Viral ART Cekoki Bayi Obat Citirizine Agar Tertidur, Apa Fungsi Sebenarnya?

Kamis, 15 Agustus 2019 | 19:50 WIB
Viral ART Cekoki Bayi Obat Citirizine Agar Tertidur, Apa Fungsi Sebenarnya?
Pembantu cekoki obat tidur ke bayi. (Instagram/@febevierza913)

Suara.com - Media sosial kembali dihebohkan dengan kisah pengguna Instagram Vierza Belinna yang menceritakan kejahatan asisten rumah tangga (ART) kepada buah hatinya, Great, yang masih berusia empat bulan.

Melalui unggahan Instagram Story, Vierza menceritakan bagaimana sang ART menambahkan obat jenis cetirizine ke dalam susu sang anak. Tujuannya agar sang anak tertidur pulas.

Benar saja, setiap Vierza pulang dari bekerja, ia dan suami selalu mendapati Great sudah tertidur pulas. Bahkan sama sekali tidak terbangun untuk meminta susu hingga keesokan paginya.

Hingga akhirnya ia membaui sisa susu yang terasa aneh.

"Saya buang susu yang sisa si ibu ini buat eh gatau feeling ibu kali ya pengen cium botolnya pas saya cium bau anggur merah dan saya bandingan sama susu yang saya buat baunya ya bau susu karena takut salah saya diemin dua susu itu agak lama ternyata bukan bau susu basi dan baunya memang beda," tulisnya.

Setelah dipastikan ke dokter, ternyata benar bahwa selama ini Great mengonsumsi obat yang dapat membuatnya tertidur pulas.

Melansir Hello Sehat, cetirizine merupakan obat anthihistamin yang berfungsi untuk meredakan gejala alergi seperti gatal-gatal, mata berair, pilek dan mata atau hidung gatal.

Pembantu cekoki obat tidur ke bayi. (Instagram/@@febevierza913)
Pembantu cekoki obat tidur ke bayi. (Instagram/@febevierza913)

Obat ini bekerja dengan menghalangi zat alami histamin yang diproduksi tubuh selama reaksi alergi. Cetirizine tidak dapat mencegah gatal atau mencegah/mengobati reaksi alergi serius (misalnya anafilaktik).

Tentu saja obat ini harus dikonsumsi berdasarkan resep dokter dan harus melihat pertunjuk penggunaan pada brosur yang terteda di dalam kotak.

Baca Juga: Viral Pembantu Cekoki Bayi Cetirizine, Ini Efeknya Jika Diminum Tiap Hari!

Berdasarkan MIMS.com, obat ini hanya diperuntukkan balita usia 2 tahun dan anak-anak dari usia 6 tahun hingga 12 tahun. Selebihnya dianggap mengikuti dosis orang dewasa.

Melansir Drugs.com, cetirizine ini dapat menyebabkan efek samping yang dapat menganggu pemikiran atau reaksi.

Selain efek tersebut, berikut beberapa efek samping lainnya yang dapat terjadi pada orang yang diperbolehkan mengonsumsinya:

- detak jantung yang cepat, berdebar, atau tidak rata.
- kelemahan, tremor (gemetar tak terkendali), atau masalah tidur (insomnia)
- perasaan gelisah yang parah, hiperaktif
- kebingungan
- masalah dengan visi
- buang air kecil kurang dari biasanya atau tidak sama sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI