Simak, Beda Risiko Komplikasi Pasien Diabetes Tipe 1 dan 2 karena Covid-19

M. Reza Sulaiman, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 09 April 2020 | 07:45 WIB
Simak, Beda Risiko Komplikasi Pasien Diabetes Tipe 1 dan 2 karena Covid-19
Ilustrasi pasien diabetes (shutterstock)

Suara.com - Simak, Beda Risiko Komplikasi Pasien Diabetes Tipe 1 dan 2 karena Covid-19

Pasien diabetes adalah orang yang rentan dan berisiko tinggi mengalami komplikasi bila terinfeksi virus corona Covid-19.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang dengan diabetes yang terinfeksi virus corona Covid-19 akan berisiko tinggi menderita penyakit serius, seperti pneumonia. Mereka juga akan berisiko 7 persen meninggal dunia.

Adapun dua jenis utama diabetes, yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2. Penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2 dilansir oleh diabetes.org, memiliki risiko yang berbeda terhadap virus corona Covid-19.

Secara umum dilansir oleh diabetes.org, ahli kesehatan belum memahami penyebab virus corona Covid-19 bisa menimbulkan risiko berbeda antara penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Tetapi, kedua jenis diabetes ini memang sangat bervariasi tergantung pada usia, risiko komplikasi dan cara penderita mengontrol gula darahnya.

Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Orang yang sudah mengalami masalah kesehatan terkait diabetes sudah pasti kondisinya akan lebih buruk ketika terinfeksi virus corona Covid-19. Berbeda dengan penderita diabetes jenis apapun yang dinyatakan lebih sehat atau gula darahnya masih terkontrol.

Selain itu, orang dengan diabetes juga akan mengalami peningkatan risiko DKA (diabetic ketoacidosis), yang biasanya dialami oleh orang dengan diabetes tipe 1.

DKA dapat membuat orang sulit untuk mengelola asupan cairan dan kadar elektrolitnya, terutama dalam mengelola sepsisnya. Sepsis dan syok septik adalah komplikasi paling serius yang biasa dialami oleh beberapa orang dengan COVID-19.

baca juga

Jika gula darah Anda tinggi (lebih dari 240 mg / dl) selama lebih dari 2 kali berturut-turut, segera periksakan keton untuk menghindari DKA.

Adapun perbedaan antara diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2 yang perlu Anda ketahui seperti yang dilansir oleh healthline.com, antara lain:

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Diabetes tipe 1

Diabetes tipe 1 paling sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Sekitar 10 persen dari semua penderita diabetes memiliki diabetes tipe 1.

Diabetes tipe 1 termasuk autoimun yang mana sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel beta pankreas. Kondisi ini menyebabkan produksi insulin sedikit atau tidak ada sama sekali.

American Diabetes Association menyarankan orang dengan diabetes tipe 1 memeriksa keton setiap 4-6 jam ketika sakit.

Diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 adalah bentuk diabetes yang paling umum, terhitung ada sekitar 90-95 persen dari semua kasus. Pada diabetes tipe 2, tubuh tidak akan menghasilkan insulin yang cukup atau tidak bisa menggunakan insulin dengan baik karena resistensi insulin.

Kebanyakan orang dengan diabetes tipe 2 membutuhkan pil untuk menjaga kadar gula darahnya normal. Jika penderita diabetes tipe 2 terinfeksi corona Covid-19, mereka perlu konsultasi dengan dokter mengenai pengobatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda

Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 12:05 WIB

Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?

Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:51 WIB

Kenali Tanda Diabetes Tipe 1 pada Anak, Orang Tua Wajib Waspada!

Kenali Tanda Diabetes Tipe 1 pada Anak, Orang Tua Wajib Waspada!

Lifestyle | Rabu, 10 September 2025 | 18:02 WIB

Gak Cuma Bikin Perut Lega, Fart Walk Punya 5 Manfaat Kesehatan Ini!

Gak Cuma Bikin Perut Lega, Fart Walk Punya 5 Manfaat Kesehatan Ini!

Lifestyle | Kamis, 15 Mei 2025 | 16:03 WIB

7 Tanaman Obat untuk Diabetes Tipe 2 yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan

7 Tanaman Obat untuk Diabetes Tipe 2 yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan

Health | Kamis, 17 April 2025 | 12:59 WIB

Strategi Cerdas Pasien Diabetes Menikmati Lebaran Tanpa Khawatir

Strategi Cerdas Pasien Diabetes Menikmati Lebaran Tanpa Khawatir

Health | Selasa, 25 Maret 2025 | 16:59 WIB

Cegah Penyakit Diabetes Tipe 1, IDI Barito Selatan Berikan Informasi Pengobatan

Cegah Penyakit Diabetes Tipe 1, IDI Barito Selatan Berikan Informasi Pengobatan

Health | Rabu, 18 Desember 2024 | 14:10 WIB

Jenis-jenis Diabetes dan Cara Mencegahnya, Tipe 2 Paling Banyak di Dunia!

Jenis-jenis Diabetes dan Cara Mencegahnya, Tipe 2 Paling Banyak di Dunia!

Health | Kamis, 21 November 2024 | 05:15 WIB

Obat Diabetes Tipe 2 Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke? Ini Faktanya

Obat Diabetes Tipe 2 Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Stroke? Ini Faktanya

Health | Rabu, 13 November 2024 | 16:53 WIB

Puasa Terbatas Waktu Bantu Kendalikan Gula Darah Penderita Diabetes? Ini Faktanya

Puasa Terbatas Waktu Bantu Kendalikan Gula Darah Penderita Diabetes? Ini Faktanya

Health | Selasa, 29 Oktober 2024 | 10:15 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×