CDC Bantah 7 Mitos Vaksin Covid-19, Apa Saja?

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Senin, 01 Maret 2021 | 21:24 WIB
CDC Bantah 7 Mitos Vaksin Covid-19, Apa Saja?
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Di tengah pandemi Covid-19 ini, hoaks menyebar seperti api melalui media sosial. Terbaru, hoaks menyasar pada isu seputar vaksin Covid-19 yang kini tengah gencar diberikan. Padahal menurut Henry Bernstein, DO, MHCM, seorang dokter anak di Cohen Children's Medical Center – Northwell Health, New York, yang saat ini tengah bertugas di Komite Penasihat untuk Praktik Imunisasi CDC, kepercayaan publik sangat penting untuk menyukseskan program vaksinasi dan mengakhiri pandemi.

Dilansir dari Everyday Health, dr. Bernstein membagikan 7 mitos vaksin Covid-19 yang perlu kamu tahu.

Mitos 1: Vaksin Covid-19 dikembangkan dengan sangat cepat sehingga perusahaan obat mengambil jalan pintas dalam hal keamanan.

Fakta: Meskipun virus penyebab Covid-19 pertama kali dilaporkan pada akhir 2019, para ilmuwan telah melakukan penelitian bertahun-tahun tentang virus corona penyebab SARS (sindrom pernapasan akut parah) dan MERS (sindrom pernapasan Timur Tengah) dan mengembangkan kemungkinan vaksin untuk melawan virus ini.

Vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Pfizer (dalam hubungannya dengan BioNTech) dan Moderna, yang menggunakan molekul genetik yang disebut messenger RNA (mRNA), merupakan hasil langsung dari penelitian tersebut.

“Vaksin bergantung pada teknologi, mRNA, yang telah dipelajari selama lebih dari satu dekade, setidaknya sejak wabah awal MERS,” kata Jennifer Horney, PhD, profesor epidemiologi di Pusat Penelitian Bencana di Universitas Delaware di Newark.

Dr. Horney menambahkan bahwa para peneliti di Pfizer dan Moderna melakukan uji klinis yang ketat terhadap vaksin mereka yang melibatkan puluhan ribu peserta untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas.

“Penelitian terus berlanjut saat vaksin mulai didistribusikan,” katanya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) melaporkan bahwa reaksi merugikan terhadap vaksin baru hanya sedikit, dengan efek samping yang paling sering dilaporkan adalah nyeri di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, menggigil, nyeri sendi, dan demam - dan ini berlangsung hanya beberapa hari.

Beberapa orang pernah mengalami reaksi alergi yang parah dan kelumpuhan wajah sementara setelah vaksinasi. Insiden ini cenderung menjadi berita utama, tetapi jarang terjadi.

Mitos 2: Vaksin Covid-19 akan mengubah DNA Anda.

Fakta: Vaksin mRNA memang dibuat menggunakan teknologi genetik, tetapi tidak memengaruhi DNA seseorang dengan cara apa pun. CDC menjelaskan bahwa mRNA dalam vaksin memberi petunjuk kepada sel tentang cara menghasilkan sejenis protein yang mirip dengan protein di permukaan virus corona. Ini memicu sistem kekebalan untuk menghasilkan antibodidi dalam aliran darah yang siap melawan infeksi virus corona yang akan datang.

MRNA dari vaksin tidak pernah memasuki inti sel dan tidak memengaruhi atau berinteraksi dengan DNA seseorang, CDC menegaskan.

Mitos 3: Vaksin dapat membuat Anda terinfeksi virus corona.

Fakta: Vaksin mRNA tidak mengandung virus hidup dan tidak berisiko menyebabkan penyakit pada orang yang divaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Arbi Hingga Tan Joe Hok, Legenda Bulutangkis Terima Vaksin Covid-19

Dari Arbi Hingga Tan Joe Hok, Legenda Bulutangkis Terima Vaksin Covid-19

Sport | Senin, 01 Maret 2021 | 19:16 WIB

Selesai Divaksin, Penarik Becak Malioboro Optimis Wisata Jogja Pulih Lagi

Selesai Divaksin, Penarik Becak Malioboro Optimis Wisata Jogja Pulih Lagi

Jogja | Senin, 01 Maret 2021 | 17:15 WIB

Lebih Aman & Mudah Disimpan, Vaksin dari Adenovirus Tak Kalah Efektif

Lebih Aman & Mudah Disimpan, Vaksin dari Adenovirus Tak Kalah Efektif

Health | Senin, 01 Maret 2021 | 16:23 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB