Masih Jadi Perdebatan, Benarkah Produk dengan Paraben Bisa Memicu Kanker?

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 09 April 2021 | 19:00 WIB
Masih Jadi Perdebatan, Benarkah Produk dengan Paraben Bisa Memicu Kanker?
Alat-alat kosmetik. [shutterstock]

Suara.com - Dalam produk kosmetik hingga perawatan rambut, kandungan paraben umum digunakan untuk memperpanjang umur produk. Sebab, paraben memiliki sifat antibakteri dan antijamur, yang sangat efektif dalam mencegah pertumbuhan jamur, bakteri dan ragi yang dapat menyebabkan produk rusak.

Menurut perkiraan American Chemical Society, paraben ada di sekitar 85 persen dari produk perawatan pribadi. Tubuh kita dapat dengan cepat mengubah paraben yang digunakan dalam kosmetik menjadi para-hydroxybenzoic acid (PHBA) alami dan menghilangkannya.

Tetapi karena produk yang mengandung bahan kimia ini digunakan secara luas saat ini, kita terus terpapar padanya, selalu meninggalkan jejak beberapa di tubuh kita.

Sehingga muncul kekhawatiran bahwa paraben dapat memiliki efek samping buruk pada kesehatan, apabila digunakan terus menerus.

Dilansir dari The Health Site, penelitian telah menunjukkan bahwa paraben dapat menembus kulit dan meniru aktivitas estrogen di dalam tubuh. Paparan hormon wanita ini dalam jangka waktu yang lama, telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara karena dapat merangsang pertumbuhan sel payudara.

Sebuah studi laboratorium tahun 2015 menunjukkan bahwa paraben dapat memacu pertumbuhan beberapa jenis sel kanker payudara, bahkan dalam jumlah kecil, sekitar 5 hingga 10 nanogram.

Studi lain yang diterbitkan dalam Journal of Applied Toxicology edisi Januari-Februari 2004, menemukan jejak paraben pada jaringan kanker payudara pasien mastektomi. Tetapi peneliti tidak yakin apakah paraben menyebabkan kanker payudara karena mereka tidak mencari keberadaan senyawa di jaringan lain di tubuh.

Di sisi lain, paparan paraben dikaitkan dengan kerusakan DNA pada sperma. Penelitian menunjukkan bahwa paparan paraben dapat menurunkan kadar testosteron pada pria dan memengaruhi sperma mereka, yang dapat menyebabkan kemandulan.

Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Journal of Occupational and Environmental Medicine menemukan bahwa pria dengan konsentrasi paraben yang tinggi dalam urine mereka memiliki proporsi sperma yang lebih besar dengan morfologi abnormal, atau ukuran atau bentuk yang tidak biasa, yang dikaitkan dengan infertilitas, dibandingkan dengan pria yang memiliki sperma rendah. konsentrasi bahan kimia dalam urine mereka

Jika Anda khawatir dengan efek paraben, Anda dapat meminimalkan paparan dengan memilih produk perawatan atau kosmetik yang bebas paraben. Kini sudah semakin banyak produsen kosmetik dan produk perawatan pribadi yang menghindari penggunaan paraben.

Sebelum membeli, pastikan untuk membaca daftar bahan pada label kosmetik dan produk perawatan rambut untuk mengetahui adanya kandungan paraben. Paraben yang umum digunakan dalam kosmetik adalah methylparaben, propylparaben dan butylparaben.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Kista dan Sering Kambuh, Labia Wanita Ini Pernah Dipotong 26 Kali!

Punya Kista dan Sering Kambuh, Labia Wanita Ini Pernah Dipotong 26 Kali!

Health | Jum'at, 09 April 2021 | 12:59 WIB

Tiga Jam Oknum Dosen Unej Diperiksa Polisi Terkait Kasus Pelecehan Seksual

Tiga Jam Oknum Dosen Unej Diperiksa Polisi Terkait Kasus Pelecehan Seksual

Malang | Kamis, 08 April 2021 | 16:09 WIB

Oknum Dosen Unej Diduga Cabuli Ponakan, Modusnya Terapi Kanker Payudara

Oknum Dosen Unej Diduga Cabuli Ponakan, Modusnya Terapi Kanker Payudara

Malang | Rabu, 07 April 2021 | 19:40 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB