Jangan Dikucek, Dokter Beri Tips Pertolongan Pertama Saat Mata Kering

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 29 Januari 2020 | 16:04 WIB
Jangan Dikucek, Dokter Beri Tips Pertolongan Pertama Saat Mata Kering
Ilustrasi kesehatan mata. (Shutterstock)

Suara.com - Jangan Dikucek, Dokter Beri Tips Pertolongan Pertama Saat Mata Kering

Mata kering bisa sangat menjengkalkan. Aktivitas harian bisa terganggu jika mata kering menyerang, baik itu saat bekerja, sekolah, maupun dalam perjalanan.

Pakar kesehatan mata dari RS Mata JEC, dr Nina Asrini Noor, SpM, mengatakan mata kering bisa terjadi ketika intensitas fokus mata sedang tinggi. Akibatnya, seseorang lupa berkedip, yang mengakibatkan mata kering.

"Kalau proses berkedip kita terganggu, kualitas permukaan mata kita terganggu, maka fungsi penglihatan kita pun juga bisa mengalami gangguan. Ketika merasa terganggu dalam waktu yang lama, terjadi gangguan air mata dalam jangka waktu yang lama, tentu ya akhirnya bisa timbul gejala-gejala yang mengarah ke mata kering itu," terang dr Nina, dalam temu media di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020).

Nah ketika mata kering menyerang, dr Nina tidak menganjurkan untuk dikucek. Menurutnya, pertolongan pertama mata kering adalah dengan mengistirahatkan mata dan berkedip.

Misalnya saat sedang menggunakan komputer atau gadget lalu mata terasa gatal, perih, atau tiba-tiba kehilangan fokus, ia menyebut istirahat selama 10 menit bisa sangat membantu.

"Karena mata kering terjadi ketika mata kekurangan air mata. Dengan berkedip jadi air matanya kembali," ujar dr Nina lagi.

Insto Jadi Official Eye Drop Piala Presiden ESports. (Suara.com/M. Reza)
Insto Jadi Official Eye Drop Piala Presiden ESports. (Suara.com/M. Reza)

Jika kebetulan mata kering sudah sangat mengganggu, dr Nina menyebut boleh saja menggunakan tetes mata dengan bahan air mata buatan yang dijual di pasaran.

Weitarsa Hendarto, Senior Vice President Marketing & International Operatuins Combiphar mengataka Insto sebagai market leader yang sudah dipercaya selama 30 tahun memiliki Insto Dry Eyes yang memang ditujukan untuk meredakan gejala mata kering.

"Para gamers biasanya fokus menatap layar sehingga suka kurang berkedip. Ini salah satu penyebab gejala mata kering. Insto ingin meningkatkan kesadaran atas gejala mata kering, seperti kondisi mata sepet, pegal, dan perih," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerhana Matahari Bisa Pengaruhi Kesehatan Mata, Begini Gejalanya!

Gerhana Matahari Bisa Pengaruhi Kesehatan Mata, Begini Gejalanya!

Health | Kamis, 26 Desember 2019 | 14:08 WIB

Solar Retinopathy, Gangguan Kesehatan Mata Akibat Menatap Gerhana Matahari

Solar Retinopathy, Gangguan Kesehatan Mata Akibat Menatap Gerhana Matahari

Health | Kamis, 26 Desember 2019 | 10:18 WIB

5 Manfaat Daun Bawang yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Mencegah Kanker!

5 Manfaat Daun Bawang yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Mencegah Kanker!

Health | Senin, 16 Desember 2019 | 14:07 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB