Gejala Virus Corona Bisa Bertahan Satu Tahun, ini Temuan Peneliti!

Angga Roni Priambodo | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 17 Desember 2020 | 08:57 WIB
Gejala Virus Corona Bisa Bertahan Satu Tahun, ini Temuan Peneliti!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Gejala awal virus corona Covid-19 termasuk batuk, demam dan sakit kepala. Tapi, beberapa pasien mengaku mengalami gejala virus corona berkepanjangan beberapa bulan setelah terinfeksi.

Gejala virus corona berkepanjangan ini biasanya disebut sebagai Covid-19 panjang. Mereka yang mengalami gejala virus corona berkepanjangan bisa menderita efek samping sampai 1 tahun.

Kondisi ini cukup membingungkan para dokter. Tapi, semakin banyak orang yang selama dari virus corona mengalami gejala berkelanjutan selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan sejak infeksi awal.

Terkait komplikasi virus corona dilansir dari Express, orang lansia dan orang yang memiliki riwayat masalah kesehatan sebelumnya cenderung berisiko tinggi.

Namun, sekarang juga muncul peringatan bahwa orang yang lebih muda termasuk berisiko. Karena, para peneliti menemukan beberapa orang mungkin memiliki kondisi genetik yang memengaruhi fungsi interfron tanpa menyadarinya.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Ketidakseimbangan tersebut menjadi bukti mana orang yang berisiko meninggal dunia dan tidak ketika terinfeksi virus corona Covid-19.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr Claire Steves dan Prof Tim Spector di King's College London meneliti lamanya orang mengalami gejala virus corona. Mereka melihat faktor-fator yang mungkin mempengaruhinya, seperti usia.

Studi ini fokus pada subkelompok data dari 4.182 pengguna aplikasi Covid-19 Symptom Study yang secara konsisten mencatat kesehatan mereka dan dinyatakan positif virus corona melalui tes swab PCR.

Para peneliti menemukan orang tua jauh lebih mungkin mengalami Covid-19 panjang daripada orang yang lebih muda, meskipun kondisi ini bisa menyerang semua usia.

Covid-19 panjang memengaruhi sekitar 10 persen orang usia 18 hingga 49 tahun yang menjadi tidak sehat karena virus tersebut. Kemudian, angka ini meningkat menjadi 22 persen di atas usia 70-an.

Dr Greg Vanichkachorn berusaha membandingkan kasus virus corona Covid-19 dengan virus SARS terdahulu. Pakar Klinik Mayo ini telah melihat lebih dari 100 pasien Covid-19 panjang, sehingga tidak terlalu terkejut jika beberapa pasien membutuhkan waktu yang sama seperti orang yang selama dari SARS.

Dahulu, pasien SARS yang membaik juga membutuhkan sedikit waktu atau terkadang lebih dari setahun untuk mengembalikan semua fungsi tubuhnya.

Dr Greg Vanichkachorn pun mengatakan kondisi ini cukup sulit dijelaskan dan tidak ada kaitannya dengan genetik. Bahkan orang yang selama dari gejala virus corona parah juga belum tentu akan mengalami Covid-19 panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini

Bukan Sekadar Menunggu Tua: Trik Menyiapkan Aging with Grace Sejak Hari Ini

Your Say | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:10 WIB

Pesepeda Lansia Masuk Tol Jogja-Solo, Ngaku Bingung karena Jalan Baru

Pesepeda Lansia Masuk Tol Jogja-Solo, Ngaku Bingung karena Jalan Baru

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:35 WIB

Cerita dari Panti Jompo Mandalika, Para Lansia Berlebaran Tanpa Keluarga

Cerita dari Panti Jompo Mandalika, Para Lansia Berlebaran Tanpa Keluarga

Video | Rabu, 18 Maret 2026 | 13:20 WIB

Usai PLN 'Dirujak', Masalah Meteran Pasangan Lansia Dicabut Berakhir Bahagia

Usai PLN 'Dirujak', Masalah Meteran Pasangan Lansia Dicabut Berakhir Bahagia

Entertainment | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:26 WIB

Buka Puasa Bersama Lansia? Ini Cara Membuat Momennya Lebih Hangat

Buka Puasa Bersama Lansia? Ini Cara Membuat Momennya Lebih Hangat

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:29 WIB

Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini

Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 17:38 WIB

Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia

Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia

Health | Jum'at, 27 Februari 2026 | 12:49 WIB

Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial

Model Baru MBG Lansia: Dimasak di SPPG, Diantar Pokmas dan Pendamping Sosial

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:43 WIB

Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA

Pelaku Percobaan Pemerkosaan Lansia di Gunungkidul Ternyata Pelajar, Kini Dititipkan ke LPKA

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 22:41 WIB

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:48 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB