Cek Fakta: Tidur Setelah Makan Memicu Diabetes?

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 13 November 2019 | 12:57 WIB
Cek Fakta: Tidur Setelah Makan Memicu Diabetes?
Ilustrasi Tidur Setelah Makan Memicu Diabetes? (Shutterstock)

Suara.com - Cek Fakta: Tidur Setelah Makan Memicu Diabetes?

Tidur setelah makan adalah hal yang paling menggoda. Perut kenyang dan tubuh relaks adalah perpaduan sempurna untuk buru-buru memejamkan mata.

Menurut kacamata medis, serangan rasa kantuk sehabis makan terjadi karena berkurangnya stok oksigen dalam aliran darah akibat dipenuhi oleh makanan.

Makanan ini membuat oksigen dalam darah yang mengaliri otak, jadi berkonsenterasi di lambung untuk mengolah makanan.

"Karena pada waktu habis makan, darah kita turun ke bawah, untuk mencerna di lambung, artinya sirkulasi ke atas oksigen berkurang, sehingga memang habis makan ngantuk," ujar Ketua Perkumpulan Indonesia (PERKENI) Jaya, Dr. Em Yunir, Sp. PD-KEMD.

Nah, masalahnya, jika keinginan tidur sehabis makan selalu kita turuti, adakah akibatnya? Ada yang mengatakan kebiasaan itu bisa memicu diabetes, dan itu dibenarkan Dr. Em Yunir.

"Artinya habis makan kenyang, dibawa tidur, jadi kalori yang diserap maksimal jadi tidak dipakai, disimpan sebagai cadangan lemak. Kalau lemaknya tinggi, makin tinggi lemaknya lama-lama akan jadi resistensi insulin, dasarnya jadi diabetes," ungkapnya.

Menurut laki-laki yang juga Kepala Divisi Metabolik Endokrinologi Departemen Penyakit Dalam RSCM ini, pada saat tidur tubuh akan memproduksi gula, mengingat pada saat tidur tubuh tidak mendapat asupan makanan.

Nah, jika sebelum tidur kita masih juga makan, alhasil terjadilah penumpukan gula dari tubuh ditambah kalori dari makanan.

"Kalau dia malem makannya sudah banyak, misalnya 400 kalori, artinya gula di dalam darahnya sudah naik, ditambah lagi makanan yang masuk lagi. Artinya sewaktu dia tidur, jadi tinggi gulanya, dan lama-lama akan jadi masalah terutama di malam hari," jelasnya.

Dr. Em Yunir mengatakan dibutuhkan setidaknya waktu 2 hingga 3 jam untuk makanan diolah tubuh. Jadi rentang waktu itu sebaiknya ditunggu jika ingin tidur setelah makan. Rentang waktu ini juga seharusnya dipikirkan jika ingin makan malam, lalu disesuaikan dengan waktu tidur.

"Setelah masuk makanan, artinya dalam 2 sampai 3 jam masih mau melakukan aktivitas fisik, berarti penyerapan glukosa ke dalam sel jadi lebih optimal. Kalau tidak ada aktivitas fisik yang menyerap kalori, maka kalorinya akan beredar dalam jumlah yang lebih banyak," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Leher Belakang Berwarna Hitam, 90 Persen Menderita Diabetes

Waspada Leher Belakang Berwarna Hitam, 90 Persen Menderita Diabetes

Health | Rabu, 13 November 2019 | 06:00 WIB

5 Penyebab Meninggal Dunia saat Tidur tanpa Gejala Sakit

5 Penyebab Meninggal Dunia saat Tidur tanpa Gejala Sakit

Health | Selasa, 12 November 2019 | 15:49 WIB

Jangan Sering Begadang, Kurang Tidur Malam Bisa Memicu Pertengkaran!

Jangan Sering Begadang, Kurang Tidur Malam Bisa Memicu Pertengkaran!

Health | Minggu, 10 November 2019 | 20:06 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB