Virus Corona Bukan Jenis Baru, Sudah Mengintai Sejak Lama

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 22 Januari 2020 | 09:46 WIB
Virus Corona Bukan Jenis Baru, Sudah Mengintai Sejak Lama
Petugas medis membawa pasien di Rumah Sakit Jinyintan, Kota Wuhan China diduga terinveksi virus korona. (Foto: AFP)

Suara.com - Seorang spesialis dalam epidemi penyakit menular Sir Jeremy Farrar, menduga virus corona yang saat ini tengah merebak sebenarnya bukan jenis baru. Kemungkinan virus ini sudah mengintai binatang dalam hitungan dekade.

Jadi, menurutnya, ini bukanlah virus baru tetapi kemungkinan saat ini baru beradaptasi untuk menginfeksi manusia.

"Ini sama sekali bukan virus baru. Ini sudah menyebar di hewan-hewan di China dan mungkin negara lain di Asia, bisa saja selama bertahun-tahun atau dekade," tutur Sir Jeremy, dilansir Daily Mail.

Sebelumnya, memang telah disebutkan bahwa virus yang belum pernah menginfeksi manusia ini muncul dari sumber hewan, seperti virus mematikan SARS, HIV dan Ebola.

Berdasarkan laporan pemerintah China, penyakit ini awalnya hanya mewabah di pasar hewan laut Huanan di Wuhan, China. Kemudian menyebar ke orang-orang yang berada di luar lingkungan tersebut.

Ilustrasi unggas [Shutterstock]
Ilustrasi unggas [Shutterstock]

Selain hewan laut, ternyata hewan-hewan lain seperti hewan pengerat dan kelelawar juga dijajakan di 'pasar basah' tersebut.

"Ini adalah pasar hewan laut, tetapi juga ada juga hewan-hewan lain yang dijual, dari ayam atau bebek hingga semua jenis hewan," sambungnya.

Ia menambahkan, penyebaran virus yang berujung infeksi dalam pasar hewan campuran adalah hal umum.

Virus, termasuk yang dibawa oleh hewan, disebut akan terus berubah dan dari waktu ke waktu dapat menjadi cukup kuat untuk menginfeksi manusia.

"Terkadang virus ini dapat beradaptasi pada manusia, berkembang biak, dan menyebabkan infeksi pada manusia," lanjutnya lagi.

Secara umum, penyebaran virus dapat terjadi pada manusia ketika mereka menyentuh cairan tubuh hewan terinfeksi, seperti air liur. Namun, hingga kini belum jelas bagaimana virus korona ini ditransmisikan.

Hingga kini, virus yang dijuluki nCoV ini sudah menginfeksi 325 orang di seluruh Asia, yang tersebar di beberapa negara. Dan peningkatannya pun naik enam kali hanya dalam beberapa hari terakhir.

Dari ratusan orang tersebut, 20 di antaranya adalah petugas kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semakin Meluas, Ditemukan Kasus Virus Corona di Amerika Serikat

Semakin Meluas, Ditemukan Kasus Virus Corona di Amerika Serikat

Health | Rabu, 22 Januari 2020 | 08:01 WIB

Virus Korona Mematikan Merebak di China, Korut Larang Turis Masuk

Virus Korona Mematikan Merebak di China, Korut Larang Turis Masuk

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 04:28 WIB

Coronavirus Bisa Mematikan, Begini Penyebarannya Antar Manusia

Coronavirus Bisa Mematikan, Begini Penyebarannya Antar Manusia

Health | Selasa, 21 Januari 2020 | 19:40 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB