Salut, Yordania Masukkan Semua Pengungsi ke Daftar Penerima Vaksin Covid-19

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Minggu, 17 Januari 2021 | 07:08 WIB
Salut, Yordania Masukkan Semua Pengungsi ke Daftar Penerima Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Badan Pengungsi PBB (UNHCR) mengatakan Yordania menjadi salah satu negara pertama yang menyertakan pengungsi dalam vaksinasi Covid-19 massal yang dimulai minggu ini.

"Pengungsi pada dasarnya telah dimasukkan dalam rencana tanggapan nasional. Jadi mereka diperlakukan persis seperti orang Yordania atau siapa pun yang tinggal di Yordania," tutur Lilly Carlisle, petugas hubungan eksternal dengan UNHCR di Yordania, dilansir Insider.

Carlisle mengatakan meski tidak ada alokasi dosis khusus yang disisihkan untuk pengungsi, mereka tetap akan dimasukkan ke daftar penerima vaksinasi dan dapat mendaftar saat mereka memenuhi kualifikasi.

Yordania telah menerima tiga juta dosis vaksin dari Pfizer dan Sinopharm. Negara tersebut memprioritaskan vaksinasi pada lansia dan orang-orang dengan kondisi komorbid.

Carlisle menambahkan bahwa pusat vaksin akan dibuka beberapa minggu mendatang di dua kamp pengungsi terbesar, yang menampung sekitar 20% dari keseluruhan populasi pengungsi.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Sedangkan pengungsi yang tinggal di pusat kota akan mendapatkan vaksin dari klinik lokal.

Pada Rabu (13/1/2021) kemarin sebanyak 43 pengungsi di kamp Zaatari telah divaksinasi di pusat vaksin.

Meski tingkat penularan Covid-19 di antara pengungsi di Yordania jauh lebih rendah dari populasi umum, tetapi kelompok tersebut terus menghadapi kesulitan yang lebih parah akibat pandemi virus corona.

Sejauh ini, terdapat tingkat 1,6% infeksi positif dalam kelompok pengungsi yang tinggal di kamp, dengan lebih dari 1.900 infeksi.

baca juga

Juru bicara UNHCR Kathryn Mahoney mengatakan sejak Yordania merilis siaran pers tentang dimulainya vaksinasi, 24 negara tambahan juga berkomitmen untuk memvaksinasi pengungsi.

"UNHCR menyadari bahwa hingga saat ini, dari 114 negara yang mengembangkan vaksinasi Covid-19 nasional, 64% di antaranya telah berkomitmen untuk memasukkan pengungsi dalam upaya vaksinasi mereka," tutur Mahoney.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD: Pemerintah Gunakan Ini untuk Program Vaksinasi Covid-19

Mahfud MD: Pemerintah Gunakan Ini untuk Program Vaksinasi Covid-19

News | Sabtu, 16 Januari 2021 | 22:04 WIB

Penyintas Covid-19 Tidak Termasuk Prioritas Vaksinasi, Kenapa?

Penyintas Covid-19 Tidak Termasuk Prioritas Vaksinasi, Kenapa?

Health | Sabtu, 16 Januari 2021 | 19:17 WIB

Vaksin Pfizer berujung 23 Kematian, Norwegia akan Ubah Pedoman Vaksinasi

Vaksin Pfizer berujung 23 Kematian, Norwegia akan Ubah Pedoman Vaksinasi

Health | Sabtu, 16 Januari 2021 | 12:11 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB