Beredar Madu Palsu di Banten, Berikut Cara Bedakan Madu Asli dan Palsu!

Angga Roni Priambodo | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 13 November 2020 | 14:11 WIB
Beredar Madu Palsu di Banten, Berikut Cara Bedakan Madu Asli dan Palsu!
Madu palsu hasil produksi industri rumahan di Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (10/11/2020) malam. [ANTARA/Devi Nindy]

Suara.com - Pelaku pembuat madu palsu di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, berhasil dibekuk polisi, Selasa (10/11/2020) malam. Ia, yang berinisial TM (35), diamankan Direktorat Kriminal Khusus Polda Banten.

Kasubdit 1 Industri dan Perdagangan Direktorat Kriminal Khusus Polda Banten AKBP Doffie Fahlevi mengatakan pelaku memasarkan produk madu palsunya ke seluruh kawasan Banten, dengan membawa nama besar madu asli Banten yang terkenal khasiatnya.

Karena sama sekali tidak mengandung madu, korban yang mengonsumsinya mengalami muntah-muntah.

Berdasarkan NDTV Food, madu memang sangat mudah dipalsukan.

Untuk mengetahui kebenarannya, ada beberapa cara untuk mengujinya. Berikut caranya:

Pembuat madu palsu TM (35) dalam penggerebekan industri rumahan madu palsu di Kembangan, Jakarta, Selasa (10/11/2020) malam. [ANTARA/Devi Nindy]
Pembuat madu palsu TM (35) dalam penggerebekan industri rumahan madu palsu di Kembangan, Jakarta, Selasa (10/11/2020) malam. [ANTARA/Devi Nindy]

1. Tes jempol

Letakkan sedikit madu di ibu jari dan periksa apakah tumpah atau menyebar seperti cairan lainnya. Jika ya, mungkin tidak murni.

Madu murni bertekstur kental dan akan menempel pada permukaan yang dioleskan sehingga tidak menetes, sedangkan yang tidak akan berair.

2. Gunakan air

Ambil satu sendok teh madu dan taruh dalam gelas berisi air.

Madu palsu atau yang dipalsukan akan larut dalam air sedangkan madu murni yang memiliki tekstur lebih padat akan mengendap tepat di dasar gelas sebagai gumpalan.

Hal yang sama terjadi pada kertas penyerap noda atau kain putih. Jika Anda menuangkan madu murni pada keduanya, tidak akan terserap atau meninggalkan noda.

3. Api

Anda mungkin belum mengetahui hal ini, tapi madu murni mudah terbakar.

Ambil batang korek api kering dan celupkan ke dalam madu. Nyalakan batang korek api dengan menggosokannya ke kotak korek api. Jika menyala, madu Anda murni.

Namun, Anda harus sangat berhati-hati saat melakukan tes ini.

Ilustrasi madu. (Pixabay/ExplorerBob)
Ilustrasi madu. (Pixabay/ExplorerBob)

4. Gunakan cuka

Campur satu sendok makan madu, sedikit air dan 2 hingga 3 tetes sari cuka. Jika campuran ini berbusa, besar kemungkinan madu Anda tercemar.

Sebenarnya, mengidentifikasi madu juga bisa dilakukan dengan mata telanjang, yaitu dengan memeriksa fisiknya.

Madu murni padat, teksturnya lembut, dan menawarkan aroma manis yang khas.

Madu mentah, merupakan madu paling murni, seringkali meninggalkan sedikit rasa kesemutan atau sensasi terbakar ringan di tenggorokan saat dikonsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perhatian! Madu Bisa Jadi Racun Jika Dicampur Air Panas

Perhatian! Madu Bisa Jadi Racun Jika Dicampur Air Panas

Batam | Kamis, 12 November 2020 | 19:34 WIB

Korban Muntah-muntah, Pelaku Pembuat Madu Palsu Dibekuk di Kembangan

Korban Muntah-muntah, Pelaku Pembuat Madu Palsu Dibekuk di Kembangan

Jakarta | Rabu, 11 November 2020 | 01:05 WIB

Meski Dikenal Sehat, Ahli Sarankan Jangan Kebanyakan Konsumsi Madu

Meski Dikenal Sehat, Ahli Sarankan Jangan Kebanyakan Konsumsi Madu

Health | Minggu, 08 November 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB