Agar Jantung Tetap Sehat, Berikut 7 Langkah Menjaga Tekanan Darah

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Sabtu, 19 September 2020 | 17:01 WIB
Agar Jantung Tetap Sehat, Berikut 7 Langkah Menjaga Tekanan Darah
Ilustrasi tekanan darah tinggi (Shutterstock)

Suara.com - Ada salah satu cara untuk tetap sehat dan memiliki harapan hidup yang panjang, yaitu menjaga tekanan darah tinggi di antara 120 angka teratas (sistolik) dan 80 angka terbawah (diastolik).

Sebuah studi menemukan cara mengontrol tekanan darah dengan mengikuti aturan tujuh perilaku jantung sehat oleh American Heart Association.

Peneliti mengklaim dengan menjalani yang ada dalam aturan tersebut, risiko hiptertensi akan berkurang sebesar enam persen seiring bertambahnya usia.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Timothy B. Plante, asisten profesor di departemen kedokteran di Larner College of Medicine di University of Vermont di Burlington, ini menganalisis hampir 3.000 orang dewasa kulit hitam dan putih paruh baya tanpa tekanan darah tinggi selama sembilan tahun.

Pada akhir studi, peneliti menemukan setiap peningkatan satu poin dalam tujuh langkah gaya hidup sehat dikaitkan dengan risiko tekanan darah tinggi enam persen lebih rendah.

Berdasarkan studi yang terbit dalam Journal of American Heart Association pada Rabu (16/9/2020) lalu, berikut aturan yang disebut 'Life's Simple 7' ini:

  1. Menjaga berat badan yang diukur dengan indeks massa tubuh (BMI) pada tingkat yang sehat antara 18,5 dan 24,9.
  2. Melakukan aktivitas fisik sedang setidaknya 150 menit seminggu atau kombinasi aktivitas sedang dan kuat, atau 75 menit seminggu dengan intensitas kuat.
  3. Mengonsumsi pola makan jantung sehat penuh buah dan sayuran dan rendah garam, rendah lemak dan rendah gula.
  4. Hentikan (atau jangan pernah memulai) merokok.
  5. Tingkat tekanan darah saat ini, di bawah 120/80 normal, atau 130/80, yang dianggap meningkat tetapi tidak hipertensi.
  6. Tingkat kolesterol saat ini dihitung berdasarkan risiko keseluruhan bila dikombinasikan dengan metrik kesehatan seperti tekanan darah, status merokok, status diabetes, dan faktor lainnya.
  7. Kadar gula darah puasa di 100 miligram per desiliter atau di bawahnya, yang dianggap normal.

"Satu-satunya ambang batas 'nyata' saat ini adalah LDL 190 mg / dL sebagai batas atas dari apa yang ditoleransi di antara orang-orang tanpa penyakit kardiovaskular," tulis Plante.

Masing-masing dari tujuh komponen mendapatkan skor buruk (nol poin), menengah (satu poin) dan ideal (dua poin), kata Plante kepada CNN.

baca juga

"Dengan menjumlahkan poin untuk masing-masing dari tujuh komponen metrik LS7, kami mendapatkan skor total LS7, yang berkisar antara 0 hingga 14. Semakin tinggi skornya, semakin ideal kesehatan kardiovaskular seseorang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Konsumsi Sayuran Ini Setiap Hari!

Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Konsumsi Sayuran Ini Setiap Hari!

Health | Jum'at, 18 September 2020 | 11:40 WIB

Kecemasan Bisa Jadi Tanda Tekanan Darah Tinggi, Ini Hubungannya

Kecemasan Bisa Jadi Tanda Tekanan Darah Tinggi, Ini Hubungannya

Health | Minggu, 13 September 2020 | 11:01 WIB

Sering Sakit Kepala di Pagi Hari? Bisa Jadi itu Tanda Tekanan Darah Tinggi!

Sering Sakit Kepala di Pagi Hari? Bisa Jadi itu Tanda Tekanan Darah Tinggi!

Health | Kamis, 10 September 2020 | 07:40 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×