Peneliti Menemukan Ratusan Mutasi Virus Corona, Apa Dampaknya?

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 09 Mei 2020 | 03:00 WIB
Peneliti Menemukan Ratusan Mutasi Virus Corona, Apa Dampaknya?
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Suara.com - Para peneliti di Amerika Serikat dan Inggris telah mengidentifikasi ratusan mutasi pada virus yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Melansir dari BBC, sayangnya para peneliti belum tahu dampaknya bagi penyebaran virus dan seberapa efektif vaksin yang dikembangkan. Mereka masih menimbang tentang mutasi mana yang benar-benar mengubah keparahan atau infeksi penyakit.

Penelitian awal dari AS telah menyarankan satu mutasi khusus, yakni D614G menjadi mutasi dominan yang dapat membuat Covid-19 lebih menular. Tetapi penelitian tersebut belum ditinjau oleh ilmuwan lain dan diterbitkan secara resmi.

Para peneliti, dari Los Alamos National Laboratory di New Mexico, telah melacak perubahan pada lonjakan virus. Mereka menggunakan database yang disebut Inisiatif Global untuk Berbagi Semua Data Influenza (GISAID).

Para peneliti itu mencatat tampaknya ada sesuatu tentang mutasi khusus yang membuatnya tumbuh lebih cepat, tapi dampak pada risiko keparahan belum jelas.

Tim peneliti menganalisis data Inggris dari pasien Covid-19 di Sheffield. Mereka menemukan pasien dengan mutasi virus yang memiliki jumlah yang lebih besar dalam sampel. Namun mereka tidak menemukan bukti bahwa orang-orang menjadi lebih sakit atau tinggal di rumah sakit lebih lama karena mutasi tersebut.

Novel Coronavirus. (Shutterstock)
Novel Coronavirus. (Shutterstock)

Studi lain dari Universitas College London (UCL) mengidentifikasi 198 mutasi berulang terhadap virus corona baru.

"Mutasi pada diri mereka sendiri bukanlah hal yang buruk dan tidak ada yang menyatakan, bahwa SARS-CoV-2 bermutasi lebih cepat atau lebih lambat dari yang diharapkan," kata Profesor Francois Balloux.

"Sejauh ini, kita tidak bisa mengatakan apakah SARS-CoV-2 menjadi lebih atau kurang mematikan dan menular dengan mutasi tertentu," tambahnya.

Sebuah studi dari Universitas of Glasgow, yang juga menganalisis mutasi, mengatakan perubahan mutasi tidak membuat virus menjadi berbeda.

Meski tidak begitu berdampak pada penyebaran maupun keparahan, mutasi virus berpengaruh pada vaksin. Pemantauan perubahan kecil pada struktur virus menjadi penting dalam memahami pengembangan vaksin.

Sebagai contoh, virus flu bermutasi sangat cepat sehingga vaksin harus disesuaikan setiap tahun untuk menangani strain virus spesifik yang beredar.

Banyak dari vaksin Covid-19 yang saat ini dalam pengembangan. Kebanyakan menggunakan metode dengan menargetkan lonjakan virus yang khas, yakni membuat tubuh mengenali elemen unik lonjakan virus.

Jika lonjakan itu berubah, vaksin yang dikembangkan dengan cara ini bisa menjadi kurang efektif.

Dr Lucy van Dorp, rekan penulis studi UCL mengatakan dapat menganalisis sejumlah besar genom virus bisa sangat berharga untuk upaya pengembangan obat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahap Keempat Donasi Nurani Astra: Paket Sembako Susul Ventilator dan Truk

Tahap Keempat Donasi Nurani Astra: Paket Sembako Susul Ventilator dan Truk

Otomotif | Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:15 WIB

Singapura dan Filipina Laporkan Kenaikan Kasus Virus Corona

Singapura dan Filipina Laporkan Kenaikan Kasus Virus Corona

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:03 WIB

Komnas HAM Usul Warga Ibadah di Masjid Disanksi Kubur Jenazah Covid-19

Komnas HAM Usul Warga Ibadah di Masjid Disanksi Kubur Jenazah Covid-19

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:01 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB