Kematian Covid-19 Akibat Komorbid, Terbanyak Pada Pasien Sakit Ginjal

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 16 Desember 2020 | 14:43 WIB
Kematian Covid-19 Akibat Komorbid, Terbanyak Pada Pasien Sakit Ginjal
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Komorbid atau penyakit penyerta jadi salah satu penyebab kematian pasien Covid-19. Semakin banyak komorbid yang dimiliki pasien, risiko kematian akibat Covid-19 akan makin tinggi. Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, dr. Dewi Nur Aisyah, menyampaikan bahwa kebanyakan pasien Covid-19 yang meninggal disebabkan karena komorbid sakit ginjal.

"Jenis komorbid paling tinggi di Indonesia risiko kematian ditemukan pada mereka yang punya komorbid penyakit ginjal," kata dokter Dewi dalam webinar bersama Satgas Covid-19, Rabu (16/12/2020).

Dewi menyampaikan, berdasarkan data Satgas Covid-19, penyakit ginjal sebabkan 13,5 kali risiko kematian lebih tinggi terjadi pada pasien Covid-19 dibandingkan yang tidak memiliki komorbid.

Sedangkan penyakit jantung meningkatkan risiko kematian hingga 9 kali, diabetes melitus 8,3 kali, hipertensi, dan penyakit imun sama-sama 6 kali lipat berisiko sebabkan kematian pada pasien Covid-19.

"Itu yang ada di lima besar. Sisanya penyakit kanker, liver itu 3,3 kali lipat lebih tinggi sebabkan kematian," imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa jumlah komorbid yang dimiliki juga berdampak pada risiko kematian. Hanya dengan satu komorbid saja, risiko kematian akibat Covid-19 lebih tinggi 6,5 kali lipat daripada orang yang tidak memiliki komorbid.

"Sedangkan dua komorbid, misalnya gabungan hipertensi dan diabetes, itu risiko kematian naik jadi 15 kali lipat. Yang 3 atau lebih komorbid, itu naik lagi 29 kali lipat untuk risiko kematian. Jumlahnya saja sudah berpengaruh terkait dengan kematiannya," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Jawab Alasan Kenapa Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Tinggi

Dokter Jawab Alasan Kenapa Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Tinggi

Health | Sabtu, 05 Desember 2020 | 17:37 WIB

Sekolah Dibuka, IDAI Ingatkan Risiko Kematian Covid-19 Anak di Indonesia

Sekolah Dibuka, IDAI Ingatkan Risiko Kematian Covid-19 Anak di Indonesia

Health | Kamis, 03 Desember 2020 | 16:50 WIB

Update Covid-19 Global: Angka Kematian Harian 10.799 Jiwa Sehari

Update Covid-19 Global: Angka Kematian Harian 10.799 Jiwa Sehari

Health | Kamis, 19 November 2020 | 08:44 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB