Bukti Pertama, Vaksin Covid-19 Turunkan Risiko Pasien Sakit Parah 94 Persen

Rauhanda Riyantama, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 23 Februari 2021 | 12:17 WIB
Bukti Pertama, Vaksin Covid-19 Turunkan Risiko Pasien Sakit Parah 94 Persen
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Temuan baru menunjukkan vaksin virus corona Covid-19 berhasil memangkas kasus penyakit yang parah hingga 94 persen dan membantu menghentikan penyebarannya.

Para ahli mengatakan bukti pertama vaksin Covid-19 ini diperoleh dari program vaksin Inggris, yang memberikan hasil menggembirakan.

Berdasarkan rangkaian data vaksin Covid-19 pertama, para peneliti di Skotlandia menemukan suntikan vaksin Oxford mampu mengurangi risiko pasien dirawat di rumah sakit hingga 94 persen, terutama pada 4 minggu setelah suntik vaksin pertama.

Ilmuwan dari Universitas Edinburgh, Universitas Strathclyde dan Kesehatan Masyarakat Skotlandia juga memeriksa data orang-orang yang menerima suntikan vaksin Pfizer.

Mereka menemukan orang yang suntik vaksin Pfizer Amerika Serikat ini mengalami penurunan risiko infeksi hingga 85 persen antara 28 hingga 34 hari setelah suntikan dosis pertama.

Sedangkan, hasil kombinasi suntikan dari kedua jenis vaksin Covid-19 menunjukkan bahwa orang yang berusia di atas 80 tahun dan berisiko tinggi menderita parah justru mengalami penurunan risiko rawat inap di rumah sakit hingga 81 persen setelah suntikan pertama.

Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)
Ilustrasi vaksin COVID-19. (unsplash/@dimitrihou)

Mayoritas orang lanjut usia atau lansia yang ikut penelitian ini memiliki risiko tinggi menderita parah dan meninggal dunia akibat virus corona. Mereka juga lebih mungkin mendapatkan suntikan AstraZeneca.

Sementara itu, studi dari Public Health England menemukan hanya satu dosis vaksin Pfizer yang mengurangi risiko pasien masuk rumah sakit dan meninggal dunia akibat virus corona Covid-19 sampai 75 persen di antara para lansia.

Pada lansia, data yang memantau lebih dari 12 ribu orang menemukan setidaknya suntikan pertama vaksin Covid-19 memberikan perlindungan 57 persen selama 28 hari. Kemudian, perlindungan dari vaksin akan meningkat 88 persen setelah suntikan kedua.

baca juga

Di antara kelompok usia 80 tahun ini, setidaknya vaksin Covid-19 bisa memberikan perlindungan 75 persen dari ancaman penyakit parah.

Risiko rawat inap akibat virus corona bisa 41 persen lebih rendah di antara orang tua yang vaksin Covid-19 daripada yang tidak vaksin Covid-19. Sementara risiko kematian setidaknya 57 persen lebih rendah.

"Tidak ada vaksin Covid-19 yang bisa 100 persen efektif, seperti virus corona Covid-19 yang akan bermutasi," kata Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson dikutip dari The Sun.

Kepala Petugas Medis Inggris Chris Whitty mengatakan bahwa vaksin Covid-19 yang digunakan di Inggris memberikan tingkat perlindungan sangat besar pada suntikan dosis pertama.

Data menunjukkan bahwa perlindungan ini akan berlanjut dan bertambah selama jangka waktu lama setelah 21 hari. Tapi, orang yang mendapatkan suntikan pertama vaksin juga harus dipastikan akan mendapatkan suntikan kedua.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Rumah Sakit Berbasis Stem Cell yang Usung Pengobatan Regeneratif hingga Vaksin Kanker

Mengintip Rumah Sakit Berbasis Stem Cell yang Usung Pengobatan Regeneratif hingga Vaksin Kanker

Health | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:11 WIB

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:54 WIB

Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA

Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:13 WIB

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:40 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya

"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:42 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Terkini

KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London

KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London

Surakarta | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:38 WIB

15 Contoh Soal Cerita Bangun Ruang Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan

15 Contoh Soal Cerita Bangun Ruang Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Harga Smart TV 32 Inch Polytron Terbaru, Ini 3 Rekomendasi Termurah Layar Jernih

Harga Smart TV 32 Inch Polytron Terbaru, Ini 3 Rekomendasi Termurah Layar Jernih

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Miftahul Akhyar Kembali Jadi Rais Am PBNU, AHWA Pesan Rangkul Semua Elemen

Miftahul Akhyar Kembali Jadi Rais Am PBNU, AHWA Pesan Rangkul Semua Elemen

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:32 WIB

3 HP Tecno RAM 12 GB dengan Performa Kencang dan Memori Lega, Mulai Rp3 Jutaan

3 HP Tecno RAM 12 GB dengan Performa Kencang dan Memori Lega, Mulai Rp3 Jutaan

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:05 WIB

TPA Liar Serang Terbakar, Bara Api Terkubur 7 Meter

TPA Liar Serang Terbakar, Bara Api Terkubur 7 Meter

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:00 WIB

5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar

5 Sosok Calon Ketum PBNU 2026-2031: Gus Kikin Teratas, Gus Rozin Masuk Daftar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh

3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:40 WIB

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:35 WIB

0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi

0882 Nomor Kartu Apa? Cek Provider dan Daftar Kode Prefix Resmi

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:35 WIB

×