Corona Covid-19 akan Hilang Sebelum Vaksin Ditemukan? Peneliti Beber Fakta

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 19 Mei 2020 | 09:15 WIB
Corona Covid-19 akan Hilang Sebelum Vaksin Ditemukan? Peneliti Beber Fakta
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Corona Covid-19 akan Hilang Sebelum Vaksin Ditemukan? Peneliti Beber Fakta.

Virus corona baru atau Covid-19 disebut akan melemah dan hilang sendiri sebelum vaksin berhasil ditemukan. Hal itu disampaikan oleh Dr. Giuseppe Remuzzi, Direktur Institut Penelitian Negosiasi Farmakologis Mario Negri di Milan.

"Mungkin menghilang sebelum penemuan vaksin untuk menghentikan penyebarannya, karena potensinya telah mulai melemah dari hari ke hari," kata dokter Italia terkemuka seperti dilansir dari Al Arabiya.

Namun, sebagian besar komunitas medis telah memperingatkan bahwa virus itu sekarang endemik di dalam populasi, yang berarti tidak akan hilang dengan sendirinya.

Banyak ahli yang juga mulai memperingatkan "gelombang kedua" ketika sebagian dunia mulai melonggarkan pembatasan fisik.

Sementara yang lain berpendapat bahwa kehidupan mungkin tidak sepenuhnya kembali normal sampai vaksin dikembangkan.Remuzzi tampaknya tidak setuju dengan pandangan ini.

Menurutnya, penyakit ini berkurang tingkat keparahannya pada orang yang baru terinfeksi dibandingkan dengan orang yang terinfeksi sebulan yang lalu.

Dr. Giuseppe Remuzzi juga menambahkan bahwa jumlah orang yang membutuhkan perawatan intensif di Italia juga semakin berkurang.

Remuzzi mengatakan bahwa dia tidak tahu mengapa coronavirus yang mematikan kehilangan potensinya.

Namun Dr. Giuseppe Remuzzi menyatakan, orang mungkin telah mengembangkan kekebalan terhadapnya, yang dapat mengarah pada pemberantasannya sebelum pengembangan vaksin.

"Jika keadaan terus berevolusi seperti sekarang, wabah dapat berhenti," tambahnya.

Seperti diketahui, dua cara bagi populasi untuk mengembangkan kekebalan terhadap virus adalah melalui vaksin atau kekebalan kawanan (herd imunity), yang terakhir telah menjadi bahan perdebatan di komunitas medis.

Sementara kompetisi untuk mengembangkan vaksin juga masih terus dilakukan. 

Seorang dokter umum di Strachur Medical Practice di Skotlandia mengatakan kepada Al Arabiya English bahwa konsep kekebalan kawanan alias herd immunity adalah "langka di alam."

Sementara itu, seorang ahli onkologi di Fakultas Kedokteran Universitas Pennsylvania dan salah satu arsitek Obamacare mengatakan bahwa kenormalan tidak akan kembali dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS dan China Dukung Evaluasi Independen WHO Soal Penanganan COVID-19

AS dan China Dukung Evaluasi Independen WHO Soal Penanganan COVID-19

News | Senin, 18 Mei 2020 | 22:31 WIB

Novartis Sebut Vaksin Covid-19 Baru Siap pada Akhir 2021

Novartis Sebut Vaksin Covid-19 Baru Siap pada Akhir 2021

Health | Senin, 18 Mei 2020 | 09:34 WIB

Bos Farmasi: Butuh Dua Tahun Untuk Temukan Vaksin Covid-19

Bos Farmasi: Butuh Dua Tahun Untuk Temukan Vaksin Covid-19

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 16:45 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB