Dokter Jelaskan Apa yang Terjadi pada Paru-paru Saat Terinfeksi Corona

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Sabtu, 28 Maret 2020 | 21:00 WIB
Dokter Jelaskan Apa yang Terjadi pada Paru-paru Saat Terinfeksi Corona
Ilustrasi virus corona menginfeksi paru-paru. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa waktu yang lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sekitar 80% orang yang terinfeksi Covid-19 pulih tanpa memerlukan perawatan khusus. Hanya ada sekitar satu dari enam orang yang sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas.

Ketika gejala Covid-19 semakin berkembang, atau saat sistem kekebalan tubuh tidak dapat melawan virus, penyakit akan terus berkembang menjadi lebih serius, yang terlihat seperti pneumonia.

Menurut seorang dokter pernapasan dan presiden terpilih dari Royal Australasian College of Physicians, Profesor John Wilson, ada empat kategori besar ketika seseorang terinfeksi SARS-CoV-2.

"Yang paling tidak serius adalah orang-orang yang sub-klinis dan yang memiliki virus tetapi tidak memiliki gejala," jelas Wilson, dikutip dari Guardian.

Berikutnya adalah mereka yang mendapatkan infeksi pada saluran pernapasan bagian atas. Artinya, orang tersebut telah menunjukkan gejala seperti demam, batuk, sakit kepala, atau konjungtivitis (mata merah).

"Orang-orang dengan gejala ringan masih dapat menularkan virus tetapi mungkin tidak menyadarainya."

Kelompok terbesar yang kemungkinan akan terinfeksi Covid-19 dan dirawat di rumah sakit, adalah mereka yang mengembangkan gejala mirip flu, yang sangat menganggu.

Keempat adalah mereka yang akan mengembangkan penyakit parah yang terlihat seperti pneumonia.

"Di Wuhan, hasilnya adalah mereka yang dites positif dan mencari bantuan medis, sekitar 6% menderita penyakit parah."

baca juga
Cuplikan foto dari video 3D paru-paru pasien Covid-19 di Amerika Serikat. [Youtube/Surgical Theater]
Cuplikan foto dari video 3D paru-paru pasien Covid-19 di Amerika Serikat. [Youtube/Surgical Theater]

Bagaimana pneumonia berkembang?

Ketika seseorang terinfeksi mengembangkan batuk dan demam, Wilson mengatakan ini adalah hasil dari infeksi yang telah mencapai pohon bronkial, saluran udara yang menyalurkan udara antara paru-paru dan bagian luarnya.

"Lapisan pohon bronkial menjadi terluka, menyebabkan peradangan. Ini akan mengiritasi saraf di lapisan jalan napas. Hanya setitik debu merangsang batuk."

"Tetapi jika ini memburuk, infeksi akan melewati lapisan jalan napas dan menuju ke bagian pertukaran gas (di antara dinding alveoli dan kapiler), yang berada di ujung saluran pernapasan."

"Jika terinfeksi, bagian ini akan merespons dengan mengeluarkan 'material' peradangan ke dalam kantung udara yang ada di bagian bawah paru-paru kita."

Apabila kantung udara kemudian meradang, Wilson mengatakan kondisi ini menyebabkan lendir dan sel radang 'tumpah' ke paru-paru dan inilah saat pneumonia terjadi.

Ketika paru-paru berisi lendir ini, artinya mereka tidak akan bisa mengalirkan oksigen yang cukup ke aliran darah, mengurangi kemampuan tubuh untuk mendapatkan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.

"Itulah penyebab kematian akibat pneumonia yang umum terjadi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Miris! Warga di 'Paru-Paru Dunia' Justru Kesusahan Bernapas, Salah Siapa?

Miris! Warga di 'Paru-Paru Dunia' Justru Kesusahan Bernapas, Salah Siapa?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Wabah Pes Rusia Bikin Was-was, Pakar Kesehatan Ingatkan Munculnya Bakteri yang Kebal Antibiotik

Wabah Pes Rusia Bikin Was-was, Pakar Kesehatan Ingatkan Munculnya Bakteri yang Kebal Antibiotik

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Tiga Tahun Usai Kebakaran Maui di Hawaii, Abu Api Diduga Masih Ganggu Paru Penyintas

Tiga Tahun Usai Kebakaran Maui di Hawaii, Abu Api Diduga Masih Ganggu Paru Penyintas

Health | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

Bahaya Kabut Asap Karhutla: Bisa Turunkan Fungsi Paru hingga Picu Kanker

News | Jum'at, 18 September 2026 | 17:00 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Partikel Abu Krakatau Bisa Masuk Alveolus Paru, Ini 5 Bahaya dan Cara Mencegahnya!

Partikel Abu Krakatau Bisa Masuk Alveolus Paru, Ini 5 Bahaya dan Cara Mencegahnya!

News | Senin, 07 September 2026 | 10:35 WIB

Paru-Paru Dunia Tak Sehat, Tanah Emas Tak Kaya: Ada Apa dengan Indonesia?

Paru-Paru Dunia Tak Sehat, Tanah Emas Tak Kaya: Ada Apa dengan Indonesia?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 11:00 WIB

Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?

Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 07:55 WIB

Paru-Paru Dunia dalam Kepungan Asap: Hak Bernapas di Tengah Krisis Karhutla

Paru-Paru Dunia dalam Kepungan Asap: Hak Bernapas di Tengah Krisis Karhutla

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Terkini

4 Shio Paling Hoki Hari Ini 2 November 2026, Apakah Kamu Termasuk?

4 Shio Paling Hoki Hari Ini 2 November 2026, Apakah Kamu Termasuk?

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 07:14 WIB

JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela

JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 07:07 WIB

Bertolak ke Sulbar, Gibran akan Hadiri 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang hingga Tinjau RSUD

Bertolak ke Sulbar, Gibran akan Hadiri 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang hingga Tinjau RSUD

News | Senin, 02 November 2026 | 07:04 WIB

KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi

KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi

Batam | Senin, 02 November 2026 | 07:03 WIB

TPA Degayu Pekalongan Terbakar, Api Meluas hingga 1,5 Hektare

TPA Degayu Pekalongan Terbakar, Api Meluas hingga 1,5 Hektare

Foto | Senin, 02 November 2026 | 07:00 WIB

Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 06:52 WIB

Alicia's Law Tayang 11 November di Netflix, Adaptasi Serial The Good Wife

Alicia's Law Tayang 11 November di Netflix, Adaptasi Serial The Good Wife

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 06:50 WIB

Jakarta Barat hingga Jakarta Timur Diprakirakan Turun Hujan Sore Ini

Jakarta Barat hingga Jakarta Timur Diprakirakan Turun Hujan Sore Ini

News | Senin, 02 November 2026 | 06:48 WIB

Respons Arteta usai Bawa Arsenal Akhiri Kutukan 14 Tahun di Anfield

Respons Arteta usai Bawa Arsenal Akhiri Kutukan 14 Tahun di Anfield

Bola | Senin, 02 November 2026 | 06:37 WIB

Hancurkan Lion City Sailors 6-1, Taktik Jacksen F Tiago Bawa Wakil RI Guncang Singa Cup 2026

Hancurkan Lion City Sailors 6-1, Taktik Jacksen F Tiago Bawa Wakil RI Guncang Singa Cup 2026

Bola | Senin, 02 November 2026 | 06:29 WIB

×