Janin Cegukan Di Dalam Perut, Haruskah Waspada?

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 28 Agustus 2019 | 10:09 WIB
Janin Cegukan Di Dalam Perut, Haruskah Waspada?
Ilustrasi ibu hamil, janin dalam kandungan. (Shutterstock)

Suara.com - Situasi ini pasti dikenali oleh para ibu hamil, perut berkedut dengan irama konstan dan disertai dengan sensasi seperti ada gerakan dari dalam. Situasi ini bisa berlangsung hanya beberapa menit, tapi juga bisa sampai satu jam non stop. Jangan khawatir, Bu, ini bukan tanda bahaya, melainkan janin lagi cegukan.

Meski rasanya sulit dipercaya, tapi faktanya bayi sudah mulai mengalami cegukan di akhir trimester pertama atau di awal trimester kedua. Namun, seperti dilansir dari laman Babycentre, para bumil ini mungkin tidak akan merasakan cegukannya karena ukuran janin yang masih sangat kecil.

Hingga usia kehamilan mencapai 27 minggu, barulah bumil akan menyadari bahwa ada semacam gerakan menendang dari dalam dengan irama yang konstan dan teratur.

Memang tidak semua bumil merasakan janinnya cegukan di dalam perut. Tapi, bukan berarti hal ini tidak normal. Beberapa bayi mungkin akan mengalami cegukan beberapa kali sehari, dan ada juga bayi yang tidak mengalaminya.

Penyebab janin cegukan belum terlalu jelas, sama halnya seperti penyebab cegukan pada orang dewasa yang tidak terlalu diketahui.

Salah satu teori menyebut bahwa cegukan pada janin berperan dalam proses pematangan paru-paru. Dan, ini juga merupakan refleks yang normal dan bagian dari kehamilan.

Meski tidak berbahaya, banyak bumil mengaku merasa terganggu dengan cegukan janin ini. Sentakan halus di perut, apalagi jika terjadi tengah malam atau menjelang tidur, dapat membuat bumil jadi tidak nyaman dan susah tidur nyenyak.

Nah, beberapa tips yang bisa dilakukan bumil untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat cegukan pada janin. Ini dia:

  • Berbaring di sisi kiri tubuh
  • Menggunakan bantal untuk menopang perut dan mengurangi tekanan dari tulang belakang
  • Mengonsumsi makanan yang bervariasi dan menyehatkan
  • Melakukan olahraga secara moderat
  • Minum banyak air agar tetap terhidrasi
  • Memiliki waktu tidur yang cukup, termasuk tidur siang

Jarang terjadi cegukan pada janin pada menjadi pertanda adanya sesuatu yang serius. Tapi, untuk berjaga-jaga, ingat satu hal ini : Jika janin cegukan terus-menerus nonstop selama lebih dari 1 jam, terjadi setiap hari, dan lebih dari 4 kali sehari, ada baiknya bumil segera menghubungi dokter.

Dikutip dari Medical News Today, cegukan yang terjadi terus-menerus bisa saja terjadi karena adanya tekanan atau putus pada tali pusat atau plasenta. Hal ini menyebabkan pasokan darah dan oksigen ke janin menjadi terbatas atau berhenti sama sekali dalam situasi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada yang Beri Duduk, Ibu Ini Menyusui Bayinya dI Lantai Kereta Kotor

Tak Ada yang Beri Duduk, Ibu Ini Menyusui Bayinya dI Lantai Kereta Kotor

Lifestyle | Selasa, 27 Agustus 2019 | 08:10 WIB

Ini 4 Keuntungan Jika Anda Mengontrol Berat Badan Selama Hamil

Ini 4 Keuntungan Jika Anda Mengontrol Berat Badan Selama Hamil

Health | Senin, 26 Agustus 2019 | 10:31 WIB

4 Vitamin dan Mineral Ini Sangat Penting untuk Ibu Hamil, Catat Ya!

4 Vitamin dan Mineral Ini Sangat Penting untuk Ibu Hamil, Catat Ya!

Health | Jum'at, 23 Agustus 2019 | 15:30 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB