Hindari Corona Covid-19, Dokter Sebut Banyak Orang Lebay Gunakan Masker

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 20 Februari 2020 | 11:09 WIB
Hindari Corona Covid-19, Dokter Sebut Banyak Orang Lebay Gunakan Masker
Warga turun tangga menggunakan masker di kawasan Pasar Pramuka, Jakarta, Selasa (11/2). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Masyarakat dunia hingga kini belum terbebas dari ancaman virus corona Covid-19. Meski angka kesembuhan meningkat, angka kematian juga masih bertambah. Data per 19 Februari 2020, jumlah kematian mencapai 2012 jiwa.

Nah, untuk mencegah persebaran virus, masker menjadi andalan. Tapi, Prof. dr. Bambang Supriyatno, SpA (K), dokter spesialis anak, mengatakan banyak masyarakat yang terbilang lebay atau berlebihan dalam penggunaan masker, seperti memakai masker di tempat sepi, di rumah, atau saat naik mobil pribadi.

"Ya kalau di rumah buat apa pakai masker? Kalau mau ke mal, rumah sakit berobat, bandara, dan tempat ramai lainnya, ya boleh pakai. Karena kita enggak tahu samping kiri kanan kita bagaimana kondisinya. Tapi kalau ke sekolah naik mobil atau tempat sepi, untuk apa? Lebay," ujar Prof. Bambang saat ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2020).

Alih-alih mengandalkan masker, Prof. Bambang menyarankan melawan virus corona covid-19 dengan sistem kekebalan tubuh alami yang dimiliki manusia. Kekebalan dan daya tahan tubuh ini bisa didapatkan dengan pola hidup yang sehat, seperti cukup istirahat, makan bergizi, dan imunisasi lengkap pada anak.

"Kalau untuk anak begitu, dan tentu dipantau tumbuh kembangnya. Dia naik enggak berat badannya? Dua bulan berturut-turut tidak naik berat badannya, something wrong," ungkapnya.

Tapi, Prof. Bambang juga menyarankan orangtua jangan khawatir berlebihan jika berat badan anak turun. Bisa jadi, itu karena anak sedang diare atau terkena masalah pencernaan.

"Tapi baru satu kali berat badannya turun di bulan ini, ya mungkin dia lagi diare. Nggak usah terlalu khawatir, tunggu aja bulan depan. Bulan depan naik, Alhamdulillah. Kalo nggak naik, ya ke dokter. Terus pemantauannya sampai usia 18 tahun," jelasnya.

Kekhawatiran yang semakin banyak dijumpai Prof. Bambang belakangan adalah, semakin banyak orangtua berbondong-bondong meminta suplemen, vaksin, atau vitamin untuk mencegah corona covid-19. Padahal, jika anak sehat, itu tidak perlu, apalagi hingga kini vaksin atau antivirus Covid-19 juga belum diedarkan.

"Ketika dia tidak membutuhkan, tidak perlu. Artinya ketika anak lagi sehat, untuk apa dan berapa lama. Tapi ketika dia flu dikit, berikan (antivirus flu) di situ," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Covid-19: 75.694 Kasus, 4 WNI ABK Diamond Princess Positif

Update Corona Covid-19: 75.694 Kasus, 4 WNI ABK Diamond Princess Positif

Health | Kamis, 20 Februari 2020 | 09:13 WIB

Anak-anak Cenderung Terlindungi dari Corona Covid-19?

Anak-anak Cenderung Terlindungi dari Corona Covid-19?

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 21:06 WIB

Curi 5.500 Masker saat Wabah Virus Corona, TKI di Hong Kong Dipenjara

Curi 5.500 Masker saat Wabah Virus Corona, TKI di Hong Kong Dipenjara

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 16:51 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB