Sekeluarga Pilih Tinggal di Rumah Sakit, Alasannya Bikin Geleng Kepala

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Rabu, 06 Januari 2021 | 14:07 WIB
Sekeluarga Pilih Tinggal di Rumah Sakit, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Tidak ada orang yang benar-benar suka menghabiskan waktu di rumah sakit. Itu juga mengapa banyak pasien yang memilih pulang setelah diputuskan bisa rawat jalan dan tak memerlukan rawat inap. 

Namun ini nampaknya berbeda untuk sebuah keluarga asal China.

Dilaporkan Oddity Central, seorang lelaki bermarga Tian, memutuskan untuk pindah dan tinggal di rumah sakit selama bertahun-tahun bersama kedua orangtuanya setelah terjadi perselisihan perihal tagihan dengan pihak rumah sakit.

Diceritakan pada 2014 lalu, Tian sempat dirawat di rumah sakit top Beijing karena mengalami gejala kesehatan seperti mual muntah selama dua bulan, dan kaki gemetar selama sembilan hari.

Tinggal di rumah sakit (Oddity Central)
Tinggal di rumah sakit (Oddity Central)

Orangtuanya menemaninya dan tinggal bersamanya selama Tian mendapat perawatan untuk masalah kesehatannya.  

Saat tiba baginya untuk dipulangkan, Tian melihat tagihan besar untuk biaya perawatannya. Dia pun menuduh rumah sakit memberinya perawatan yang tidak tepat dan menolak untuk pergi.

Tian dan orangtuanya mengubah kamar rumah sakitnya menjadi rumah mereka sendiri. Mereka membawa panci dan wajan dan mengisi tempat itu dengan bahan makanan dan barang-barang pribadi lainnya.  

Meskipun ada upaya dari rumah sakit untuk membuat mereka pergi, ketiganya tetap tinggal, bahkan mereka menghabiskan Tahun Baru Imlek di rumah sakit.

Padahal, bagi masyarakat Tionghoa, Imlek merupakan momen liburan tradisional yang seharusnya dirayakan di rumah bersama keluarga.

baca juga

Rumah sakit pun selama beberapa kali membawa kasus ini ke jalur hukum. Pada 2019 bahkan telah membebaskan tuntutan biaya medis sebesar 1,26 juta yuan atau sekitar Rp2,7 milyar hanya untuk membuat mereka pergi.

Mereka memberikan bukti bahwa Tian tidak membutuhkan perhatian medis dan dapat dipulangkan, dengan alasan bahwa keluarga tersebut telah menggunakan fasilitas rumah sakit yang sebenarnya dapat bermanfaat untuk merawat pasien yang benar-benar sakit.  

Namun, tahun lalu Tian membalas pihak rumah sakit dengan tuduhan kelalaian medis, dan kisah itu berlanjut.

Minggu lalu, Hakim Luo Shengli dari Pengadilan Rakyat Distrik Xicheng Beijing memutuskan bahwa Tian dan orangtuanya akhirnya harus meninggalkan bangsal rumah sakit tempat mereka tinggal selama enam tahun terakhir, tetapi mereka juga berhak atas kompensasi dari rumah sakit.

Keluarga itu menerima 480.000 yuan atau sekitar Rp1 milyar dan setuju untuk keluar dari sana. Mereka bahkan dibawa pulang dengan ambulans rumah sakit tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RS di Jateng Full, Ombudsman Minta Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Diperbaiki

RS di Jateng Full, Ombudsman Minta Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Diperbaiki

Jawa Tengah | Rabu, 06 Januari 2021 | 13:04 WIB

145 RS Covid Jatim Hampir Penuh, Tambah Bed Percuma Jika Tak Patuh Prokes

145 RS Covid Jatim Hampir Penuh, Tambah Bed Percuma Jika Tak Patuh Prokes

Jatim | Rabu, 06 Januari 2021 | 12:49 WIB

Awal 2021 Pasien Membludak, Kapasitas RS Rujukan Covid di DKI Kian Menipis

Awal 2021 Pasien Membludak, Kapasitas RS Rujukan Covid di DKI Kian Menipis

Jakarta | Rabu, 06 Januari 2021 | 10:40 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×