Alat Ini Mampu Deteksi Covid-19 dan Penyakit Penyerta Lain Secara Bersamaan

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 13 September 2020 | 08:10 WIB
Alat Ini Mampu Deteksi Covid-19 dan Penyakit Penyerta Lain Secara Bersamaan
Ilustrasi Covid-19. (Pixabay/geralt)

Suara.com - Sebagian besar penderita Covid-19 meninggal karena memiliki penyakit penyerta atau infeksi tambahan. Dan infeksi tambahan yang tidak tertangani atau terdeteksi cepat, dapat memperburuk gejala Covid-19.

Infeksi tambahan atau ko-infeksi yang sering terjadi yakni terdapatnya infeksi bakteri selain virus yang menyebabkan kondisi penderita menjadi sangat buruk. Jadi, orang yang suspek, selain tes Covid-19, perlu juga diperiksa keberadaan patogen lain dalam tubuh.

Melalui pemeriksaan syndromic testing menggunakan Rapid Multiplex Polymerase Chain Reaction (PCR) dapat mendeteksi tidak hanya Covid-19, tetapi juga material genetic dari beberapa target mikroorganisme patogen sekaligus.

Pemeriksaan ini dilakukan alat bernama Bio-Fire Film Arrayyang yang berhasil dikembangkan PT Enseval Medika Prima (EMP) dan bioMerieux Francis. Bio-Fire Film bekerja dengan cara memadukan sistem, reagen, dan perangkat lunak mendeteksi penyakit menular seperti Covid-19.

"Jadi pemeriksaan molecular ini dapat dilakukan untuk beberapa jenis patogen secara bersamaan (syndromic testing) dengan lama pemeriksaan sampai mendapatkan hasil hanya membutuhkan waktu 45 menit,” ujar Sudirman, Business Unit Manager PT Enseval Medika Prima saat teleconference, Sabtu, (12/9/2020).

Lebih lanjut, Sudirman mengatakan bahwa EMP yang berada di bawah naungan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) yang bergerak di bidang alat kesehatan dan diagnostik, berkomitmen mendukung pemerintah dalam mencegah, mengantisipasi, diagnosis dan penanganan penyebaran Covid-19.

"Salah satunya dengan melakukan penyediaan alat pemeriksaan laboratorium molecular untuk mendeteksi dan mendiagnosa virus dan pemeriksaan dengan metoda elisa untuk deteksi antibodi yang dihasilkan tubuh,” lanjut Sudirman.

Sedangkan Plt. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Prof. Dr. H. Abdul Kadir, PhD, Sp.THT-KL(K), MARS yang ikut hadir mengungkap jika Indonesia saat ini sudah memiliki 322 laboratorium pemeriksaan Covid-19 yang terstandarisasi WHO tersebar di seluruh daerah. Ia mengaku pemeriksaan Covid-19 masih menemui sejumlah tantangan.

"Berbagai tantangannya antara lain sumber daya manusia, laboratorium terbatas, teknisi lab khusus, infrastruktur desain lab, mesin RT PCR, ketersediaan Reagen dan bahan habis pakai, serta validitas reagen,” kata Prof. Abdul Kadir

baca juga

“Untuk itu ke depannya, kami akan terus menjaga dan meningkatkan kualitas laboratorium termasuk biosafety dan biosecurity, memperkuat jejaringan laboratorium, memperbaiki sistem manajemen data laboratorium nasional dan memperkuat kolaborasi penelitian dan pengembangan Covid-19,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua Satgas: Ruang ICU 7 RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Penuh 100 Persen

Ketua Satgas: Ruang ICU 7 RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Penuh 100 Persen

News | Sabtu, 12 September 2020 | 19:06 WIB

Usia Dewasa Muda Terkena Covid-19 Berisiko Alami Dampak Jangka Panjang

Usia Dewasa Muda Terkena Covid-19 Berisiko Alami Dampak Jangka Panjang

Health | Sabtu, 12 September 2020 | 18:31 WIB

Kandidat ke-10 dari China, Vaksin Covid-19 Semprot Masuk Uji Coba Tahap 1

Kandidat ke-10 dari China, Vaksin Covid-19 Semprot Masuk Uji Coba Tahap 1

Health | Sabtu, 12 September 2020 | 17:58 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×