Miris, Studi Sebut Masih Ada Guru SD yang Tak Tahu Pedoman Gizi Seimbang

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 18 Desember 2019 | 19:52 WIB
Miris, Studi Sebut Masih Ada Guru SD yang Tak Tahu Pedoman Gizi Seimbang
Ilustrasi diet dengan gizi seimbang, pola makan sehat, panduan makan dengan gizi seimbang. (Shutterstock)

Suara.com - Miris, Studi Sebut Masih Ada Guru SD yang Tak Tahu Pedoman Gizi Seimbang

Di saat informasi kesehatan sudah gencar diberitakan dan disebar luaskan, sebuah fakta miris terungkap dalam temuan studi kecil bahwa pengetahuan tentang gizi seimbang para guru terbilang rendah. Apalagi jika ini diterapkan pada anak murid di sekolah tempat si guru mengajar.

"Jadi di sini kelihatan ada beberapa materi misalnya sumber protein, sumber karbohidrat, mereka sudah cukup bagus. Tapi ada di sini ada yang kurang bagus mengenai pilar gizi seimbang mereka (guru) belum tahu," ujar Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, MPH selaku peneliti Gerakan Nusantara (GerNUS) 2019 di Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2019).

Studi dilakukan di Cianjur, Klaten, dan Magelang yang diikuti 148 guru sebagai peserta dari 75 sekolah dasar (SD). Temuan ini didapat setelah GerNUS melakukan bimbingan teknis (bimtek) dari mutu SD, yakni sebuah bimbingan melalui edukasi gizi dan konsep strategi.

Beruntung, setelah dilakukan menjalani post test alias pemaparan lebih lanjut tentang gizi seimbang melalui 4 pilar, yakni makanan yang beraneka ragam, aktivitas fisik, pola hidup bersih, dan pemantauan berat badan, pengetahuan para guru tentang gizi seimbang langsung melonjak drastis.

"Kemudian asupan buah dari yang rendah, salah satunya juga rendah adalah kebutuhan air dalam sehari. Jadi mereka nggak tahu harus konsumsi 2 setengah liter (air) per hari setelah dikasih tahu mereka langsung mengerti," jelas Prof. Sandra.

"Jadi artinya sebenarnya pengetahuan gizi informasi masih sangat kurang, padahal mereka sangat membutuhkan karena setelah diberi informasi itu terlihat banget peningkatannya di post testnya juga tinggi," lanjutnya.

Harapan terbesar, para guru di masing-masing zona ini setelah paham dan mengerti gizi seimbang bisa menyebarkan lagi pengetahuan ini di sekolah-sekolah sekitar atau guru-guru lainnya. Melihat antusias para guru ini Prof. Sandra percaya cara ini akan sangat efisien.

Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, MPH dari Gerakan Nusantara melakukan studi yang menyebut masih ada guru SD yang tidak paham pedoman gizi seimbang. (Suara.com/Dini Afrianti)
Prof. Dr. drg. Sandra Fikawati, MPH dari Gerakan Nusantara melakukan studi yang menyebut masih ada guru SD yang tidak paham pedoman gizi seimbang. (Suara.com/Dini Afrianti)

"Jadi menurut saya ini sangat tepat karena mereka bisa jadi narasumber informasi gizi ke sesama guru dan saling share ke siswa dan orang tuanya," terangnya.

Tidak hanya bimtek gizi seimbang, GerNUS juga telah melakukan UKS atau peningkatan mutu pendidikan dan sanitasi sekolah di Tangerang dan Batam, dengan 212 guru menjadi perserta dari 154 SD di kabupaten dan kota. Ditambah bimtek keamanan pangan yakni edukasi gizi melalui keamanan pangan seperti jajanan sembarangan di Klaten, Wonosari, dan Purworejo dengan 186 perserta guru dari 60 SD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Otak Manusia Bisa Berubah Jika Tinggal di Kutub Selatan

Waduh! Otak Manusia Bisa Berubah Jika Tinggal di Kutub Selatan

Tekno | Selasa, 17 Desember 2019 | 07:47 WIB

Berapa Banyak Ibu Hamil Boleh Makan Durian? Ini Saran Ahli Gizi

Berapa Banyak Ibu Hamil Boleh Makan Durian? Ini Saran Ahli Gizi

Health | Sabtu, 30 November 2019 | 14:08 WIB

Studi: Rutin Minum Kopi Bisa Turunkan Risiko Kanker Hati

Studi: Rutin Minum Kopi Bisa Turunkan Risiko Kanker Hati

Health | Rabu, 06 November 2019 | 14:42 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB