Jumlah Pasien Covid-19 Menurun, RSDC Wisma Atlet Kembali Terima Pasien OTG

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 16 Februari 2021 | 17:55 WIB
Jumlah Pasien Covid-19 Menurun, RSDC Wisma Atlet Kembali Terima Pasien OTG
Tenaga Kesehatan di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Seiring dengan penurunan jumlah pasien Covid-19, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet kembali menerima orang tanpa gejala atau OTG.

Sebelumnya, sejak Januari, Wisma Atlet hanya menerima pasien bergejala sedang hingga berat. Sementara pasien Covid OTG dirawat di RSDV Pademangan.

"Rencana kebijakan dari pimpinan dalam waktu dekat kita akan menerima lagi pasien-pasien tanpa gejala karena sudah ada penurunan. Jadi dari Pademangan yang sekarang merawat pasien OTG, nantinya akan dikembalikan lagi ke Wisma Atlet," kata Kepala Sekretariat RSDC Wisma Atlet Kolonel Laut dr. RM Tjahja Nurobi M.Kes. Sp. OT., dalam webinar virtual Satgas Covid-19, Selasa (16/2/2021).

Nurobi menyampaikan, penurunan pasien di Wisma Atlet telah terjadi sejak 24 Januari. Saat ini tingkat keterisian tempat tidur di sana sebanyak 50 persen yang seluruhnya diisi oleh pasien bergejala.

Nantinya, setelah pasien OTG kembali dirawat di Wisma Atlet, maka RSDC di Pademangan akan kembali difungsikan untuk mengisolasi orang-orang yang baru tiba dari luar negeri (repatriasi), papar Nurobi.

"Sejak PPKM mikro kita masih menerima pasien yang bergejala. Mulai hari ini kita menerima kembali pasien OTG. (Pasien) yang berat itu hanya sekitar 10 persen saja. Pademangan masih bisa menerima pasien tanpa gejala, tapi hanya satu tower saja yaitu tower 9, nanti akan digunakan untuk pasien-pasien yang repatriasi," ujarnya.

Hal serupa disampaikan Sekretaris Jenderal Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia Dr. dr. Lia G. Partakusuma. Sp. PK. Ia menyampaikan bahwa rata-rata perawatan pasjen Covid-19 di ruangan isolasi rumah sakit memang menurun.

Tingkat keterisian tempat tidur di beberapa rumah sakit bahkan ada yang sudah di bawah 60 persen. Namun begitu, menurut Lia, pasien Covid-19 dengan gejala berat masih terbilang banyak di wilayah Jawa.

"PPKM ini membantu untuk yang gejala ringan. Jadi mereka yang terkonfirmasi positif akan mendapatkan tempat, artinya tidak harus ke rumah sakit. Sekarang yang banyak adalah orang-orang yang komorbid, punya penyakit lain, kemudian Covid-19, itu yang berat untuk rumah sakit karena kita harus menyiapkan ICU," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Testing Anjlok, Satgas Covid: Banyak Laboratorium Libur saat Imlek

Testing Anjlok, Satgas Covid: Banyak Laboratorium Libur saat Imlek

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 16:37 WIB

Update Pasien Covid-19 Wisma Atlet: 3.284 Bergejala, 3.776 OTG

Update Pasien Covid-19 Wisma Atlet: 3.284 Bergejala, 3.776 OTG

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 10:59 WIB

21 Ambulans Berderet Jemput Ratusan Pasien COVID-19 di Pesantren Cipedes

21 Ambulans Berderet Jemput Ratusan Pasien COVID-19 di Pesantren Cipedes

Bogor | Senin, 15 Februari 2021 | 17:24 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB