Paling Rentan, Pasien Kanker Padat Diminta Dapat Prioritas Vaksin Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 10 Februari 2021 | 18:30 WIB
Paling Rentan, Pasien Kanker Padat Diminta Dapat Prioritas Vaksin Covid-19
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Suara.com - Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada mereka yang terinfeksi. Tapi, penyakit yang telah melanda dunia lebih dari setahun ini, juga membuat banyak pasien penyakit lain juga kesulitan untuk melakukan pengobatan.

Oleh sebab itu, Persatuan Ahli Bedah Onkologi Indonesia (PERABOI) meminta pemerintah memprioritaskan pasien kanker padat dalam program vaksinasi Covid-19.

Pasalnya, kelompok ini berisiko mengalami gejala berat sampai kematian apabila terinfeksi oleh virus corona. Ketua Umum PERABOI, dr. Walta Gautama, SpB(K)Onk mengatakan angka kejadian pasien kanker padat di Indonesia saat ini cukup tinggi.

Angka kematiannya juga lebih tinggi dari populasi pasien nonkanker. Demikian kata Walta dalam keterangan yang diterima Suara.com, Rabu, (10/2/2021).

Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

"Di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta sebagai pusat kanker nasional, dalam setahun masa pandemi ini tercatat 359 pasien kanker dirawat dengan kasus Covid-19. Dari jumlah itu, tercatat kasus kematian sebanyak 23 persen," ungkap Walta

Walta menambahkan angka ini jauh lebih tinggi dari rata-rata kematian pada populasi nonkanker.

“Dan, saat ini berdasarkan data Satgas Nasional Covid-19, dari seluruh pasien covid dengan komorbid, kanker menempati urutan kedelapan dengan jumlah 1,8% dari total jumlah pasien covid dengan komorbid,” kata Kepala Instalasi Kamar Bedah RS Kanker Dharmais Jakarta tersebut.

Walta menjelaskan data yang berhasil dihimpun PERABOI dari berbagai rumah sakit rujukan covid19 di Indonesia juga sangat memprihatinkan.

Di RS Hasan sadikin Bandung, dari total yang terinfeksi covid sebanyak 2.111 pasien yang meninggal 276 pasien dan 32 pasien diantaranya meninggal dengan kanker (12 persen).

baca juga

Sementara di RS Sanglah Bali, sambung Walta lagi, ada 66 pasien kanker dari total 1.705 yang terkonfirmasi covid dengan angka kematian 23 perse.

“Ada lagi data dari RS Adam Malik Medan, RS Kariadi Semarang, RS Soetomo Surabaya, RS Fatmawati. Tetapi karena rumah sakit tersebut diprioritaskan untuk perawatan covid secara umum, maka angka covid dengan kanker terlihat tidak besar,” ujar Walta.

Pada kesempata itu, Direktur Utama RS Kanker Dharmais Jakarta, dr. R. Soeko Werdi Nindito D., MARS menyebut pada awal pandemi Covid-19 lalu, sempat terjadi penurunan kunjungan pasien kanker karena takut berobat ke rumah sakit.

Padahal, kanker merupakan penyakit yang tidak boleh ditunda terapinya dan pasian kanker terutama yang sedang menjalani terapi akan mengalami penurunan kekebalan tubuh, sehingga lebih mudah terinfeksi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

Ngabalin Ketularan Covid-19 Dari Siapa?

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 18:20 WIB

Kasus Harian Covid-19 Kaltim Mulai Turun, Pasien Baru Terbanyak di Kukar

Kasus Harian Covid-19 Kaltim Mulai Turun, Pasien Baru Terbanyak di Kukar

Kaltim | Rabu, 10 Februari 2021 | 18:20 WIB

Ilmuwan Israel Temukan Obat Covid-19 yang 96 Persen Efektif

Ilmuwan Israel Temukan Obat Covid-19 yang 96 Persen Efektif

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 18:16 WIB

Terkini

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

×