Keluarga atau Teman Jadi Korban Perkosaan, Psikolog Beri Saran Pendampingan

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 08 Januari 2020 | 16:02 WIB
Keluarga atau Teman Jadi Korban Perkosaan, Psikolog Beri Saran Pendampingan
Ilustrasi: perempuan korban perkosaan. (Shutterstock)

Suara.com - Keluarga atau Teman Jadi Korban Perkosaan, Psikolog Beri Saran Pendampingan

Kejahatan yang dilakukan Reynhard Sinaga menjadi perhatian dunia, setelah ia disebut sebagai pemerkosa terburuk dalam sejarah Inggris. Perhatian juga terpusat pada korban, yang hampir seluruhnya tidak mengetahui dirinya menjadi korban perkosaan.

Sejumlah pengakuan dari korban Reynhard Sinaga pun muncul, dengan rata-rata mengaku trauma dan malu. Bukan tidak mungkin, korban merasa 'dunia runtuh' dan hidup tidak lagi berguna, lalu pilih mengakhiri hidup.

Jika memiliki teman atau keluarga seperti itu, disarankan tidak menghindar. Teman dan keluarga jadi elemen terpenting untuk memberikan dukungan agar korban mampu melewati peristiwa kelam tersebut.

Psikolog Febria Indra Hastati, M.Psi, CH, CHt mengatakan orang sekitar untuk tidak menyalahkan korban. Korban harus diberi dukungan dan selalu didampingi.

"Mereka sendiri (keluarga dan teman dekat) juga justru tidak menyalahkan, karena si korban ini bisa rentan dirinya itulah penyebab kejadian ini, dia bisa menyalahkan dirinya sendiri," ujar Psikolog Febria kepada suara.com, Rabu (8/1/2020).

Bahayanya jika korban sudah menyalahkan diri sendiri, kata psikolog yang berpraktik di Brawijaya Clinic Kemang itu, korban bisa menyakiti diri sendiri hingga mengakhiri hidupnya.

"Saking menyalahkan dirinya sendiri malu bersalah, jadi menyakiti dirinya sendiri atau punya keinginan menyudahi hidupnya itu kan kita nggak kepengen," tuturnya.

Psikolog lulusan Universitas Indonesia ini juga menyebut keluarga dan sahabat harus memberikan rasa aman bagi korban, menawarkan bantuan, seperti mendampingi berkonsultasi ke pakar atau ahli.

baca juga
Ilustrasi perempuan. (Unsplash/Anthony Tran)
Ilustrasi perempuan sedih. (Unsplash/Anthony Tran)

"Berikan bantuan apakah pemeriksaan psikis atau psikologis, karena dalam bantuan itu diperlukan ahli, psikoterapi dan sebagainya, pihak keluarga bisa didampingi juga saat korban berkonsultasi, karena belum tentu korban bisa langsung terbuka," jelasnya.

Sebagai catatan, jangan pernah memaksa korban pemerkosaan untuk bercerita kronologi atau bagaimana peristiwa itu terjadi, karena akan membawa korban kembali pada penghayatan penderitaan yang membuatnya trauma.

Self healing setiap orang berbeda, mungkin tidak akan jadi masalah jika orang tersebut memang berkarakter terbuka. Tapi patut berhati-hati jika orang tersebut tertutup, jadi ada baiknya ditanyakan terlebih dahulu.

"Ada yang cukup terbuka, dia bisa merasa lebih ringan, dia akan merasa terbantu kalau memang ada orang yang mau mendengarkan meski itu sahabat teman atau keluarga," ungkapnya.

"Tapi kalau dia tipikalnya orang yang secara mudah tidak membuka diri, dan justru merasa makin sakit atau makin cemas ketika menceritakan traumanya, sebaiknya tidak dipaksa oleh orang sekitar untuk menceritakan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Reynhard Sinaga Dipulangkan Indonesia, Benarkah?

CEK FAKTA: Reynhard Sinaga Dipulangkan Indonesia, Benarkah?

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 14:07 WIB

Cara Mengetahui Telah Menjadi Korban Pelecehan Seksual dengan Dibius

Cara Mengetahui Telah Menjadi Korban Pelecehan Seksual dengan Dibius

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 13:02 WIB

Ini Pertolongan Pertama Pingsan Karena Obat Bius Seperti GHB

Ini Pertolongan Pertama Pingsan Karena Obat Bius Seperti GHB

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 11:51 WIB

Terkini

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×