Dehidrasi!

Viral Balita Peluk Jenazah Ayah 3 Hari Tanpa Minum, Ini Bahaya Dehidrasi!

Health | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 09:39 WIB

Viral ART Cekoki Bayi Obat Citirizine Agar Tertidur, Apa Fungsi Sebenarnya?

Viral ART Cekoki Bayi Obat Citirizine Agar Tertidur, Apa Fungsi Sebenarnya?

Health | Kamis, 15 Agustus 2019 | 19:50 WIB

Viral Pembantu Cekoki Bayi 4 Bulan Obat Tidur, Padahal Bisa Berujung Fatal!

Viral Pembantu Cekoki Bayi 4 Bulan Obat Tidur, Padahal Bisa Berujung Fatal!

Health | Kamis, 15 Agustus 2019 | 18:35 WIB

Tak Hanya pada Anak, Dermatitis Atopik Juga Serang Orang Dewasa dan Lansia

Tak Hanya pada Anak, Dermatitis Atopik Juga Serang Orang Dewasa dan Lansia

Health | Kamis, 15 Agustus 2019 | 07:50 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB