Risiko Masalah Kesehatan Jika Terlalu Sering Pakai High Heels

Risna Halidi

Selasa, 01 September 2020 | 14:25 WIB
Risiko Masalah Kesehatan Jika Terlalu Sering Pakai High Heels
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Suara.com - High heels atau alas kaki hak tinggi dapat membuat tubuh dan kaki tampak lebih jenjang memanjang. Tetapi, memakai sepatu hak tinggi setiap hari ternyata bisa memberikan malapetaka pada kesehatan.

Menurut Stuart Metcalfe, seorang ahli bedah konsultan Podiatric di Rumah Sakit Spire Parkway di Solihull mengatakan, memakai sepatu hak tinggi bisa menyebabkan penyakit sehari-hari seperti nyeri punggung dan bahkan keseleo

Dalam artikel yang dipublikasikan oleh Dailymail.co.uk, Stuart Metcalfe berbagi apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh ketika seseorang memakai sepatu hak tinggi untuk membuat kita berpikir dua kali untuk mengenakannya sehari-hari. 

Sakit Punggung
Saat memakai sepatu hak tinggi, tubuh harus mengkompensasi dengan cara menjaga keseimbangan karena beban akan digeser dan berat di depan. Pergeseran tekanan ini akan menyebabkan otot sendi pinggul dan tulang belakang menjadi lebih tegang. Akibatnya, dapat mengembangkan nyeri punggung dan ketegangan pada otot.

Tendon Achilles Memendek
Sebuah efek jangka panjang yang serius dari memakai sepatu hak tinggi secara terus menerus adalah pemendekan tendon achilles atau tendon besar yang berada di belakang pergelangan kaki. Perubahan permanen ini dapat memiliki konsekuensi serius lainnya dikemudian hari. Hal ini berarti, jika kita ingin berjalan bertelanjang kaki atau memakai flat, tendon achilles akan terasa ketat dan mungkin mengalami rasa sakit di sekitar kaki.

Sakit Pada Kaki Bagian Depan (Metatarsalgia)
Karena bentuknya, sepatu hak tinggi mendorong berat seluruh badan ke bagian depan tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa jumlah tekanan ekstra pada bola kaki terkait dengan tinggi tumit. Seiring waktu, tekanan abnormal pada bola kaki dapat mengakibatkan kondisi yang menyakitkan seperti kapalan, neuromas dan bursitis.

Terkilir
Memakai sepatu flat dapat membuat berat badan tersebar merata antara bola kaki hingga tumit. Namun menggunakan high heels atau hak tinggi dapat membuat ketidakseimbangan antara tumit dan pergelangan kaki karena dipaksa menumpuk pada titik tumpu yang sama. Karena pergelangan kaki tidak dibangun untuk mendapat tekanan semacam itu, maka risiko jatuh dan pergelangan kaki menjadi bengkok karena terkilir sangat umum terjadi. Hampir mustahil untuk menyempurnakan keseimbangan terutama jika tumit sangat tinggi, sehingga setiap benjolan kecil di trotoar bisa terasa seperti tumpukan bebatuan luar biasa.  

Kuku Tumbuh ke Dalam
Mayoritas sepatu hak tinggi memiliki bentuk yang lancip di depan padahal sebagian besar kaki manusia berbentuk persegi. Sudah tumit yang tinggi membuat beban tubuh berada di depan, ujung jari yang menjadi tumpuan dipaksa melancip. Hal itu dapat dilihat bagaimana jari-jari kaki menjadi diperas karena tekanan konstan. Hal ini dapat menyebabkan kuku menjadi tumbuh didorong ke dalam daging di sekitar jari-jari kaki.
 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Imunisasi, Pandemi Covid-19 Juga Ganggu Layanan Kesehatan Lainnya

Selain Imunisasi, Pandemi Covid-19 Juga Ganggu Layanan Kesehatan Lainnya

Health | Selasa, 01 September 2020 | 13:33 WIB

Anak Cerdas Terbukti Lebih Panjang Umur, Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Anak Cerdas Terbukti Lebih Panjang Umur, Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Health | Selasa, 01 September 2020 | 13:32 WIB

Studi: Uban di Usia Muda Jadi Tanda Risiko Masalah Jantung

Studi: Uban di Usia Muda Jadi Tanda Risiko Masalah Jantung

Health | Selasa, 01 September 2020 | 13:19 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×