Kabar Baik, Sudah 1.780 Pasien Sembuh Setelah Dirawat di RSD Wisma Atlet

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 13:24 WIB
Kabar Baik, Sudah 1.780 Pasien Sembuh Setelah Dirawat di RSD Wisma Atlet
Sejumlah petugas menyiapkan peralatan medis yang akan digunakan untuk Rumah Sakit Darurat penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kabar Baik, Sudah 1.780 Pasien Sembuh Setelah Dirawat di RSD Wisma Atlet

Jumlah pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran masih mengalami kenaikan. Jika saat pertama kali dibuka pada sekitar akhir Maret jumlah pasien yang dirawat sekitar 500 orang. Namun terus melonjak hingga hari ini.

"Data yang kita buat dalam pendataan memang grafiknya dari sekarang rata-rata 500 menjadi 800, 900, sekarang sudah di atas 1.000," kata Kakasdem Jayakarta Kolonel CKM dr. Donny Guntur dalam siaran langsung pada kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (21/5/2020).

Sejak awal dibuka hingga saat ini, pasien yang sudah dipulangkan dari Wisma Atlet sekitar 1.780 orang.

"Memang sekarang pasien sudah cukup banyak. Ada di wisma atlet, RS darurat covid-19 Wisma Atlet namanya, ada 1.018 yang dirawat dengan konfirm (positif Covid-19) ada 700 saat ini. Kalau sejak awal pembukaan sampai hari ini mungkin sudah 3.700," tambahnya.

Ia mengatakan bahwa pasien yang datang ke Wisma Atlet bukan hanya berasal dari Jakarta. Selain itu ada pula yang datang karena keinginan sendiri atau juga karena rujukan dari rumah sakit sebelumnya.

"Karena waktu itu rumah sakit umum rata-rata sudah full. Sehingga mereka dikhususkan yang berat. Sedangkan yang ringan dan sedang dikirim ke Wisma Atlet," jelasnya.

Dari tujuh tower yang ada di Wisma Atlet baru tiga yang dipergunakan, kata Donny. Yaitu tower 4 dan 7 yang dipergunakan untuk ruang rawat pasien. Sementara tower 3 digunakan sebagai asrama para tenaga medis.

Rencananya dalam waktu dekat tower 6 akan juga dibuka untuk penggunaan ruang pasien. Namun hingga saat ini masih dalam persiapan.

"Tower 6 dalam proses rehab dari wisma ke rumah sakit. Pengerjaan sudah 96 persen. Tinggal pembenahan, pembersihan, dan pengisian alat kesehatan," ucapnya.

Donny mengingatkan, belum adanya penurunan jumlah pasien di Wisma Atlet perlu menjadi perhatian bagi masyarkat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dari masyarakat.

"Tetap ikuti protokol kesehatan yang didengungkan oleh pemerintah. Seperti pakai masker, rutin cuci tangan, jangan keluar rumah, dan jaga jarak," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menag Beberkan Data Intelijen, Kasus Covid-19 Naik saat Lebaran Jika...

Menag Beberkan Data Intelijen, Kasus Covid-19 Naik saat Lebaran Jika...

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 12:33 WIB

Nasib Liga Tak Jelas, David Silva Bingung Soal Masa Depannya di Man City

Nasib Liga Tak Jelas, David Silva Bingung Soal Masa Depannya di Man City

Bola | Kamis, 21 Mei 2020 | 12:25 WIB

Studi: Monyet Tunjukkan Reaksi Antibodi setelah Infeksi Kedua dan Vaksin

Studi: Monyet Tunjukkan Reaksi Antibodi setelah Infeksi Kedua dan Vaksin

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 12:25 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB