Kasus Guru Honorer Threesome dengan Siswi, Seksolog Jelaskan Risikonya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 08 November 2019 | 13:34 WIB
Kasus Guru Honorer Threesome dengan Siswi, Seksolog Jelaskan Risikonya!
Dua tersangka honorer di Bali ditangkap Polres Buleleng karena melakukan aktivitas seks threesome. [Berita Bali]

Suara.com - Seorang guru honorer, SND (29) bersama kekasihnya yang pegawai honorer di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Buleleng, AAPW (29) ditangkap aparat kepolisian. Sebab, keduanya terlibat praktik hubungan seksual bertiga alias threesome.

Mereka melakukan threesome dengan gadis di bawah umur yang merupakan anak didik SND. Kasat Reskrim Polres Buleleng Ajun Komisaris Vicky Tri Haryanto, mengatakan kedua pelakukan melakukan praktik threesome ini pada 26 Oktober 2019.

Saat itu SND yang merupakan guru SMK memaksa siswinya berinisial V melakukan threesome dengan iming-iming dibelikan baju baru.

"Pelaku pria menginginkan persetubuhan bertiga. Pelaku pria membujuk pelaku wanita untuk mencarikan salah satu siswi. Korban awalnya tidak mau, akhirnya dengan bujuk rayu korban mau menemani ke kos," ujar Vicky seperti diberitakan Beritabali.com-jaringan Suara.com di Mapolres Buleleng pada Kamis (7/11/2019) siang.

AAPW mengakui keinginannya melakukan threesome diakibatkan karena menonton video porno online. Kasus ini pun baru terungkap setelah orang tua V melapor ke polisi pada hari Rabu (6/11) pekan ini.

Hubungan seksual bertiga atau threesome ini tentunya memiliki risiko yang sama dengan hubungan seksual tidak setia. Menurut seksolog dr. Made Oka Negara, ada dua risiko dari hubungan seksual threesome, yakni secara fisik dan psikis.

Dua tersangka honorer di Bali ditangkap Polres Buleleng karena melakukan aktivitas seks threesome. [Berita Bali]
Dua tersangka honorer di Bali ditangkap Polres Buleleng karena melakukan aktivitas seks threesome. [Berita Bali]

Dalam hal ini, orang yang terlibat praktik threesome lebih berisiko tertular penyakit infeksi menular seksual, apabila salah satunya mengidap penyakit tersebut dan hubungan seksual dilakukan tanpa kondom.

"Secara fisik, kemungkinan risiko tertular IMS atau Infeksi Menular Seksual jika ada salah satunya mengidap IMS dan aktivitas threesome tidak menggunakan kondom. Aktivitas threesome memiliki kecenderungan pelakunya memiliki juga kemungkinan beberapa pasangan seksual lain," ujar dr. Made Oka Negara ketika dihubungi Suara.com, Jumat (8/11/2019).

Begitu pula risiko secara psikis apabila adalah salah satu pihak yang melakukannya karena paksaan. Menuru dr. Made Oka, pratik threesome ini bisa menyebabkan distress atau depresi bagi pihak yang dipaksa. Bahkan praktik ini bisa saja menimbulkan traumatik.

Pada intinya, risiko hubungan seksual threesome sama besarnya dengan hubungan seksual tidak setia. Namun, hubungan seksual threesome memiliki risiko tambahan, yakni risiko psikososial.

 dr. Made Oka Negara dalam Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)
dr. Made Oka Negara dalam Media Briefing dan Training: Harmonisasi Program Keluarga Berencana Bali Untuk Kesejahteraan Indonesia' di Hotel Grand Santhi, Denpasar, Bali pada Senin (28/10/2019). (Suara.com/Shevinna Putti Anggraeni)

"Malah ada tambahan risiko psikososial seandainya aktivitas ini ingin diketahui orang dan menimbulkan cap buruk bagi pelakunya," jelasnya.

Dalam kasus guru honorer threesome yang sedang viral kali ini, dr. Made Oka berpendapat bahwa kasus ini bisa berdampak psikososial bagi korbannya, yakni siswi SND yang mendapat paksaan oleh kedua pelaku.

"Karena menjadi viral, hal ini dapat berdampak psikososial buat si siswi yang tidak mudah untuk dipulihkan nanti," tandasnya.

Selain itu, hubungan seksual threesome juga bisa menimbulkan risiko kesehatan fisik lainnya jika dilakukan menggunakan alat bantu seksual, seperti sex toys, penggunaan fetish stuffs (cambuk, rantai, tali ikat) dan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terinspirasi Video Porno, Guru dan Selingkuhan Ajak Anak Muridnya Threesome

Terinspirasi Video Porno, Guru dan Selingkuhan Ajak Anak Muridnya Threesome

Jatim | Jum'at, 08 November 2019 | 13:20 WIB

Guru Honorer Ini Akui Terbujuk Selingkuhannya, Threesome Bareng Anak Didik

Guru Honorer Ini Akui Terbujuk Selingkuhannya, Threesome Bareng Anak Didik

News | Jum'at, 08 November 2019 | 08:43 WIB

Pegawai Honorer di Buleleng Ajak Guru dan Siswi Threesome di Indekos

Pegawai Honorer di Buleleng Ajak Guru dan Siswi Threesome di Indekos

News | Jum'at, 08 November 2019 | 08:20 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB