Dari 55 Gejala Covid-19 Jangka Panjang, Berikut 6 Efek yang Paling Umum

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Rabu, 03 Februari 2021 | 15:20 WIB
Dari 55 Gejala Covid-19 Jangka Panjang, Berikut 6 Efek yang Paling Umum
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Sebagian pasien Covid-19 mungkin akan mengalami beberapa efek samping dengan jangka panjang. Penelitian baru menunjukkan bahwa ada 55 jenis efek samping Covid-19 jangka panjang.

Melansir dari Eat This, tinjauan sistematis dan meta-analisis ini melibatkan hampir 48.000 pasien Covid-19. Para peserta yang diteliti berusia antara 17 hingga 87 tahun. Diperkirakan 80 persen dari mereka melaporkan bahwa mereka mengembangkan setidaknya satu atau lebih efek samping jangka panjang Covid-19.

Dari 55 efek samping jangka panjang, ada 6 gejala yang paling umum yakni kelelahan pada 58 persen peserta, sakit kepala 44 persen, gangguan perhatian 27 persen, rambut rontok 25 persen, dispnea atau sulit bernapas 24 persen, dan 21 persen melaporkan berjuang dengan anosmia atau hilangnya sebagian atau seluruh penciuman.

Waktu gejala pada pasien berkisar antara 14 hingga 110 hari. Efek samping jangka panjang yang paling umum yakni kelelahan ditemukan dapat terjadi hingga 100 hari setelah gejala pertama Covid-19 akut. Alasan untuk efek samping yang berkelanjutan ini mungkin ada hubungannya dengan sisa peradangan.

Sementara alasan mengapa orang kehilangan indera perasa dan penciumannya pada awal terinfeksi virus SARS-CoV-2 mungkin disebabkan oleh peradangan pada pembuluh darah yang bertanggung jawab untuk mendistribusikan darah ke seluruh tubuh.

Seperti yang dijelaskan Brittany Busse, MD, direktur medis asosiasi dari WorkCare kepada Eat This, virus corona dapat menyebabkan peradangan muncul di paru-paru, di otak, dan pada dasarnya di seluruh tubuh, terutama karena pembuluh darah ditemukan di setiap organ.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

"Covid-19 pada dasarnya adalah respons tubuh terhadap virus SARS-CoV-2. Jadi, Covid-19 adalah sindromnya, SARS-CoV-2 adalah virusnya. Dan keparahan sindrom tersebut akan didasarkan pada seberapa banyak peradangan yang diciptakan tubuh Anda sebagai respons terhadap virus," kata Busse.

Perlu dicatat bahwa penelitian ini belum ditinjau sejawat. Artinya, penelitian medis baru ini belum dievaluasi dan tidak boleh digunakan untuk memandu praktik klinis.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tujuh Kelurahan di Tanah Abang Keluar Dari Zona Merah Covid-19

Tujuh Kelurahan di Tanah Abang Keluar Dari Zona Merah Covid-19

Jakarta | Rabu, 03 Februari 2021 | 15:04 WIB

Tak Mau Tanggapi Soal Revisi UU Pilkada, Anies: Fokus Urus Covid-19 Dulu

Tak Mau Tanggapi Soal Revisi UU Pilkada, Anies: Fokus Urus Covid-19 Dulu

News | Rabu, 03 Februari 2021 | 15:01 WIB

Arab Saudi Larang Masuk Warga dari 20 Negara Asing, Termasuk Indonesia

Arab Saudi Larang Masuk Warga dari 20 Negara Asing, Termasuk Indonesia

News | Rabu, 03 Februari 2021 | 15:04 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×