Cegah Sindrom Mata Letih, Coba Lakukan Metode 20:20

Risna Halidi

Rabu, 14 Oktober 2020 | 05:15 WIB
Cegah Sindrom Mata Letih, Coba Lakukan Metode 20:20

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat kita harus beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan baru saat menjalani rutinitas sehari-hari.

Aturan protokol kesehatan bahkan membuat sebagian besar fungsi pekerjaan dan kegiatan belajar-mengajar terpaksa dilakukan secara daring.

Berdasarkan survei dari Global Web Index pada pengguna internet berumur 16-64 tahun di 17 negara, peningkatan penggunaan gawai terbanyak adalah smartphone (76%), laptop (45%), dan Smart TV (34%).

Hal ini disebabkan karena masyarakat di seluruh dunia menonton lebih banyak film secara online (57%), aktif lebih lama di media sosial (47%), serta meningkatkan frekuensi penggunaan aplikasi percakapan (46%) selama pandemi.

Penggunaan layar yang terlalu lama saat ini, bisa mengakibatkan sindrom keletihan mata digital (asthenopia) dan meningkatkan risiko rabun jauh (miopia).

Berdasarkan data Optometry Australia pada 2018, sebanyak 90% pengguna gawai digital mengalami asthenopia dengan gejala-gejala seperti: mata kering, mata merah, iritasi, pandangan blur, sakit kepala, hingga kesulitan fokus.

Selain itu, mata yang telah mengalami miopia juga memiliki risiko lebih tinggi untuk penyakit yang lebih serius di masa depan seperti glaukoma, katarak, dan gangguan retina.

Lalu, hal apa yang bisa dilakukan? Marketing Manager PT LAPI Laboratories, produsen suplemen mata Eyevit, Heskhel Wijaya mengatakan, ada beberapa upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mata.

Diantaranya adalah menjaga jarak antara mata dan layar minimal 30 cm, memeriksakan mata secara rutin minimal setahun sekali, dan menerapkan metode 20-20.

Metode 20:20 sendiri berarti setiap 20 menit anak atau orang dewasa yang melihat layar, harus mengambil istirahat selama 20 detik dan melihat objek yang jauh (dengan jarak minimal 6 meter). Hal ini dipercaya berguna untuk melatih kelenturan mata dan mengurangi kelelahan mata digital.

Untuk menjaga kesehatan mata, anak-anak dan orang dewasa juga dapat mengkonsumsi suplemen mata secara rutin.

"Di saat ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan mata, terutama karena mata adalah salah satu indera terpenting yang mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari kita. Kesehatan mata sangat penting untuk dijaga," kata Heskhel Wijaya,

Suplemen mata yang baik adalah suplemen yang menggunakan bahan alam dan mengandung nutrisi penting yang sangat dibutuhkan mata seperti Bilberry dengan antioksidan yang tinggi, Lutein, Zeaxanthin, Retinol, BetaCaroten, Vitamin E, Selenium dan Zinc.

"Suplemen ini bekerja dengan meningkatkan sirkulasi oksigen pada pembuluh darah mata dan meningkatkan daya akomodasi atau kelenturan lensa, sehingga penglihatan menjadi lebih jelas. Ini juga bagus dikonsumsi oleh mereka yang mengalami mata minus," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Anak Alami Mata Lelah saat Belajar Online, Apa Tandanya?

Waspada Anak Alami Mata Lelah saat Belajar Online, Apa Tandanya?

Health | Selasa, 22 September 2020 | 17:17 WIB

Mata Lelah Akibat Menatap Komputer, Atasi dengan 4 Tips Ini

Mata Lelah Akibat Menatap Komputer, Atasi dengan 4 Tips Ini

Health | Minggu, 09 September 2018 | 08:01 WIB

Berlebihan Menatap Gawai, Awas! Mata Lelah

Berlebihan Menatap Gawai, Awas! Mata Lelah

Health | Kamis, 26 Oktober 2017 | 19:22 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB