Kantor Jadi Klaster Baru, Satgas Covid-19: Prokes Tidak Dijalankan Benar

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 04 Mei 2021 | 18:10 WIB
Kantor Jadi Klaster Baru, Satgas Covid-19: Prokes Tidak Dijalankan Benar
Pekerja beraktivitas di salah satu perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (14/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Satgas Covid-19 menilai munculnya penularan virus corona SARS Cov-2 pada klaster kantor disebabkan tidak disiplin penerapan protokol kesehatan.

Seiring aktif kembali kegiatan ekonomi, beberapa kantor mungkin telah melakukan rapat secara tatap muka. Juga aktivitas makan siang bersama yang rentan terjadi penularan virus.

"Ketika sudah mulai masuk ke dalam kantor, mungkin mereka sudah mulai melakukan meeting dalam satu ruangan, makan bersama, jadi memunculkan infeksi baru. Saya rasa kembali lagi bahwa protokol kesehatan yang tidak terjadi dengan baik di sebuah kantor menjadi pemicu adanya klaster baru," kata Tim Satgas Penanganan Covid-19 subbid Mitigasi dr. Fala Adinda dalam dialog produktif virtual, Selasa (4/4/2021).

Dokter Fala menyampaikan bahwa protokol kesehatan saat ini tidak hanya 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Pekerja beraktivitas di salah satu perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (14/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pekerja beraktivitas di salah satu perkantoran di kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (14/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Tetapi juga dilengkapi dengan 2M lainnya, yakni menahan mobilitas dan menjauhi kerumunan. Kedua protokol kesehatan tambahan itu yang, menurut Fala, meragukan apakah benar-benar dilakukan dengan baik di kantor.

Menurut dokter Fala, perlu kesadaran dari setiap individu. Sehingga jika perusahaan telah menetapkan aturan protokol kesehatan secara maksimal, klaster perkantoran seharusnya tidak terjadi.

"Pandemi ini sudah berjalan selama lebih dari 1 tahun dan sudah ada kejenuhan atau juga terlena dengan turunnya kurva. Tapi perlu diingat bahwa pandemi ini masih terus berjalan, ada mutasi baru juga seperti megara tetangga yang mulai lagi ada second cases, ada kematian yang terus setiap hari melonjak," tuturnya.

Sementara itu, juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan adanya kemungkinan para pekerja sudah merasa aman lantaran telah mendapatkan vaksin Covid-19. Padahal, Nadia menekankan bahwa jumlah orang yang sudah tervaksinasi masih jauh dari target.

Sehingga belum terciptanya kekebalan kelompok atau herd immunity di masyarakat. Selain itu pula, Nadia mengingatkan bahwa meski sudah disuntik vaksin tidak langsung membuat seseorang jadi terhindar dari paparan virus Covid-19. Hanya saja memang menurunkan risiko menjadi kondisi berat.

"Jumlah yang di vaksin baru sekitar 12 juta orang dari sasaran kita sebanyak 181,5 juta. Artinya ini masih perjalanan panjang untuk kita membentuk kekebalan kelompok. Vaksinasi tidak cukup memberikan benteng perlindungan kepada diri kita, harus tetap melaksanakan protokol kesehatan. Karena vaksin tidak 100 persen melindungi," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mutasi India dan Afsel Masuk Indonesia, Satgas Covid-19: Jangan Panik

Mutasi India dan Afsel Masuk Indonesia, Satgas Covid-19: Jangan Panik

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 16:02 WIB

Satgas Covid-19 Catat Zona Merah Berkurang Jadi 14 Daerah di 7 Provinsi

Satgas Covid-19 Catat Zona Merah Berkurang Jadi 14 Daerah di 7 Provinsi

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:34 WIB

Waduh! Kemenkes Ingatkan Kasus Covid-19 Stagnan Tapi Kematian Masih Tinggi

Waduh! Kemenkes Ingatkan Kasus Covid-19 Stagnan Tapi Kematian Masih Tinggi

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 14:41 WIB

Terkini

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 19:44 WIB

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi

Health | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB