Manjur untuk Pasien Covid-19, Obat Herbal Indonesia Akan Diteliti Oleh IAI

M. Reza Sulaiman

Senin, 15 Juni 2020 | 19:53 WIB
Manjur untuk Pasien Covid-19, Obat Herbal Indonesia Akan Diteliti Oleh IAI
Ilustrasi obat herbal Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) mengatakan obat herbal Indonesia memiliki potensi untuk digunakan dalam pengobatan virus Corona Covid-19 yang saat ini sedang menjadi pandemi.

Prof Dr dr Keri Lestari, Apt, MSi dari Satgas Covid-19 PP IAI mengatakan saat ini pihaknya telah menyerahkan tiga proposal penelitian kepada Kemenristek/BRIN. Dua di antaranya merupakan penelitian tentang jamu yang diharapkan bisa menjadi obat fitofarmaka.

Dalam proposal ini diajukan dua produk yaitu TehDia dan VipAlbumin. TehDia yang mengandung Camellia sinensis dan Stevia diketahui memiliki aktivitas farmakologi sebagai antidiabetik, antihipertensi, antihiperlipidemia, antiobesitas, antikanker, antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, antivirus, dan mampu meningkatkan fungsi hati dan ginjal.

Sedangkan VipAlbumin yang berisi ekstrak ikan gabus memiliki aktivitas farmakologi sebagai antiinflamasi, khususnya menurunkan sitokin proinflamasi.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manfaat pemberian TehDia dan VipAlbumin sebagai pengobatan ajuvan pada pasien Covid-19, khususnya dalam menurunkan sitokin proinflamasi, mempercepat perbaikan klinis, mengurangi tingkat kematian dan memperpendek masa rawat inap dan mengurangi risiko penularan Covid-19.

"Kami mengkolaborasikan perguruan tinggi farmasi, perusahaan jamu, GP jamu, GP farmasi, perusahaan IT, BPOM, dan Ditjen Farmalkes Kementerian Kesehatan RI dan dalam 2 minggu menghasilkan 3 proposal yang telah dikirimkan ke Kemristek BRIN," ungkap Keri Lestari dari Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran, melalui siaran pers yang diterima Suara.com.

Tiga proposal tersebut telah diikutsertakan dalam Program Konsorsium Riset dan Inovasi untuk Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengakselerasi pengembangan riset dan inovasi teknologi di Indonesia melalui pendanaan riset dan inovasi bagi para peneliti.

Menurut Keri, kolaborasi yang dilakukan ini diharapkan akan mampu memberikan sumbangsih kepada pemerintah, dalam upaya mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum PP Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Drs Nurul Falah Eddy Pariang, Apt, mengatakan potensi alam Indonesia yang sangat kaya merupakan modal utama pengembangan obat herbal asli Indonesia.

"Rasanya salah bangsa ini kalau kita tidak menggunakan jamu atau produk berbahan alam Indonesia guna meningkatkan kesehatan diri kita. Ini jelas potensi alam kita, ini jelas warisan leluhur bangsa kita, maka semestinya kitalah yang harus memanfaatkan dan menjunjung tinggi warisan leluhur kita," tuturnya.

baca juga

Ia mengatakan ilmuwan Indonesia yang melakukan penelitian tentang khasiat jamu dan obat herbal asli Indonesia. Sayangnya, jamu Indonesia dinilai masih kalah populer dari jamu Tiongkok.

"Saya kira sudah saatnya Pemerintah untuk mengangkat martabat jamu tidak dalam tataran lip service tetapi langkah nyata membina perusahaan jamu, meregulasi perusahaan jamu dan berpihak kepada jamu, termasuk mendorong dan membiayai uji klinik jamu sehingga mendapatkan evidence-based untuk pengobatan yang bisa dijajarkan dengan sediaan farmasi atau obat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konten Soal Penyakit TBC Dianggap Menyesatkan, Bude Wellness Tuai Kritik Dokter

Konten Soal Penyakit TBC Dianggap Menyesatkan, Bude Wellness Tuai Kritik Dokter

Entertainment | Minggu, 15 Maret 2026 | 15:00 WIB

5 Merek Obat Herbal untuk Nyeri Sendi, Cocok untuk Lansia yang Alami Pengapuran

5 Merek Obat Herbal untuk Nyeri Sendi, Cocok untuk Lansia yang Alami Pengapuran

Lifestyle | Selasa, 06 Januari 2026 | 16:00 WIB

Asosiasi Ini Soroti Peran Akuntan dalam Pelaporan Keberlanjutan dan Transparansi ESG

Asosiasi Ini Soroti Peran Akuntan dalam Pelaporan Keberlanjutan dan Transparansi ESG

Bisnis | Selasa, 16 Desember 2025 | 10:03 WIB

5 Pilihan Obat Batu Ginjal Berbahan Herbal, Aman untuk Kesehatan Ginjal dan Ampuh

5 Pilihan Obat Batu Ginjal Berbahan Herbal, Aman untuk Kesehatan Ginjal dan Ampuh

Health | Rabu, 05 November 2025 | 18:01 WIB

WHO Apresiasi Kemajuan Indonesia dalam Pengembangan Obat Herbal Modern

WHO Apresiasi Kemajuan Indonesia dalam Pengembangan Obat Herbal Modern

Health | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 14:20 WIB

5 Obat Herbal Atasi Demam, Aman Dikonsumsi Saat Cuaca Tak Menentu!

5 Obat Herbal Atasi Demam, Aman Dikonsumsi Saat Cuaca Tak Menentu!

Health | Rabu, 20 Agustus 2025 | 07:15 WIB

7 Tanaman Obat untuk Diabetes Tipe 2 yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan

7 Tanaman Obat untuk Diabetes Tipe 2 yang Terbukti Ampuh Menurut Riset Kesehatan

Health | Kamis, 17 April 2025 | 12:59 WIB

4 Ramuan Warisan Nenek Moyang yang Terbukti Redakan Depresi Ringan

4 Ramuan Warisan Nenek Moyang yang Terbukti Redakan Depresi Ringan

Health | Rabu, 16 April 2025 | 12:47 WIB

7 Ramuan Ajaib dari Alam untuk Atasi Anak Susah Makan

7 Ramuan Ajaib dari Alam untuk Atasi Anak Susah Makan

Health | Rabu, 16 April 2025 | 12:51 WIB

7 Obat Herbal Indonesia yang Terbukti Ampuh Atasi Stres dan Kecemasan

7 Obat Herbal Indonesia yang Terbukti Ampuh Atasi Stres dan Kecemasan

Health | Selasa, 15 April 2025 | 13:42 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×