Meski Ada Vaksin Corona, AS Sulit Untuk Terapkan Herd Immunity, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 01 Juli 2020 | 17:25 WIB
Meski Ada Vaksin Corona, AS Sulit Untuk Terapkan Herd Immunity, Kenapa?
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Para peneliti di seluruh dunia masih terus berusaha menemukan vaksin yang potensial untuk virus corona atau Covid-19. Namun, meski vaksin itu tersedia, Amerika Serikat (AS) mungkin tidak akan bisa mencapai herd imunity atau kekebalan kelompok. Mengapa?

Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, mengatakan walau hanya sebagian dari populasi yang menolaknya, hal itu dapat membahayakan upaya negara untuk memerangi COVID-19. Oleh karena itu penting mendorong mayoritas warga untuk mendapatkan vaksinasi.

Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)
Peneliti berupaya menciptakan vaksin virus corona. (ANTARA/Shutterstock/am.)

"Itulah salah satu alasan mengapa kami harus memastikan kami melibatkan komunitas seperti yang kami lakukan sekarang, untuk membuat orang-orang komunitas membantu kami, agar orang-orang memahami bahwa kami melakukan segala yang kami bisa untuk menunjukkan bahwa itu aman dan itu efektif dan itu untuk kebaikan mereka sebagai individu dan di masyarakat untuk mengambil vaksin, "katanya dalam Aspen Ideas Festival.

Amerika Serikat akan memerlukan vaksin coronavirus yang setidaknya 70 persen hingga 75 persen efektif. Fauci mengatakan itu akan cukup untuk mencapai tingkat kekebalan kelompok.

Namun, bahkan jika itu secara efektif melindungi seseorang dari Covid-19, penyakit ini dapat terus menyebar jika 25 persen dari populasi menolak untuk mendapatkan vaksinasi.

Jika itu terjadi, kekebalan kawanan tidak akan terjadi. Dia mengatakan ada "persentase yang sangat besar dari orang-orang" yang saat ini memiliki perasaan anti-sains, anti-otoritas atau anti-vaksin di AS.

Ahli penyakit menular itu kemudian meminta pejabat pemerintah lainnya untuk meningkatkan upaya untuk mendorong orang Amerika untuk mendapatkan vaksin coronavirus di masa depan.

Selama beberapa bulan terakhir, lusinan penelitian telah diluncurkan untuk menemukan cara menghilangkan atau paling tidak mengendalikan virus corona baru.

Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) mengumumkan pada Mei sebuah kemitraan baru dengan pembuat obat AstraZeneca untuk memperoleh 300 juta dosis vaksin virus korona potensial yang dikembangkan oleh Universitas Oxford.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orang Dengan Alergi Lebih Rentan Terinfeksi Covid-19, Benarkah?

Orang Dengan Alergi Lebih Rentan Terinfeksi Covid-19, Benarkah?

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 15:05 WIB

Makin Ngeri Virus Corona Covid-19 Bisa Serang Sel Jantung Saat Uji Coba Lab

Makin Ngeri Virus Corona Covid-19 Bisa Serang Sel Jantung Saat Uji Coba Lab

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:50 WIB

Cegah Penularan Virus Corona, Konsumsi Makanan Ini saat Sarapan Pagi!

Cegah Penularan Virus Corona, Konsumsi Makanan Ini saat Sarapan Pagi!

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 14:35 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×