Wanita Lebih Berisiko Alami Kesepian daripada Pria, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 17 Juni 2020 | 13:58 WIB
Wanita Lebih Berisiko Alami Kesepian daripada Pria, Ini Alasannya!
Ilustrasi lelaki sedang menyendiri. (sumber: Visualphotos)

Suara.com - Sebuah laporan menyatakan bahwa kaum muda lebih mungkin mengalami kesepian daripada orang tua. Tapi, rasa kesepian ini juga bisa berkaitan dengan faktor usia, beban hidup dan gender.

Fakta terbaru dilansir dari Times of India, menemukan wanita cenderung memiliki lebih banyak tanggung jawab daripada pria. Karena itu, wanita lebih mungkin mengalami kesepian daripada pria.

Studi ini dilakukan oleh University of Essex, yang menyoroti bahwa wanita bisa menghadapi lebih banyak masalah kesehatan mental daripada pria selama masa pandemi virus corona Covid-19.

Studi ini juga mencari tahu penyebab lebih banyak orang yang mengalami masalah kesehatan mental daripada sebelumnya, yang mana mulanya 7 persen meningkat jadi 18 persen selama pandemi virus corona.

Pada wanita, angka kasus kesehatan mental meningkat dari 11 persen menjadi 27 persen selama masa isolasi mandiri. Tingginya risiko wanita mengalami kesepian atau masalah kesehatan mental lainnya ini dipengaruhi oleh pekerjaan rumah tangga, anak-anak dan pekerjaannya sendiri.

Rasa kesepian melanda usia atau periode orang tertentu. (Shutterstock)
Rasa kesepian melanda usia atau periode orang tertentu. (Shutterstock)

Para peneliti pun telah melakukan wawancara online untuk menilai pola perilaku wanita. Sebanyak 34 persen wanita mengatakan kadang-kadang mereka merasa kesepian, 11 persen mengaku sangat kesepian dibandingkan pria dan 6 persen mengaku cukup kesepian.

Sebelumnya, ini bukan penelitian pertama yang menyoroti tekanan luar biasa pada wanita. Karena itu, para ahli meminta pria untuk berkontribusi secara setara dalam pekerjaan rumah tangga.

Pada dasarnya, tugas wanita adalah membesarkan anak, menyelesaikan tugas-tugas rumah hingga merawat anak. Dalam hal itu, pria perlu membantu istrinya jika terlihat kesulitan atau merasa turut bertanggung jawab.

Perlu dipahami pula kesepian bukan suatu kondisi yang bisa diabaikan terus-menerus. Rasa kesepian yang mendalam itu mendorong seseorang untuk melakukan hal berbahaya, seperti bunuh diri.

baca juga

Meski begitu, penelitian tentang rasa kesepian lebih tinggi pada wanita masih membutuhkan tinjauan lebih dalam. Peneliti membutuhkan pria lebih banyak yang bersedia memikul tanggung jawab.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berisiko Sebarkan Covid-19, Tutup Dudukan Toilet sebelum Menyiram!

Berisiko Sebarkan Covid-19, Tutup Dudukan Toilet sebelum Menyiram!

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 13:21 WIB

Terus Menanjak, Korban Meninggal Virus Corona di Iran Tembus 9.000

Terus Menanjak, Korban Meninggal Virus Corona di Iran Tembus 9.000

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 12:55 WIB

Ampuh Ringankan Gejala Virus Corona, Seperti Apa Obat Dexamethasone?

Ampuh Ringankan Gejala Virus Corona, Seperti Apa Obat Dexamethasone?

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 11:44 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×