Bayi Menangis Tak Mau Berhenti, Benarkah Tanda Kangen di Kandungan?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 15 Juli 2020 | 18:45 WIB
Bayi Menangis Tak Mau Berhenti, Benarkah Tanda Kangen di Kandungan?
Ilustrasi bayi menangis, rewel. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi yang baru berusia kurang dari dua bulan bisa mengalami kolik atau menangis dalam waktu lama dan sulit didiamkan. 

Umumnya, bayi yang menangis akan reda bila diberi susu, digendong, atau bahkan dibersihkan popoknya. Namun bayi yang sedang mengalami kolik akan sulit didiamkan meskipun telah dilakukan berbagai hal. 

Ilustrasi bayi menangis [shutterstock]
Ilustrasi bayi menangis [shutterstock]

"Secara klinis, kalau bayi nangis susah didiamkan itu sudah bisa kita katakan kolik. Kolik banyak permasalahannya dan antar bayi bisa memiliki gejala yang beda," kata dokter spesialis anak konsultan Gastro Hepatologi Dr. dr. Muzal Kadim, Sp.A(K) dalam webinar, Rabu (15/7/2020).

Muzal menjelaskan, faktor psikologis juga bisa menyebabkan anak mengalami kolik. Biasanya yang terjadi karena bayi yang baru berusia satu bulan merindukan hidup di dalam kandungan ibunya. 

"Karena perpindahan dari kandungan ke dunia sesuatu yang mengejutkan bagi bayi. Sehingga pada awal, ia masih merindukan kembali ke kandungan," ujar Muzal.

Oleh karena itu, bayi yang mengalami kolik biasanya akan cenderung lebih baik jika digendong atau dipeluk oleh ibunya. "Kalau digendong bapaknya tidak mempan. Karena memang bau ibunya penting," tambahnya.

Selain itu, faktor paling umum penyebab kolik pada bayi karena adanya masalah di saluran cerna. Menurut Muzal, biasanya disebabkan karena alergi susu sapi. Termasuk juga intoleransi laktosa. 

"Bayi tidak tahan dengan gula di dalam susu sehingga menyebabkan kembung dan mulas hingga menyebabkan kolik," katanya.

Selain itu adanya gangguan di mikroflora saluran cerna pada anak yang menyebabkan peningkatan gas di usus. Muzal menjelaskan, gangguan bisa terjadi jika terdapat lebih banyak bakteri jahat di dalam usus.

baca juga

Menurut Muzal, puncak kolik akan terjadi pada anak usia 1-1,5 bulan. Tapi jangan khawatir, saat bayi berusia 4-5 bulan kondisi kolik umumnya akan hilang sendiri. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Melahirkan Anak Pertama Secara Caesar: Bikin Susah Hamil Lagi

Dampak Melahirkan Anak Pertama Secara Caesar: Bikin Susah Hamil Lagi

Health | Rabu, 15 Juli 2020 | 12:45 WIB

Bayi Kembar dari Dua Rahim Berbeda dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Bayi Kembar dari Dua Rahim Berbeda dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 21:07 WIB

Bukti Penularan Virus di Rahim, Bayi Baru Lahir Positif Covid-19!

Bukti Penularan Virus di Rahim, Bayi Baru Lahir Positif Covid-19!

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 14:18 WIB

Terkini

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

×